Showing posts with label PELUANG USAHA. Show all posts
Showing posts with label PELUANG USAHA. Show all posts

Sunday, June 29, 2014

TIPS BERJUALAN BUNGA



Berikut ini beberapa tips untuk peluang usaha bisnis jualan bunga :

  • Cintailah bunga bagaikan mencintai anak sendiri.
    • Bisnis jualan bunga jika hanya berlandaskan keuntungan semata tanpa ada rasa cinta pada bunga maka anda tak akan mengerti apa kebutuhan bunga, bagaiaman agar bunga terlihat lebih cantik dan sebagainya. Sebab bisnis jualan bunga sangat erat kaitannya dengan hobi.
  • Kreatif merangkai bunga
    • Salah satu hal yang sangat menarik bagi pembeli adalah kreatifitas anda dalam merangkai bunga. Sebab pembeli umumnya suka dengan hal-hal yang baru yang mana ini membutuhkan kreatifitas tersendiri.
  • Pandai mengkombinasikan warna
    • Kita sering melihat taman bunga yang sangat indah di taman wisata. Ityu karena kombinasi marna bunga sangat cocok sekali. Bagaiamanapun indahnya suatu warna jika tidakbisa menyesuaikan dengan warna lain maka menjadi jelek di pandang mata. Jadi anda harus rajin belaja\r memadukan warna untuk menarik minat pembeli.
  • Sebuah toko bunga sebaiknya memiliki tampilan yang ramah dan menyenangkan
    • Tidak hanya tokonya, pemilik dan pelayannya juga perlu bersikap ramah, hangat, dan ceria dalam melayani pelanggan.
  • Seorang penjual bunga juga harus mampu membaca pikiran pelanggan
    • Anda harus tahu bunga macam apa yang mereka butuhkan. Ketahuilah niat mereka dalam membeli bunga; apakah untuk pacarnya, ibunya, untuk acara berkabung, atau sekadar bunga hiasan di meja makan? Anda perlu menguasai skill ini dalam menjual bunga.
  • Ada pembeli bunga yang memesan di saat-saat terakhir untuk kebutuhan mendesak
    • Jangan tolak permintaan mereka. Hargai kepentingan dan kebutuhan pelanggan Anda dengan menyediakan bunga-bunga indah yang segar di saat mendesak sekalipun.
  • Apabila Anda ingin menyimpan stock bunga di toko anda
    • simpanlah stock bunga yang paling banyak dibutuhkan pelanggan anda, karena bunga cepat layu. Apabila Anda meyimpan banyak stock bunga yang jarang pembelinya, Anda akan mengalami kerugian.

Saturday, June 28, 2014

Cara budidaya Jamur Kancing



Cara budidaya Jamur Kancing

Persiapan bibit

Jika anda berniat menjalankan bisnis budidaya jamur ukuran skala kecil, maka sebaiknya pilih bibit jamur F3 yang dapat langsung ditebar pada media tanam dan dibudidayakan hingga masa panen tiba.

Teknik Budidaya Jamur

Pada umumnya teknik budidaya jamur kancing memiliki tahapan yang hampir sama dengan carabudidaya jamur merang. Tahapan-tahapan tersebut antara lain sebagai berikut :

Tahapan pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan media tanam. Untuk pembudidayaan jamur kancing, media tanam yang digunakan terbuat dari campuran jerami padi (100%), kapur pertanian (2,5%), bekatul (3%), dan ditambahkan urea (9%), ZA (1%), dan TSP (1,2%).

Tahapan kedua yaitu proses pengomposan. Caranya dengan memotong jerami padi dengan ukuran 10-15 cm, dicuci hingga bersih dan ditiriskan sampai kelembapannya 65%. Selanjutnya tumpuk jerami dengan ukuran 10-15 cm dan tambahkan media lain berupa bekatul dan kapur diatasnya. Susun lapisan media tersebut berselang-seling antara jerami padi dengan campuran bekatul dan kapur. Pada hari berikutnya lakukan pembalikan, agar campuran media merata dan tambahkan urea sebanyak 0,9% (bila kurang lembab bisa ditambahkan air). Pada hari ke enam media ditambahkan dengan ZA 1%, dan diaduk-aduk agar semuanya merata. Sedangkan pada hari ke sepuluh, tambahkan TSP sebanyak 1,2% lalu aduk-aduk dan diamkan selama 12-17 hari.

Selanjutnya adalah tahapan sterilisasi media tanam. Proses sterilisasi dilakukan dengan cara meletakan media tanam (yang telah dikompos) secara merata di atas rak-rak tanam yang disiapkan di ruang kumbung jamur ( baca selengkapnya : cara membuat kumbung jamur ), dengan ketebalan media tanam sekitar 15-20 cm. Kemudian alirkan uap panas dari perebusan air di pembangkit uap hingga suhu ruang kumbung mencapai 60°-65°C, pertahankan suhu tersebut selama 12 jam. Apabila suhunya telah mencapai 65°-75°C maka bukalah ventilasi ruangan agar suhunya kembali turun menjadi 40°-45°C. Usahakan untuk menjaga kestabilan suhu di ruang kumbung pada kisaran 40°-45°C selama kurang lebih 70 jam.

Tahapan berikutnya yakni penanaman bibit jamur. Setelah suhu ruangan turun menjadi 32°C, maka bibit jamur kancing sudah bisa ditanam. Untuk rak budidaya jamur dengan ukuran 3 m x 1 m, biasanya dibutuhkan sekitar 10-14 botol bibit jamur dengan isi 220 cc. Untuk tahapan ini dibutuhkan suhu ruangan ideal berkisar 28,8°-30° C pada daerah dataran tinggi, dan suhu 24,4°-26,6° C pada dataran rendah. Dengan tingkat kelembapan mencapai 90-100% maka bibit jamur kancing akan menunjukan pertumbuhan miseliumnya pada usia 12-14 hari.

Proses selanjutnya yaitu casing atau pelapisan tanah setebal 3-5 cm di atas media tanam yang telah ditumbuhi miselium. Tanah yang digunakan sebagai casing harus tanah cokelat serta berpori, selain itu pH tanah sekitar 6,2-8, dan yang paling penting terbebas dari hama ataupun penyakit. Sebelum tanah digunakan, sterilisasikan terlebih dahulu dengan uap panas pada suhu 70°C selama 2-4 jam dengan ditambahkan 2 liter formalin sebanyak 40% per m3 tanah.

Setelah 9-14 hari setelah masa casing dilakukan, biasanya tubuh buah mulai muncul. Untuk itu, bukalah ventilasi pada rumah kumbung jamur agar proses pertumbuhan jamur kancing bisa lebih cepat (biasanya tiga hari kemudian jamur sudah bisa dipanen).

Sunday, June 17, 2012

PELUANG USAHA BETERNAK MERPATI HIAS

Peluang Usaha


Merpati hias saat ini sangat populer di berbagai daerah di indonesia . Dulu merpati hias jarang peminatnya , bahkan banyak yang tidak tau tentang adanya merpati hias.
Di saat ini sudah banyak yang memanfaatkan popularitas merpati hias . Banyak peternak burung yang beralih untuk beternak merpati hias. Banyak juga yang sudah merasakan hasil dari merpati hias .

Tren merpati hias di memuncak pada Tahun 2012-2014 , hampir semua jenis merpati hias sudah menyebar di berbagai daerah.
Untuk harga merpati hias jenis lokal di tahun 2015 cenderung menurun , itu disebabkan karena meningkatnya populasi yang sangat signifikan untuk jenis varian tertentu seperti Fantail/kipas , King , Gondok dll .

Dulu peternak masih jarang ditemukan ,dan jenis merpati hiaspun masih tergolong langka , namun sekarang banyak yang ikut beternak logikanya kalau semua beternak terus siapa yang beli ?
Selain itu menurunya harga juga disebabkan oleh menurunya kualitas dari merpati hias itu sendiri.

Tidak sampai disitu , peternak tidak pernah kehabisan akal , saat ini mereka mulai beternak merpati hias impor , harga awal memang sangat tinggi , karena produk impor memang bagus bagus , dan masih langka di indonesia .

Tapi jangan kawatir kalau kita ingin memulai belum terlambat kok , tidak perlu mengejar tren saja . kalau jangka panjang masih sangat menguntungkan . karena harga merpati hias tidak akan lebih murah dibanding merpati konsumsi .

Kuncinya kalau ingin beternak harus bisa menjaga kualitas , jangan seperti peternak yang semata mata mengejar uang , mereka lebih mengutamakan kuantitas .itu yang menyebabkan harga hancur.

Nah untuk teman teman dunia parkit , ini perkiraan perhitungan modal awal dan pendapatan :

A. Investasi
- kandang       Rp. 2.000.000
- Induk 15 pasang @ 1 juta               Rp. 15.000.000
Total : 17.000.000

B. Biaya Operasional tiap bulan
- Pakan                 Rp. 500.000

C. OMZET
- Hasil penjualan anakan ( 1 Pasang indukan menghasilkan 1 pasang anakan. 1 bulan panen 2 kali ) @ 500.000 Jadi total nya adalah 15 juta/bulan dari hasil penjualan anakan.

15.000.000-500.000 = 16.500.000 / bulan .

Wow besar juga ya . memang betul , sudah banyak yang berhasil dan sukses beternak merpati hias , penghasilan sebanyak itu sangatlah mungkin  didapatkan asal tau kuncinya.

Yang paling penting adalah pemasaran , untuk bisa menjual hasil anakan kita harus mempunyai banyak relasi. salah satu caranya adalah bergabung dengan komunitas 2 pecinta merpati hias.

Friday, May 18, 2012

Menangkap Peluang dengan Merpati Potong


Burung merpati merupakan jenis burung yang populer. Merpati tidak hanya dipelihara sebagai hobi , yaitu sebagai ternak hias dan balap. Burung merpati termasuk salah satu penghasil daging yang cukup baik.karena siklus yang relatif pendek yaitu 35 hari sepasang merpati dapat menghasilkan keturunan. Ini berarti dalam kurun waktu satu tahun sepasang merpati mampu menghasilkan
keturunan 10 kali dengan jumlah litter size 2 ekor.

Merpati ini mempunyai kemampuan mengenali medan, jadi tidak memerlukan kandang besar karena merpati tidak akan kemana mana layaknya ayam .tidak banyak menuntut persyaratan khusus untuk kelangsungan hidupnya, tidak hanya itu ,makanan dan perawatannya pun cukup mudah, mudah dikembangbiakkan, dan mudah untuk dijinakkan.


Buat kita yang suka kuliner, Merpati atau Dara goreng adalah menu yang disukai banyak orang . dan semakin hari permintaan semakin meningkat , sedangkan saat ini tidak banyak yang memanaatkan peluang ini. Kebanyakan orang memelihara merpati hanya untuk mainan saja.

Sangat disayangkan kalau peluang ini dilewatkan begitu saja hanya karena pasokan yang belum mencukupi. Merpati potong tetap menjanjikan peluang dan keuntungan walaupun penjualannya masih di tempat-tempat tertentu karena harganya yang masih tinggi. Tapi perlu diingat, peluang baru dengan sedikit ‘pemain’ yang menekuni, kemungkinan peluang berhasil sangat tinggi.

Berikut adalah beberapa jenis merpati yang digolongkan berdasarkan tujuan pemeliharaannya :

1.Merpati pacuan (Carrier Pigeon)
Banyak diminati orang karena daya terbangnya kuat. Ciri-cirinya antara lain : sosok tubuh yang gagah tetapi terlihat ramping, bulu tipis dan kaku, kulit pada tonjolan hidungnya tebal dan besar. Merpati pacuan memiliki kemampuan terbang sejauh 200 km, tetapi kemampuan merpati jelajah modern bias mencapai 1.500 km. Merpati yang termasuk jenis ini antara lain : Belgian homer, tumbler, flying tipper, flight, merpati pos dan yang popular di Indonesia adalah merpati local yang dilatih untuk dijadikan merpati pacuan.

2.Merpati Hias
Lahir karena nilai rekreatif dan kesenangan. Merpati hanya dipandang dari sudut keindahan warna bulu dan bentuk tubuh. Merpati yang termasuk jenis ini antara lain : Jacobin (lebih terkenal dengan sebutan merpati jambul), Satinette (paruh pendek), English Pouter (jangkung), Frillback, dan Florentine. Merpati hias yang popular di Indonesia adalah merpati kipas (Fantail).

3.Merpati Konsumsi
Dikenal juga dengan sebutan merpati potong atau pedaging. Sebenarnya semua jenis merpati bias dijadikan merpati potong. Merpati yang termasuk jenis ini adalah Carneau dan Mondaine. Jenis merpati potong yang popular di Indonesia adalah Hummer King. Anakan Hummer King umur satu bulan bisa mencapai bobot 6-7 ons dan siap jual.*(SPt)
Silahkan mengutip atau mengkopi artikel ini dengan menuliskan sumbernya : www.sentralternak.com