Showing posts with label Panduan dan Tips. Show all posts
Showing posts with label Panduan dan Tips. Show all posts

Tuesday, June 6, 2017

CARA MUDAH MENGETAHUI KADAR KEASAMAN TANAH

http://tipspetani.blogspot.com/2017/06/cara-mudah-mengetahui-kadar-keasaman.html

A. Cara Mudah Mengetahui Tanah Masam atau Basa


Cara Menggunakan pH Meter Tanah

Budidaya – Dalam usaha budidaya tanaman tanah berfungsi sebagai media tanam dan sebagai sumber unsur hara dimana akar tanaman memperoleh nutrisi atau makanan. Syarat utama media tanam yang baik adalah mengandung unsur hara yang cukup yang dibutuhkan oleh tanaman sehingga tanaman mampu tumbuh dengan baik dan berproduksi secara maksimal. Faktor penting lainnya yang juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan usaha budidaya tanaman adalah kadar keasaman tanah atau pH tanah. Dimana setiap tanah memiliki kadar keasaman (pH) yang berbeda-beda. Sebagian jenis tanaman dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan kadar pH rendah (tanah asam) dan sebagian lainnya bisa tumbuh pada tanah yang ber pH tinggi (tanah basa). Akan tetapi sebagian besar tanaman yang sering dibudidayakan hanya bisa tumbuh pada tanah yang ber-pH netral. Oleh karena itu setiap petani hendaknya wajib mengetahui kondisi tanah sebelum melakukan kegiatan budidaya tanaman. pH tanah atau media tanam sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu usaha budidaya pertanian. Seringkali kegagalan usaha pertanian disebabkan karena minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui kadar keasaman lahan pertanian.

Kadar pH tanah diukur dalam skala pH dengan rentang angka antara 0 hingga 14. Tanah dengan kadar pH 0 hingga 7 bersifat asam, sedangkan tanah dengan kadar pH antara 7-14 disebut basa. Tanaman yang dibudidayakan pada tanah ber pH rendah maupun tinggi tidak akan tumbuh dengan baik. Sebab pada tanam masam dan basa akar tanaman tidak mampu menyerap unsur hara dengan baik. Sebagian besar tanaman budidaya hanya mampu tumbuh dengan baik pada tanah yang memiliki kadar pH netral, yaitu 7. pH minimal yang masih bisa ditoleransi oleh tanaman adalah 5,5.

B. Faktor Yang Mempengaruhi pH Tanah Rendah

Beberapa faktor penyebab rendahnya pH tanah antara lain sebagai berikut ;
  • Tercucinya unsur hara pada tanah akibat curah hujan yang tinggi,
  • Adanya unsur Aluminium (Al), Tembaga (Cu) dan Besi (Fe) yang berlebihan,
  • Drainase yang kurang baik sehingga menyebabkan tergenangnya air secara terus menerus dan dalam wakyu yang lama,
  • Terjadinya dekomposisi bahan organik yang berakibat keluarnya kalsium dari dalam tanah,
  • Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, terutama pupuk nitrogen,
  • Tanah kekurangan unsur magnesium (Mg) dan kalsium (Ca).

C. Cara Sederhana Mengukur dan Mengetahui pH Tanah

Cara mengetahui pH tanah dapat dilakukan dengan berbagai metode, baik secara tradisional (cara sederhana) maupun menggunakan pH meter tanah. Secara tradisonal, pH tanah dapat diketahui dengan memperhatiakn jenis tanaman yang tumbuh secara alami pada tanah tersebut dan menggunakan indikator dari bahan alami, misalnya kunyit. Berikut ini beberapa cara mudah mengetahui tanah asam (pH Tanah), baik secara tradisional maupun menggunakan alat pH Meter ;

1). Cara Sederhana Mengetahui Keasaman pH Tanah dengan Indikator Tanaman

Tanaman liar yang tumbuh secara alami pada tanah asam dan basa berbeda-beda. Oleh karena itu tumbuhan yang ada pada suatu lahan dapat digunakan sebagai indikator kadar pH tanah tersebut. Dengan cara ini kita dapat mengetahui apakah tanah tersebut asam atau basa hanya dengan memperhatikan tanaman yang tumbuh di atasnya. Tumbuhan yang bisa kita jadikan indikator misalnya adalah Senggani atau Keduduk (Melastoma malabathricum). Senggani memiliki banyak nama lokal atau nama daerah, diantaranya yaitu Harendong (Sunda), Senduduk atau Sikaduduk (Minang), Keduduk (Melayu) dan dalam bahasa Jawa dikenal dengan Senggani atau Kemanden. Jika suatu lahan banyak ditumbuhi tanaman tersebut maka mengindikasikan bahwa tanah pada lahan tersebut memiliki kadar pH yang rendah atau masam.

baca juga CARA MEMANEN BUAH KOPI YANG BENAR

2). Cara Mudah Mengetahui pH Tanah Menggunakan Indikator Kunyit

Selain dengan cara memperhatikan tanaman yang tumbuh, cara lain untuk mengetahui keasaman tanah adalah menggunakan kunyit. Rimpang kunyit dapat digunakan sebagai indikator kadar keasaman tanah. Cara mengetahui pH tanah menggunakan kunyit adalah sebagai berikut ;

  • Sediakan rimpang kunyit seukuran jempol,
  • Potong kunyit tersebut menjadi dua bagian,
  • Ambil sampel tanah dari 5 titik yang berbeda, yaitu 4 titik pada ujung lahan dan 1 titik di tengah-tengah lahan,
  • Semua sampel tanah dijadikan satu dalam wadah dan dibasahi dengan air secukupnya, kemudian diaduk hingga tercampur rata,
  • Satu bagian kunyit dimasukkan kedalam adonan tanah tersebut dan biarkan selama 30 menit, kemudian angkat,
  • Selanjutnya bandingkan warna kunyit dengan potongan kunyit yang tidak dimasukkan kewadah berisi adonan tanah,
  • Jika warna kunyit menjadi pudar maka tanah tersebut dapat dipastikan masam (pH rendah), Jika warna kunyit tetap berarti pH tanah tersebut netral, dan jika warna kunyit berubah menjadi biru berarti tanah tersebut ber pH tinggi atau basa.
3. Cara Mengukur pH Tanah Menggunakan Kertas Lakmus

Kedua cara diatas memang sudah cukup membantu kita dalam mendeteksi kadar keasaman suatu lahan pertanian, namun kita tidak dapat mengetahui dengan pasti angka pH-nya. Sehingga kita masih mengalami kesulitan dalam perlakuan tanah tersebut. Misalnya ketika kita akan melakukan pengapuran untuk menaikkan pH tanah, kita tidak tahu pasti berapa dosis kapur yang harus diberikan. Untuk itu kita perlu mengukur pH tanah menggunakan suatu alat, salah satunya adalah kertas lakmus. Cara mengukur pH tanah menggunakan kertas lakmus adalah sebagai berikut :

  • Ambil sampel tanah dari 5 titik yang berbeda, yaitu 4 titik pada ujung lahan dan 1 titik di tengah-tengah lahan,
  • Semua sampel tanah dijadikan satu dalam wadah dan dibasahi dengan air dengan perbandingan 1:1, kemudian diaduk hingga tercampur rata,
  • Biarkan selama kurang lebih 15-20 menit sehingga tanah mengendap (air dan tanah terpisah),
  • Celupkan ujung kertas lakmus pada air selama 1 menit dan jangan sampai menyentuh tanah,
  • Segera angkat jika warna kertas lakmus sudah stabil,
  • Cocokkan warna kertas lakmus tersebut dengan bagan warna,
  • Lihat warna tersebut ada pada skala berapa, apakah 0, 1, atau 7
4. Cara Mengukur pH Tanah Menggunakan pH Meter

Cara yang yang terakhir ini merupakan cara yang paling mudah, praktis dan akurat jika dibandingkan dengan ketiga cara diatas. Dengan menggunakan pH Meter bisa langsung diketahui berapa skala pH tanah tersebut, sehingga mempermudah kita dalam memberikan perlakuan. Cara menggunakan pH meter tanah sangat mudah dan praktis, yaitu cukup dengan menusukkan ujung alat pH meter pada keempat ujung titik lahan dan satu titik ditengah-tengah lahan. Hasil yang diperoleh pada skala pH akan menunjukkan angka yang sudah dirata-ratakan.

Mengukur kadar keasaman tanah menggunakan pH Meter sangat mempermudah kita dalam pemberian dosis kapur pertanian. Karena angka atau skala pH hasil pengukuran dapat diketahui dengan pasti. Secara umum untuk menaikkan 1 tingkat skala pH membutuhkan 2 ton dolomit (kapur pertanian) setiap hektar. Misalnya jika hasil pengukuran menunjukkan angka skala pH 6 maka untuk memperoleh pH 7 dalam satu hektar lahan dibutuhkan 2 ton dolomit. Jika hasil pengukuran menunjukkan angka 4, maka dalam satu hektar dibutuhkan 6 ton dolomit untuk memperoleh pH netral (7.0). Pengukuran pH tanah dan pemberian dolomit atau pengapuran sebaiknya dilakukan saat pengolahan lahan, sehingga ketika benih atau bibit ditanam pH tanah sudah benar-benar stabil.
sumber http://mitalom.com/

Saturday, June 3, 2017

PANDUAN MENANAM SELEDRI DALAM POT ATAU POLYBAG

http://tipspetani.blogspot.com/2017/06/panduan-menanam-jambu-air-menggunakan.html
PANDUAN MENANAM SELEDRI DALAM POT ATAU POLYBAG


Bisnis budidaya seledri amat sangat tepat dilakukan di dataran tinggi dgn ketinggian 1000-1200 meter dari permukaan laut. Tetapi tanaman ini masihlah toleran ditumbuhkan di dataran rendah. Tanaman ini kurang tahan pada curah hujan tinggi. 

Kategori tanah yg dikehendaki dalam budidaya seledri yaitu tanah yg gembur & mengandung tidak sedikit bahan organik. Tanaman ini tumbuh baik kepada tingkat keasaman tanah PH 5,5-6,5. Jika tanah terlampaui asam sebaiknya tambahkan kapur atau dolomit. 

Terdapat dua kiat menanam seledri merupakan perbanyakan generatif (dari biji) & perbanyakan vegetatif (dari anakan). Perbanyakan generatif kebanyakan diterapkan buat budidaya seledri skala luas atau komersial. Utk budidaya skala pekarangan seperti dalam pot atau polybag, perbanyakan dengan cara vegetatif lebih mudah dilakukan. 

Perbanyakan generatif dmulai bersama menyemaikan biji lebih-lebih dulu. Sesudah biji tumbuh jadi bibit, baru dipindahkan ke dalam pot atau polybag. Berikut langkah-langkahnya : 
  • Sebelum biji disemai, rendam apalagi dulu dalam air hangat kuku (50-60 derajat celcius) sewaktu 1 jam. 
  • Siapkan lokasi persemaian berupa bedengan atau baki semai. Sarana semai terdiri dari campuran tanah & kompos yg sudah diayak bersama perbandingan 2 : 1. Baca kiatmenciptakan sarana persemaian. 
  • Memberi naungan bersama plastik bening kepada bedengan semai utk menlindungi tanaman dari kucuran air hujan serta-merta & terik matahari. 
  • Utk alur garitan di atas bedengan sedalam 0,5 centimeter dgn jarak antar alur 10-20 centi meter. Tebarkan benih ke dalam alur tersebut & tutup slim dgn tanah dulusiram utk mempertahankan kelembabannya. 
  • Siram dgn air secukupnya tiap-tiap pagi atau sore utk mempertahankan kelembaban fasilitas persemaian. Sarana janganlah terlampaui basah & jangan sampai pun hinggakekeringan. 
  • Bibit siap dipindahkan ke pot atau polybag sesudah 1 bln atau sesudah tumbuh 3-4 helai daun. 
  • Perbanyakan vegetatif rata rata dilakukan jika kita sudah mempunyai tanaman seledri diawal mulanya. Kiat perbanyakannya, ambil anakan yg terdapat dalam rumpun tanaman seledri yg sudah ada. Selanjutnya pindahkan ke pot atau polybag baru. Seterusnya tanaman dapat diperbanyak dari rumpun seledri yg tumbuh. 
  • Sesudah bibit siap dipindahkan, siapkan pot atau polybag ukuran sedang. Isikan bersama alat tanam yg terdiri dari campuran tanah, kompos & arang sekam dgnperbandingan 1 : 1 : 1. Ayak terlabih dulu bahan-bahan tersebut. Pemakaian arang sekam tujuannya supaya sarana tanam mempunyai porositas yg baik & bobot fasilitasjadi ringan maka pot atau polybag mudah dipindahkan. 
  • Jikalau ga ada arang sekam sanggup ditukar dgn sekam padi, jerami padi atau serbuk gergaji. Hati-hati dalam menciptakan fasilitas tanam, pakai bahan-bahan yg bebas dari hama & penyakit. Mari baca trik menciptakan sarana tanam. 

Perawatan budidaya seledri 
  • Melakukan penyiraman tiap-tiap pagi & sore sampai tanaman berusia satu pekan. Sesudah itu frekuensi penyiraman pass dilakukan 2-3 kali dalam satu pekan. Tergantungkepada keadaan cuaca, usahakan sarana tak terlampaui becek atau kering. 
  • Buat budidaya seledri organik pemberian pupuk organik cair amat efektif diberikan sbg pupuk susulan. Pupuk organik cair tidak sedikit dipasarkan di toko-toko pertanian dalam beraneka ragam brand, atau bisa pula dibuat sendiri. Silakan baca trick menciptakan pupuk organik cair. Tidak Cuma pupuk cair juga dapat diperlukan pupuk kompos, pupuk kandang atau pupuk hayati. 
  • Encerkan pupuk organik cair sebelum disiramkan terhadap tanaman. Rata-rata 10 ml pupuk cair diencerkan bersama 1 liter air sebelum dipakai. Buat lebih khsususnya ikuti pedoman yg terdapat dalam kemasan pupuk tersebut. Siramkan pupuk yg sudah diencerkan dgn dosis 100 ml per polybag. Frekuensi pemupukan dilakukan tiap-tiap1-2 pekan sekali. 
  • Budidaya seledri dalam pot atau polybag sebenarnya relatif jarang terkena hama atau penyakit. Tapi terhadap budidaya seledri skala luas serangan tidak sedikit dijumpai.Tak ada salahnya kita mengetahui jenis-jenis hama & penyakit tersebut. 
  • Terdapat sekian banyak hama yg tidak jarang dijumpai dalam budidaya seledri. Sekian Banyak diantaranya yakni ulat tanah, keong, kutu & tunggau. Hama-hama tersebutsanggup diberantas bersama dipungut cepat dgn tangan. Terlebih utk penanaman dalam polybag. 
  • Sedangkan jenis-jenis penyakit budidaya seledri ialah cercospora, bercak septoria & virus aster yellow. Buat menghindari serangan penyakit-penyakit itu, jalankanpencegahan sejak dini. Pencegahan dilakukan sejak pemilihan benih, menjaga sanitasi kebun & pemupukan yg baik. 
  • Seandainya serangan penyakit menghebat, mampu dilakukan penyemprotan bersama pestisida organik. Silakan baca tentang pengendalian penyakit bersama pestisida organik. 
Panen budidaya seledri 
Panen budidaya seledri dapat dilakukan berkali-kali. Panen mula-mula umumnya berlangsung sesudah tanaman berusia 1-3 bln sesudah tanam, tergantung varietasnya. Pertumbuhan seledri dikatakan sudah maksimum sesudah daunnya rimbun & anakannya tidak sedikit. 
Seledri dipanen secara memotong pangkal batang dengan cara periodik. Frekuensi pemanenan dapat dilakukan 1-2 pekan sekali. Panen berhenti kalau pertumbuhan anakan telah tak produktif lagi. Panen dapat juga dilakukan bersama dicabut. 

Pilihlah pot tanaman & fasilitas tumbuh yg serasi bersama type tanaman hias yg bakal kita potkan. Pot serta mesti disesuaikan dgn ruangan di mana & macam mana pot tersebut diletakkan. 

Kalau pot & alat yang sudah disiapkan sedia, pastikan pot mempunyai lubang drainase yg pass. Isi alat lebih kurang 1/3 bidang pot. masukkan tanaman, usahakan fasilitasasal yg menempel kepada tanaman tetap ada, supaya tanaman tak mengalami stres kala beradaptasi bersama fasilitas yg baru. 

Tambahkan lagi alat tanam, sambil tanaman dipegang konsisten bersama sebelah tangan. Sesudah nyaris penuh, tekan alat perlahan-lahan bersama ibu jari supayatanaman bakal berdiri kokoh. Pot janganlah diisi hingga penuh, sisakan lebih kurang 2 senti meter dari bibir pot supaya gampang dikala laksanakan penyiraman. 

Sesudah pengepotan selesai, siramlah tanaman hias secukupnya. Dinding luar & basic pot dibersihkan dari kotoran & fasilitas tanam yg masihlah menempel sebelum diletakkan kepada area yg di inginkan. 

Trik Pengairan Pot yg Pas 

1. Air diberikan lewat alas pot. secara ini air bakal meresap ke atas ke sarana tanam dgn lewat system kapiler. Keuntungan sarana tak terlampaui basah, tapi ketersediaan air pass terjamin. Buat mempermudah peresapan air ke fasilitas tanam sebaiknya dipasang tali dari fasilitas ke alas pot melintasi lubang drainase. 

2. Air diberikan serta-merta terhadap alat tanam. Terhadap kiat ini air bisa disiramkan serta-merta terhadap permukaan fasilitas tanam atau serta bakal lewat pipa ygditancapkan ke sarana tanam. Usahakan air siraman tak tentang tanaman hias dengan cara serta-merta.

Wednesday, December 14, 2016

MEMBUAT RAMUAN ANTI BURUNG PADA TANAMAN PADI


Sumber Gambar: Wikipedia

Ramuan Anti burung 

Bahan RAMUAN ANTI BURUNG PADA TANAMAN PADI :
  • Kelor : 100 gram
  • Kunyit : 200 gram
  • Buah Jarak : 150 gram
  • Daun Jarak : 100 gram
  • Buah srikaya : 250 gram
  • Daun srikaya :100 gram
  • Bawang putih : 100 gram
  • Jeringau :100 gram
  • Daun kipait :100 gram
  • Buah kemiri : 25 butir
  • Brotowali :50 gram
  • Air cucian beras : 3 ltr

baca juga


Cara RAMUAN ANTI BURUNG PADA TANAMAN PADI :
  • Bahan no 1 – 9 dihaluskan /blender dengan air leri (air crucian beras)
  • Kemiri di panggang dulu baru dihaluskan
  • Total nanti jadi 3 liter
  • panaskan tapi tidak boleh sampe mendidih (api kecil), sampai menjadi kurleb 2 liter.
  • saring…
  • ampasnya jgn dibuang, gonseng dgn api kecil hingga jd serbuk kering. Selanjutnya bisa blender ulang sampe jadi tepung.
Catatan :
  • Semua bahan wajib segar jangan yang sudah kering

Dosis :
  • Yang berupa cairan 2 liter
  • 1 liter untuk 10 liter air. Pakai untuk merendam benih kurleb 1-2 jam.
  • Ingat tidak boleh dibilas lagi, langsung semai kan

Yang berupa tepung
  • 1 sdm untuk 10 liter air.
  • Pakai saat bulir hijau / masa susu, disemprot kan pada padi

Tuesday, December 13, 2016

PANDUAN MEMBUAT KECAP DENGAN BAHAN AIR KELAPA


Air kelapa selain dapat diminum segar, juga dapat diolah sebagai bahan baku industri untuk menghasilkan berbagai produk minuman ringan seperti alkohol, sirup, asam cuka, nata de coco, kecap, dan lain-lain. Air kelapa mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi, sehingga dapat dibuat berbagai produk makanan karena mengandung gula 0,56% klorida 0,17%, protein 0,55% dan lemak 0,74%.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam pembuatan kecap air kelapa antara lain adalah peralatan seperti: panci, wajan, saringan, tampah, kompor, sendok/pengaduk kayu, baskom dan botol. Sedangkan bahan yang dipergunakan yaitu: air kelapa 10 liter, 1 kg kedelai, 4 kg gula merah, 25 g garam, 0,25 kg bawang putih, 175 g kemiri, 0,25 lengkuas, 10 lembar daun/5 batang sereh, 0,75 kluwak dan 0,05% natrium benzoat.

Yang perlu dilakukan dalam membuat kecap air kelapa adalah sebagai berikut: menyiapkan air kelapa kemudian dijernihkan dengan cara air kelapa diendapkan terlebih dahulu dengan baskom kapasitas 10 liter. Pisahkan air kelapa dari kotoran-kotoran yang mengendap lalu ambil /tuangkan air kelapa yang jernih di baskom lain perlahan-lahan. Kemudian masukkan air kelapa ke dalam wajan. Sementara itu tumbuk kemiri dan bawang putih sampai halus dan goreng dengan air kelapa, diaduk jangan sampai gosong dan atur api jangan terlalu besar supaya tidak gosong yang dapat mempengaruhi rasa kecap karena akan menjadi pahit.


Bersihkan kedelai dan cuci bersih dengan air mengalir hingga bersih dan kemudian rendam selama 12 jam. Setelah itu cuci bersih kedelai kemudian rebus selama 30 menit dengan tujuan agar kulit arinya mudah dikelupas, lalu kedelai dicuci dan ditiriskan. Setelah itu tebarkan di atas tampah yang bersih, beri Aspergilus flavus lebih dikenal dengan nama jamur kecap. Jamur ini berwarna hijau pupus dan agak sulit diperoleh di pasaran bebas, atau berilah Rhizipus Oryzae lebih dikenal dengan jamur tempe, jamur ini mudah sekali diperoleh. Kemudian tutuplah dengan tampah dan fermentasikan di tempat yang lembab selama 3 hari. Setelah timbul jamur, jemurlah pada terik matahari hingga kering.


Buatlah larutan garam, untuk 1 liter air diberi garam 300 gram. Agar garam larut benar benar dan waktu pembuatan lebih cepat sebaiknya direbus dan dibiarkan sampai dingin. Rendamlah kedelai yang telah berjamur dalam larutan garam tersebut selama seminggu sampai seluruh kedelai terendam. Jemur pada terik matahari setiap hari dalam keadaan terendam. Setelah proses perendaman dalam air garam selesai, saringlah rendaman kedelai dengan saringan. Cairan hasil saringan ini yang disebut filtrate (calon kecap). Filtratini yang ditambahkan dalam pengolahan kecap air kelapa. Masaklah air kelapa yang sudah jernih sampai mendidih, tambahkan kemiri dan bawang putih yang sudah dilembutkan dan digoreng, tambahkan irisan lengkuas, daun salam, daun sereh, kluwak, filtrate garam, dan gula. Aduklah terus menerus untuk mencegah terjadinya penggosongan dan pengerakan. Kecap air kelapa sudah bisa dianggap masak apabila cairan tersebut dituangkan, tetesannya tidak putus dan kadar gula mencapai antara 65 – 80%, warna cairan coklat tua kehitam-hitaman. Angkatlah dari perapian dan dinginkan serta saringlah dengan mempergunakan saringan. Berilah bahan pengawet yaitu Natrium Benzoat sebanyak 0,02% perliter kecap. Penambahan bahan pengawet dimaksudkan untuk mencegah terjadinya penjamuran atau perubahan rasa sebelum kecap dimanfaatkan. Hasil saringan ini merupakan kecap manis dengan kadar protein 3%, gula 46,71%, sukrosa 35,3% dan garam 8,66%. Komposisi ini memenuhi standar yang telah ditetapkan.


Agar kecap dapat dijual atau didistribusikan, maka diperlukan pembotolan dan pengepakan yang tepat. Botol yang akan digunakan harus disterilkan dahulu supaya tidak mengandung bakteri yang dapat merusak kecap selama penyimpanan. Untuk menutup botol dapat dilakukan dengan alat penutup yang disebut bottle panning Selanjutnya dapat dipak dalam peti kayu untuk dipasarkan. Dari pengolahan air kelapa sebanyak 10 liter diperoleh kecap manis sebanyak 6 liter atau 10 botol ukuran 600 ml. Kecap ini dapat disimpan kurang lebih 6 bulan lamanya.
PenulisSetia Wahyuti, SH, MP
Referensi :
Anonimous. 1991. Budidaya dan Pengolahan Hasil Kedelai. Departemen Pertanian
Suwarno. 1985. Kecap Fermentasi dan Pengolahan Bahan. Penebar Swadaya Jakarta

Wednesday, November 23, 2016

CARA MUDAH MEMBUNUH POHON TANPA HARUS MENEBANG

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/cara-mudah-membunuh-pohon-tanpa-harus.html

Keberadaan suatu pohon juga bisa dianggap mengganggu. Misalnya pohon yang akarnya merusak bangunan, daunnya menyumbati drainase air, atau pohon besar yang tumbuh di tengah permukiman warga dan dinilai membahayakan sekitarnya. Untuk kasus-kasus ini, alangkah bijaknya apabila pohon tersebut dipindahkan saja ataupun ditebang.


Akan tetapi, menebang pohon membutuhkan perhitungan yang matang dan penilaian terhadap kondisi di sekelilingnya. Jika tidak memungkinkan dilakukan penebangan, maka pohon tersebut harus diracuni menggunakan bahan kimia tertentu untuk mematikannya. 


Alat dan Bahan :

  • Herbisida
  • Air
  • Ember
  • Cetok
  • Pisau
  • Kantong plastik
  • Karet gelang

  • Campurkan herbisida dengan air secukupnya sesuai saran pada label kemasan, contoh 50 ml/liter air. Kemudian aduk-aduk supaya kedua cairan ini tercampur rata.
  • Tuangkan cairan herbisida ini ke dalam kantong plastik cukup setengah volumenya saja. Simpan di tempat yang aman untuk sementara waktu.
  • Galilah tanah di sekitar pohon yang akan dimatikan untuk mencari akarnya. Setelah ditemukan, potong akar tersebut. Ulangi langkah ini agar proses peracunan pohon menjadi lebih efektif dan efisien.
  • Ambil kantong plastik yang telah berisi cairan herbisida tadi. Masukkan akar pohon yang sudah dipotong ke dalam plastik tersebut lalu ikat menggunakan karet gelang. Ulangi hingga seluruh kantong plastik sudah terpasang pada akar pohon.
  • Tunggu selama beberapa hari agar cairan herbisida ini tersedot ke dalam tubuh pohon dan meracuninya. Tanda-tandanya meliputi daun menguning dan berguguran serta pohon akan mengering dengan sendirinya.
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/cara-mudah-membunuh-pohon-tanpa-harus.html

Herbisida adalah bahan kimia yang biasa dipakai untuk membasmi tanaman-tanaman gulma. Bahan ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko-toko pertanian dengan merk dagang yang bermacam-macam. Selain dengan metode di atas, herbisida juga bisa diaplikasikan pada batang pohon yang sebelumnya telah dilubangi memakai bor.


1. mematikan pohon besar yang tumbuh di trotoar jalan raya yang tidak dirawat oleh pemerintah sehingga membahayakan pengguna jalan. Mau ditebang warga sekitar tetapi pada takut karena pohonnya sangat besar dan daunnya sangat lebat. Setelah satu minggu diberi perlakuan pohon yang gagah perkasa itu daunnya menguning dan rontok, setelah 15 hari pohon sudah gundul dan mengering. Akhirnya ada petugas PU yang menebang pohon tersebut.

baca juga :


2. Pohon yang lumayan besar menempel ditembok belakang bagian atas sehingga sangat sulit memangkasnya. Walaupun sulit sudah beberapa kali dpangkas tetapi tetap tumbuh lagi, bahkan terlihat tumbuhnya lebih subur. Setelah diamati ternyata akar pohon itu sudah masuk kedalam tembok dan merusak dinding tembok tersebut. Tembok menjadi retak-retak karena kemasukan akar yang semakin membesar. Waduh payah nihh, harus segera ambil tindakan…….. Setelah 1 hari diambil tindakan daun tanaman itu sudah menguning dan pucat, setelah 5 hari tanaman sudah kering dan sebagian daun sudah rontok.

Tuesday, November 15, 2016

PANDUAN TERHINDAR DARI BAHAYA SERANGAN HARIMAU

http://tipspetani.blogspot.co.id/2016/11/panduan-terhindar-dari-bahaya-serangan.html

Sudah turun temurun masyarakat pedesaan yang tinggal dekat dengan hutan, sering memasuki hutan untuk mengambil hasil hutan, berpendapat bahwa harimau adalah binatang baik dan tidak pernah mengganggu manusia, apalagi memangsanya. Meskipun demikian pernah ada beberapa kejadian, harimau menggangu atau memangsa manusia,hal itu disebabkan oleh penyakit pada harimau atau manusia telah mengganggunya.
http://tipspetani.blogspot.co.id/2016/11/panduan-terhindar-dari-bahaya-serangan.html

Ketahuilah bahwa harimau adalah Raja Hutan yang memiliki insting serta naluri yang baik, binatang yang dapat diajak bersahabat, dapat diajak berbicara dengan hati yang jujur, sangat takut serta sangat menghargai manusia, meskipun manusia banyak yang merusak dan memasuki rumahnya yaitu hutan. Selagi manusia mentaati aturan serta etika didalam Rimba, percayalah bahwa harimau tidak akan menerkam anda.

Tetaplah menghindar untuk bertemu harimau, karena ada beberapa harimau yang terganggu kesehatannya seperti, kurang jelas penglihatan, terganggu pernapasan, sakit gusi atau gigi terkena tulang yang tajam ketika memangsa, terkena tanduk, terkena gigitan binatang berbisa atau terkena bulu landak, harimau ini sedang tidak stabil, bisa saja menerkam manusia karena kurang dapat mengenalinya, ia harus tetap memangsa untuk dapat bertahan hidup.

Apabila ingin memasuki hutan, kenalilah harimau agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

http://tipspetani.blogspot.co.id/2016/11/panduan-terhindar-dari-bahaya-serangan.html


Hindari dan jangan lakukan hal-hal seperti dibawah ini.

  1. Jangan lupa tongkat berguna. Bawalah tongkat kayu sepanjang 2 mtr, besar sejempol kaki, ujung yang satu becabang dua, ujung satunya lagi sengaja diberi lancip. Bawalah seperti memikul lebih panjang kebelakang.
  2. Jangan memasuki hutan yang dicurigai masih dihuni oleh harimau. Jika terpaksa memasuki hutan tersebut melintaslah pada siang hari, antara jam 8 pagi sampai jam 3 sore atau saat matahari sudah bersinar terang. Pada jam-jam ini harimau sedang beristirahat atau tidur. Urungkan niat anda memasuki hutan apabila turun hujan panas atau cuaca yang sangat mendung.
  3. Jangan melintasi hutan sendirian setidaknya bawalah anjing sebagai teman. Anjing akan mengetahui keberadaan harimau dari jarak jauh melalui penciuman dan pendengaranya. Jika anjing tidak mau jauh dari kaki dan ekornya menekuk kebawah, suaranya meringis atau tiba-tiba berlari mendekat, bahkan menyelipkan badan diantara kedua kaki anda pertanda harimau berada disekitar anda. Anjing sangat menakuti harimau.
  4. Jangan diam, berbicaralah bersama teman anda dan sesekali memukul-mukul batang pohon agar harimau menghindar karena mengetahui keberadaan anda.
  5. Jangan memasuki hutan apabila hujan gerimis panas ( hujan harimau) walau jam berapapun. Harimau akan terbangun dan segera mencari mangsa. Situasi seperti ini akan memudahkan harimau mendapatkan mangsa, karena warna bulunya akan tersamar oleh hujan gerimis dan cahaya matahari. Apabila anda sudah terlanjur berada didalam hutan, istirahatlah dengan menyandar membelakangi pohon besar karena harimau biasanya menerkam dari belakang atau samping kiri anda.
  6. Hindari rimbunan belukar dan batang pohon besar yang sudah rubuh karena harimau sering bersembunyi dibaliknya.
  7. Jangan mendekati goa batu yang besar karena harimau sering beristirahat didalamnya untuk menghindari panas atau hujan.
  8. Jangan gunakan pakaian berwarna cerah karena dapat mengundang perhatian harimau.
  9. Jangan memakai parfum karena dapat mengundang penciuman harimau untuk mendekat,karena parfum akan menyamarkan bau badan anda yang sebenarnya. Harimau mengenal bau badan manusia dan selalu menghindar untuk bertemu kecuali karena beberapa hal.
  10. Jangan menaruh daun lebar yang sudah kering diatas kepala apabila kehujanan karena dapat menyamarkan pandangan harimau, akan melihat anda seperti rusa. Jika terpaksa gunakanlah daun yang masih hijau.
  11. Jangan menaruh sesuatu barang, topi, jaket atau baju, tas dan persediaan makanan diatas tunggul bekas tebangan pohon karena dapat mengundang perhatian harimau dari jauh untuk mendekat. Biasanya kera suka duduk diatas tunggul.
  12. Jangan membuang sisa makanan anda seperti sisa tulang ikan, ayam atau daging sembarangan , bau amis ini dapat mengundang harimau untuk mendekat. Sebaiknya bungkus rapat dengan daun dan selipkan dibawah daun kering dan jangan berlama- lama ditempat anda beristirahat makan.
Kenali situasi sekitar dan segera menghindar.

http://tipspetani.blogspot.co.id/2016/11/panduan-terhindar-dari-bahaya-serangan.html

  1. Kenalilah bau harimau yaitu bau afek seperti bau amis atau bau bangkai.Jika mencium bau seperti ini segeralah menjauh atau alihkan jalan anda serta tidak berlari. Tetaplah waspada terhadap pergerakan dan sesekali menoleh kebelakang. Warna bulu harimau sangat tersamar didalam hutan. Bila melihat samar warna bercak putih didalam rimbunan itu adalah warna bulu harimau.
  2. Bila menemukan kotoran binatang berwarna keabu-abuan bertumpuk 5 sampai 10 potong, kering dan bercampur bulu binatang, sebesar jempol kaki dan sepanjang jari tangan, itu adalah kotoran harimau. Apabila masih baru atau masih lembab, akan tercium bau afek pertanda harimau masih dekat dengan anda.
  3. Sering perhatikan pangkal batang pohon, karena harimau selalu menggarukkan kukunya dibatang pohon, dengan ketinggian 20 cm sampai 2 mtr. Kenalilah garukan harimau biasanya garukan baru masih basah dan mengeluarkan getah.
  4. Kenali bekas garukan kuku ditanah, karena harimau sering menggarukkan kuku belakangnya ditanah berkali-kali sebagai penanda wilayah. Kenali garukan baru, ditandai dengan masih keluarnya getah dari akar-akar yang putus oleh garukan harimau.
  5. Bila berjalan ditanah yang lembut atau lumpur, kenali bekas telapak kaki harimau seperti telapak kaki kucing dengan lebar 10 sampai 20 cm. Perhatikan apabila masih basah, atau air didalam jejak masih keruh, pertanda harimau tidak jauh dari anda. Jangan berjalan mengikuti arah jejak.
  6. Hindari berjalan menelusuri sungai pada musim kemarau karena harimau mengintai mangsanya tidak jauh dari sungai. Binatang mangsa harimau membutuhkan air untuk minum pada musim kemarau.
  7. Perhatikan batuan sebesar-besar kepala di sungai kecil dalam hutan. Apabila terlihat bekas dibalikkan itu adalah bekas harimau mencari ikan atau kepiting. Apabila air terlihat keruh padahal tidak ada hujan, harimau atau binatang lain berada dihulu sungai

http://tipspetani.blogspot.co.id/2016/11/panduan-terhindar-dari-bahaya-serangan.html

Reaksi binatang lain terhadap keberadaan harimau.
  1. Apabila melihat lalat berkerumun pada suatu tempat, hinggap berkerumun pada sehelai daun, atau suara sayap lalat mendengung, itu tandanya ada mangsa harimau yang tersisa. Harimau tidak pernah jauh dari sisa mangsanya. Harimau akan menghabiskan mangsanya, bahkan sampai menjilati daun bekas darah mangsanya. Tempat ini sangat-sangat berbahaya karena harimau sangat takut sisa mangsanya diambil, dan akan mengamankan tempat ini dengan menyerang. Biasanya harimau menyembunyikan sisa mangsanya di bawah tunas pohon atau dibawah pohon kecil yang rimbun.
  2. Jika mendengar suara siamang atau kera dan primata lain berbunyi ketakutan pada malam hari, itu pertanda harimau berada dibawahnya. Jika siang hari terlihat siamang, lutung dan kera berkumpul pada satu pohon besar, dan naik sampai keujung dahan, kemudian turun ke pertengahan batang, ber ulang-ulang, serta mengeluarkan suara tidak henti-henti dan terkencing-kencing, itu tandanya harimau sedang mengintai mereka boleh jadi harimau sudah memangsa salah satu dari mereka.
  3. Jika mendengar tupai berbunyi terus menerus dan kepalanya mengarah kebawah itu tanda adanya binatang buas atau harimau dibawahnya.
  4. Terdengar suara burung seperti sri gunting, terokjok, muray batu, kacer pada malam hari, itu juga pertanda adanya harimau disekitar mereka.

http://tipspetani.blogspot.co.id/2016/11/panduan-terhindar-dari-bahaya-serangan.html

Jika Terpaksa Bermalam dihutan.

Jika anda bersama teman- teman terpaksa menginap dihutan.
  1. Hindari peristirahatan atau memasang tenda dekat dengan sungai kecil terutama pada musim kemarau.
  2. Hindari pemasangan tenda pada kontur tanah yang genting, atau perlintasan binatang, misalnya pada kedua sisi terdapat jurang atau tebing memanjang, tempat ini adalah tempat pengintaian harimau untuk mendapatkan mangsanya yang melintas.
  3. Jangan dekat dengan tebing yang merapat diatas aliran sungai, biasanya tempat ini adalah perlintasan harimau,biasanya melompat disini untuk menyeberangi sungai.
  4. Jangan beristirahat dekat dengan pohon yang berbuah karena harimau sering mengintai mangsanya dibawah pohon ini. Terutama pohon durian hutan dan cempedak hutan yang sedang berbuah.Kera dan babi hutan sangat menyukai buah ini.
  5. Nyalakan api yang dapat menyala atau ber asap sampai pagi hari.
  6. Jangan menerangi hutan dengan cahaya lampu senter, karena sinar lampu senter yang menerobos dicelah hutan, dapat membuat harimau marah dan tertarik untuk mendekat. Bila tidak sengaja anda menyenter sepasang mata berwarna biru menyala, dengan jarak mata sejengkal dan besar bola pimpong, itu adalah harimau. Biasanya harimau akan mengeluarkan suara auman menggelagar pertanda marah, segeralah matikan lampu senter.Jika anda ingin melihat binatang lain dengan lampu senter, usahakan untuk tidak menyenter mendatar.
  7. Jangan abaikan suara-suara binatang seperti jangkrik dan belalang pada malam hari, apabila tiba-tiba diam, waspadalah, pasti ada binatang mendekatinya. Bila anda duduk diluar tenda jangan pernah membelakangi hutan, bersandarlah pada batu, pohon besar atau tetap menghadap kehutan.

Lakukan Tindakan bila melihat seperti

  1. Apabila melihat pohon tidak berdahan sebesar pergelangan kaki, menunduk, perhatikan pada ujungnya, akan terlihat tali baja diikat ketanah, ini adalah jerat harimau atau binatang lain. Jerat ini sangat samar, kabel selingnya dibungkus daun kering, pemicu ditanahpun ditutup daun kering. Segera pegang ujung batang, dan tekan kebawah lebih menunduk, kemudian lepas perlahan-lahan keatas, amankanlah tali selingnya karena jerat ini dapat membunuh harimau.
  2. Apabila melihat sepotong kayu sebesar pergelangan kaki melintang , perhatikanlah. Ditengah kayu ini ter ikat tali baja seperti tali rem motor, disimpul melingkar 50 cm dengan ketinggian 1 mtr dari tanah, ini adalah jerat leher atau pinggang untuk harimau danbinatang lain. Segera buka talinya dan amankan.
  3. Apabila melihat potongan kayu empat potong, sebesar pergelangan kaki, diletakkan segi empat ketemu ujung ,diatas permukaan tanah yang datar, dengan panjang perpotong 1 mtr, berhati-hatilah. Ini adalah ranjau atau lobang penjebak binatang lain atau harimau. Biasanya lobang ini samar hampir tidak terlihat karena lobang tersebut ditutupi dengan ranting dan daun-daun kering.Lobang ini sangat dalam , biasanya 6 sampai 7 mtr. Jangan sampai anda terjerembab kedalamnya, karena tidak jarang didalam lobang ini dipasang tombak bambu yang sangat lancip untuk membunuh harimau atau binatang lain. Bila anda punya banyak waktu, tutuplah kembali lobang ini karena bekas galiannya berada di samping lobang ditutupi daun-daun kering. Jika tidak, bukalah penutup lobang ini agar terlihat oleh harimau atau potonglah dahan-dahan pohon dan masukkan kedalamnya.
  4. Jika melihat pagar kayu disusun miring menancap ketanah, berhadap-hadapan, dari depan berbentuk segi tiga dan sisi depan terbuka, panjang 2 mtr, tinggi 1 mtr lebar 60 cm didalamnya ada kurungan umpan binatang hidup atau daging, ini adalah perangkap harimau. Segeralah lepaskan pemicu diatasnya. Bongkarlah kandang ini dan lepaskan binatang umpan yang masih hidup didalamnya. Belakangan perangkap seperti ini terbuat dari baja.
Apabila harimau bernasib baik, lepas dengan menggigit tali baja atau memotong kakinya, hal ini berbahaya sekali. Harimau tersebut akan menyerang apa saja yang melintas didepannya, termasuk manusia. Biasanya harimau yang terganggu kesehatannya akan mendekati pemukiman untuk memangsa manusia. Harimau ini tidak dapat mengejar binatang mangsanya lagi dan akan menerkam manusia untuk dapat bertahan hidup.


  1. Apabila bertemu binatang yang sudah mati , terlihat bekas gigitan atau tidak utuh lagi, terlihat darah basah atau kering, serpihan tulang-tulang kecil, segeralah menjauh dari tempat ini. Waspadalah karena tempat ini sangat berbahaya, harimau sedang bersembunyi tidak jauh dari tempat ini, berjalanlah dengan perlahan, serta sesekali menoleh kebelakang. Jangan berlari, karena dapat membuat anda terjatuh. Harimau akan tertarik melihat anda berlari.
  2. Apabila bertemu binatang, rusa, babi hutan atau binatang lain sedang terluka, segeralah menjauhinya, ada kemungkinan luka itu bekas terkaman harimau. Harimau akan selalu mengikuti mangsanya bahkan berani masuk ke pemukiman atau kedalam rumah untuk mengejar mangsa yang sudah diterkamnya.
  3. Apabila bertemu anak harimau jangan coba untuk mendekatinya apalagi membawanya pulang. Jika medekati atau menyentuh, anak harimau akan menjerit nyaring, suaranya akan terdengar oleh harimau sejauh 1 km, suaranya adalah tanda meminta pertolongan kepada induknya atau harimau lain. Apabila membawanya pulang sang induk akan mengejar sampai kepemukiman dan bahkan sang induk berani memasuki rumah tempat dimana anaknya dikurung.
  4. Apabila bertemu harimau jangan berlari karena harimau akan sulit mengenali apakah binatang atau manusia. Harimau akan segera mengejar, jangan berharap anda lebih cepat berlari daripada hariimau.
    • Tetaplah menatap matanya sambil berjalan mundur, jika anda membawa golok atau tongkat, arahkan lurus kepada harimau dan jangan melemparnya. Harimau akan marah jika anda melemparnya dan mengeluarkan auman yang menggetarkan tanah yang dapat membuat anda pingsan.Tetaplah konsentrasi pada pergerakannya, jika harimau merendahkan kaki belakangnya, pandangannya lurus, telinganya mengarah kedepan, ujung ekornya naik, pertanda harimau siap untuk menerkam. Apabila harimau melompat menerkam anda, bergeraklah kekiri dan menusuknya dengan pisau, golok atau tombak. Jangan pernah membelakangi harimau karena harimau tidak akan menerkam mangsa yang sedang melihatnya.
  5. Jangan memanjat pohon bila bertemu harimau, itu percuma saja, sangat sulit memanjat pada saat ketakutan biasanya akan terjatuh lagi. Dengan tindakan memanjat, harimau akan melihat anda seperti binatang.
  6. Jangan terjun kedalam air, harimau adalah perenang yang sangat handal, hal ini akan membuat anda pada posisi yang sangat berbahaya.
  7. Tunjukkanlah bahwa anda manusia, dengan lembut berkata, “Raja hutan yang baik, maaf yaa, jika saya telah menggangu, saya akan pergi” dengan ucapan ini harimau akan tenang.
  8. Jika anda melihat harimau berjalan melintas didepan anda atau berjalan menjauh, waspadalah karena biasanya harimau akan berpura- pura pergi, lalu akan memutar dibalik semak dari sisi belakang atau samping kiri anda. Terkadang harimau hanya menunjukkan keberadaannya kepada anda, tetaplah tenang, kuasai diri anda dan segera menghindar.
Semoga bermanfaat bagi petani di sekitar hutan yang masih terdapat harimau
dari : Sahabat Harimau Sumatra
http://www.listicere.ga/

CARA-CARA PENGAWETAN BAMBU

Perlukah bambu itu untuk diawetkan, jawabnya adalah sangat perlu, sebab apabila bambu itu tidak diawetkan maka bila di pergunakan untuk bahan bangunan yang semi konstruksi permanen hanya akan kuat selama kira-kira 3 (tiga) tahun saja, begitu juga apabila dipergunakan untuk kerperluan alat-alat rumah tangga.

Bambu adalah material alami organik yang kandungan gulanya cukup tinggi yang merupakan makan yang sangat disukai oleh kumbang, bubuk, serta cendawan dan yang lainnya maka dari itu apabila tidak di awetkan maka sebentar saja bambu-bambu itu akan diserang oleh hama tersebut tadi. Maka karena hal tersebut tadi maka banyak orang berupaya untuk mengawetkan bambu mulai dengan cara tradisional sampai dengan cara yang moderen.

1. Methode pengawetan secara tradisional
Iyalah dengan jalan, setelah bambu-bambu tersebut di potong lalu di keringkan dulu ditempat yang teduh artinya pengeringan yang tidak kena sinar matahari langsung, sehingga keringnya akan pelan pelan dan tidak menjadikan bambu tersebut menjadi pecah atau retak-retak pada fisiknya, setelah kering betul, bambu tersebut di maksukan ke dalam selokan yang berlumpur selama kurang lebih 2 sampai 3 bulan dan setelahnya baru di pergunakan.




2. Mempergunakan semi modern 
Yaitu pengawetan yang mengunakan campuran antara Borax dan Boric, kemudian dilarutkan kedalam cairan dengan perbandingan 3 : 2 dengan konsentrasi maksimum 5 % , dan di campur dengan air kurang lebih 20 liter banyaknya serta pewarna makanan ini dimaksudkan untuk mengetahui perjalanan pengawetan dan biasaya mengunakan warna yang kontras.

Kemudian bagian atas bambu yang kira-kira panjangnya 20 cm tersebut dirusak dengan cara di cacah pada daging bambu bagian dalam sampai satu lingkaran penuh, jangan sampai pecah, karena kalau pecah maka larutanya tidak akan tertampung sempurna. Perlakuan tersebut untuk semua bambu yang akan diawetkan. Kemudian bambu di sandarkan pada tower yang tersedia sampai seluruh bambu dapat tertampung.

Bambu yang di sandarkan di tower tersebut arus terlindung dari air hujan dan sinar matahari secara langsung pada bagian atasnya. Setelah semua disandarkan maka proses selanjutnya adalah dengan mengisi bagian bambu sebanyak ½ liter ataupun sesuai dengan kapasitas dari potongan bambu yang ada. Dan tiap hari dilakukan pengecekan dan penambahan cairan sesuai dengan ukuran yang ada,jangan lupa untuk dicatat berapa tambahan cairan yang ada. Kegiatan tersebut dilakukan sampai hari ke empat atau ke enam. Setelah hari ke enam dichek perjalana cairan pengawet sampai ruas mana dengan cara di lubangi ataupun di potong pada bagian bawah bambu. Tetapi kalau sudah sampai maka bambu bisa di keringkan sampai kering betul kemudian baru dipergunakan.

Pengawetan Bambu dengan Metode Modern 


Adapun cara pengawetan bambu secara Modern yaitu semua bambu yang telah dikeringkan secara alami, lalu di masukkan kedalam tabung dari besi sampai penuh lalu di tutup, kemudian di aliri zat pengawet bambu, ada juga yang tabung tersebut di kasih tekanan udara sedemikian rupa.

Adapun lama proses pengawetan bambu dengan menggunakan metode ini adalah ber-variasi tergantung dari sepesifikasi larutan obat pengawet tersebut, biasanya pada bungkus larutan tersebut sudah ada tabelnya, jadi kalau bisa dipatuhi dengan demikian dapat mengahasilkan produk yang optimal.

Demikian beberapa cara pengawetan bambu supaya tahan lama dan tidak mudah di makan oleh bubu, cendawan serta rayap, dan khususnya untuk bambu yang tertanam di dalam tanah sebelum di masukkan supaya di cat dengan TER.

Monday, November 14, 2016

CARA TRADISIONAL MENGAWETKAN BAMBU


Bagaimana cara mengawetkan bambu secara tradisional? Sebagai bahan bangunan, bambu merupakan material alami yang mempunyai karakteristik organik. Rata-rata daya tahan bambu bisa mencapai kurang dari 3 tahun karena banyak mengandung zat gula tanpa disertai adanya unsur toksik. Bambu yang mengalami kerusakan akan mengakibatkan kekuatan, kegunaan, dan nilainya menurun drastis.

Salah satu metode yang dapat ditempuh untuk memperpanjang daya tahan bambu sebagai bahan bangunan ialah pengawetan. Proses ini sanggup menunda dan menahan terjadinya kerusakan bambu sehingga kekuatan strukturnya bakal lebih stabil. Ada kalanya pengawetan juga dilakukan dengan tujuan meningkatkan nilai estetika dan tingkat ketahanan bambu terhadap api.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan selama berlangsungnya proses pengawetan di antaranya kondisi bambu tersebut, apakah basah atau kering. Bagaimana pula wujud bambu yang akan diawetkan, apakah masih utuh, berupa bilah-bilah, atau sudah dalam bentuk kerajinan? Tinjau juga bambu yang telah diawetkan nantinya bakal digunakan untuk mendukung struktur bangunan atau pun tidak. Selain itu, faktor jumlah kebutuhan dan faktor skala pengawetan pun wajib diperhitungkan.

Indonesia sudah lama mengenal teknik pengawetan bambu secara tradisional mengingat material ini banyak sekali dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan rumah adat. Bahkan metode ini pun lumrah dikerjakan turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Penasaran bagaimanakah proses pengawetan tersebut dilaksanakan?

Perendaman di Air

Bambu yang direndam selama kurun waktu tertentu akan meningkatkan daya kekokohannya. Proses ini biasanya dilakukan di parit, kolam, sungai, sawah, atau laut dan berlangsung selama 3-4 bulan. Semakin lama bambu direndam, maka kualitasnya pun bakal semakin membaik. Meskipun metode pelaksanaannya sangat sederhana, namun kelemahan mengawetkan bambu dengan perendaman ialah lamanya waktu yang diperlukan dan munculnya bau tak sedap yang sangat menyengat pada hasil perendaman bambu.

Pengasapan Secara Alami

Secara tradisional, bambu juga bisa diawetkan melalui proses pengasapan. Caranya mudah sekali, bambu cukup diletakkan di langit-langit pada suatu ruangan yang cukup berasap, misalnya dapur. Seiring berjalannya waktu, tingkat kelembaban bambu tersebut akan berkurang secara perlahan-lahan. Dengan demikian, potensi kerusakan bambu akibat proses biologis dapat dihindari. Saat ini, beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang sudah mengembangkan metode pengasapan bambu menggunakan peralatan yang modern sehingga lebih efektif dan efisien.

Penebangan Waktu Tertentu

Menurut kepercayaan, menebang bambu pada waktu-waktu tertentu dapat meningkatkan daya tahannya. Masyarakat suku jawa dan sunda yakin sebaiknya bambu ditebang pada mongso kesembilan/bulan maret. Proses ini juga harus dikerjakan pada saat menjelang subuh. Keyakinan lainnya, pohon bambu ditebang ketika sedang bulan purnama agar nantinya tidak diganggu oleh hama.

Pemanggangan dengan Tungku

Pada dasarnya, metode pemanggangan ini mirip seperti cara mengawetkan kayu secara alami melalui proses pengasapan. Perbedaannya terletak pada media yang digunakan sebagai bahan pengawet. Di dalam metode pemanggangan bambu ini, kita memanfaatkan panas yang dikeluarkan oleh tungku api, bukan asap. Sehingga kondisi bambu akan menjadi lebih kering dan zat gula yang terkandung di dalamnya berubah menjadi karbon. Alhasil jamur, kumbang, dan rayap pun bakalan tidak menyukainya.

Pencelupan Memakai Kapur

Pencelupan bilah-bilah bambu ke dalam larutan kapur (CaOH2) yang mengandung kalsium karbonat juga ampuh diterapkan untuk menaikkan tingkat keawetan suatu bambu. Karakterisitik bambu yang dimasukkan ke dalam larutan ini akan berubah sifatnya menjadi kedap terhadap air. Hasilnya air pun akan sulit masuk ke dalam pori-pori bambu. Hal ini bermanfaat pada bambu tersebut yang otomatis terhindar dari serangan jamur dan kutu.

CARA PEMUPUKAN AGAR CABAI RAWIT BERBUAH LEBAT

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/cara-pemupukan-agar-cabai-rawit-berbuah.html


Hal yang terpenting agar cabai cepat berbuah dan buahnya lebat adalah fase-fase pemupukan. Dalam pemupukan kita harus memperhatikan kandungan-kandungan pupuk yang dipakai. 

Berikut adalah fase pemupukan cabai versi Nusatani guna mempercepat pembuahan:

  1. Jangan terlalu Banyak Memberi Pupuk yang mengandung Nitrogen (N)
    • Saat tanaman mulai belajar berbunga, maka pemberian pupuk yang mengandung NITROGEN harus mulai dikurangi, namun itu pun harus secara bertahap, jangan ujug-ujug. Nitrogen hanya membuat tanaman kita rajin berdaun saja, malas berbuah. Pada tanaman cabai, biasanya petani mulai menurunkan kadar Nitrogen pada usia tanaman 5 atau 6 minggu setelah tanam, karena pada usia ini tanaman sudah mulai berbunga.
  2. Perbanyak Fosfor (P)
    • Jika Nitrogen perlu dikurangi, pada fase pembentukan bunga dan buah ini kita perlu menggenjot asupan fosfor (P). Fosfor penting untuk pembentukan buah cabai, karena ia berperan membawa air ke sel-sel sehingga buah dapat berkembang. Fosfor juga penting untuk fotosintesis, respirasi dan sintesa protein. Kekurangan fosfor sering terjadi karena pola pemupukan yang kita lakukan tidak benar, baik pada saat olah lahan (pupuk dasar) dan terutama sekali pada saat pemupukan susulan (pengocoran) rutin. Tanaman cabai yang kekurangan fosfor biasanya memiliki daun yang kecil-kecil, seperti mengkerut, kaku, dan berwarna hijau gelap tak sedap.
  3. Perbanyak Potassium/Kalium (K)
    • Selain Fosfor, unsur lainnya yang dominan dalam pembentukan buah cabai adalah Potassium, atau dikenal juga Kalium (K). Tanaman cabai cukup rakus melahap Kalium terutama pada saat buah cabai sedang membesar. Gejala defisiensi atau kekurangan hara K dimulai pada daun yang lebih tua dan melaju ke daun muda. Daun seperti terbakar di bagian tepinya disertai mengelinting. Kurangnya kalium dapat menyebabkan kematangan yang tidak merata pada buah cabai. Pertumbuhan tanaman juga terhambat dan produksi buah kurang.
  4. Beri Rangsangan Hormon/ ZPT
    • Ada ratusan hormon atau zat pengatur tumbuh (ZPT) untuk tumbuhan, baik yang dihasilkan alami oleh tumbuhan sendiri maupun yang dihasilkan oleh organisme non-tumbuhan, atau yang dibuat secara sintetis oleh manusia. Beberapa dari hormon ini ada yang berperan mendorong produksi bunga dan buah, misalnya saja giberelin.
  5. Beri Mikroba Penyubur
    • Di alam, terdapat berbagai jenis mikroorganisme penyubur tanah, seperti Azotobacter sp., Rhizobium, Penicillium, Bacillus, dll. Mahluk-mahluk super kecil ini menyuburkan tanah dengan cara mengaktifkan potensi-potensi mineral tanah yang tersembunyi dan tidak berfungsi. Mereka bekerja dengan caranya sendiri dan hebatnya bisa mengembalikan kondisi tanah dalam waktu yang relatif singkat.
Mempelajari hal tersebut di atas, maka hendaklah petani cabai rawit lebih teliti lagi dalam memilih pupuk, lihatlah kandungan yang ada di dalam pupuk yang kita beli sebelum melakukan pemupukan  dan apa yang sedang diperlukan oleh tanaman

Sunday, September 25, 2016

TIPS MEMILIH BIBIT KACANG PANJANG YANG BAIK



Untuk menghasilkan tanaman kacang panjang yang berkualitas tentu saja bibit yang digunakanpun haruslah berkualitas. Hal ini tentu saja akan berpengaruh terhadap jenis tanaman yang diharapkan, serta banyaknya produksi panen yang dihasilkan.

Dalam menentukan bibit tanam kacang panjang, seorang petani/pekebun terlebih dahulu dapat membeli bibit tersebut di toko bibit, atau dapat juga melakukan pembibitan sendiri dari induk kacang panjang yang berkualitas.

Namun kali ini saya akan memberikan kiat terbaik dalam memilih bibit kacang panjang berkualitas tinggi, yang kali ini akan diberikan beberapa kriterianya. Berikut ini beberapa kriteria yang harus anda pahami terkait bibit kacang panjang yang berkualitas.

1. Bibit Kacang Panjang Hasil Pembelian Di Toko Bibit

Bibit kacang panjang dapat secara praktis dan mudah diperoleh dengan cara membelinya langsung di pasaran. Beberapa jenis/varietas kacang panjang yang dapat anda beli, diantaranya adalah kacang panjang usus, kacang panjang biasa, varietas kacang panjang 1 (KP-1), varietas kacang panjang 2 (KP-2), varietas usus hijau, dan lain-lainnya.

Selama membeli bibit, sebaiknya anda dapat menanyakan langsung kepada produsen/penjual bibit kacang panjang tersebut, meliputi beberapa pertanyaan umum seperti:

  • Dari beberapa varietas manakah yang lebih banyak digunakan petani?
  • Apakah bibit tersebut sudah terverifikasi/bebas dari penyakit?
  • Syarat tumbuh untuk penanaman bibit tersebut?
  • Keunggulan dari salah satu bibit dari bibit dari jenis/varietas lainnya?
  • Apakah ada varietas bibit kacang panjang yang lebih cepat tumbuh dan berbuah lebat?
  • dan lain sebagainya (dapat anda buat pertanyaan sebelum membeli bibit supaya mendapatkan informasi yang resmi, akurat, dan bermanfaat untuk tindakan pertanian anda selanjutnya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli dan memilih bibit kacang panjang, diantaranya adalah sebagai berikut:


  • Pilihlah kemasan bibit yang masih disegel utuh, kemasan juga menarik;
  • Pilihlah kemasan bibit yang tidak kadaluarsa (expired);
  • Dikemasan bibit tertera "bibit telah terverifikasi dari badan yang berwenang/dinas pertanian atau bahkan dari kementerian pertanian Republik Indonesia", itu artinya bibit juga harus mempunyai sertifikasi dan izin yang resmi;
  • Bobot bibit saat dibawa menggunakan tangan terasa agak berat dan hal ini menandakan bahwa bibit berkualitas;
  • Jika memungkinkan bibit dapat dilihat dari luar kemasan, biasanya bibit akan nampak gemuk-gembuk/ideal dan nampak bersih.

2. Bibit Kacang Panjang Hasil Pembibitan Sendiri

Sementara itu, untuk bibit kacang panjang hasil dari pembibitan di kebun sendiri juga dapat dijadikan bibit produktif berkualitas tinggi. Bibit ini diambil dari bibit buah kacang panjang yang sudah tua dan dengan cara dijemur, bibit yang telah tua tersebut kemudian diambil bijinya, untuk selanjutnya dijadikan bibit generatif (bibit dari biji).


Untuk mengetahui apakah bibit kacang panjang dari biji tersebut berkualitas atau tidaknya, maka parameter yang dapat diukur untuk melihat kelayakannya yakni:


  • Bibit kacang panjang harus berasal dari induk tanaman yang telah memiliki riwayat hidup cukup mumpuni (baik), meliputi beberapa kriteria seperti pernah menghasilkan buah dalam jumlah banyak, memiliki pertumbuhan yang baik, atau dapat menghasilkan tanaman dan bunga, buah dalam skala besar sehingga dapat dipanen berulang kali;
  • Bibit kacang harus berasal dari induk tanaman yang produktif dan jarang atau bahkan tidak pernah terserang penyakit tanaman dalam jumlah epidemi (penyebaran) yang sangat luas;
  • Bibit kacang panjang yang bagus biasanya jika direndam di dalam air tidak mengapung. Pastikan sebelum menyemai/menanam bibit lakukan perendaman bibit ke dalam air, untuk memastikan bahwa apakah bibit tersebut layak tanam atau tidak?;
  • Jika ditekan, maka bibit tidak mudah pecah/bonyok;
  • Dari ciri fisiknya, bibit tanaman yang berkualitas biasanya mempunyai warna yang tegas, cerah, dan bibit tidak mengkerut, atau permukaan kulit bijinya rata, serta tidak ada lubang-lubang dari bekas gigitan hewan serangga (insecta), maupun gigitan hama.
  • Bibit yang berkualitas biasanya memiliki ukuran tubuh yang gemuk-gemuk/ideal, sementara bibit yang buruk dapat dilihat dari kenampakan bahwa banyak sekali lubang-lubang/pertumbuhan bibitnya kurus/tidak berbobot.
  • Memilih dan mengetahui ciri-ciri fisik biji/bibit tanam kacang panjang sangat penting dilakukan, supaya saat ditanam, bibit memang benar-benar berkualitas sehingga hasil tanam nantinya akan sesuai harapan.
http://guruilmuan.blogspot.co.id/

Sunday, June 29, 2014

RAMUAN DARI JAHE UNTUK KULIT PUTIH



Aman digunakan dan memberikan rasa yang dingin, ada beberapa cara masker atau lulur kunyit yang bisa membuat kulit Anda putih hanya dalam 7 hari saja. 

Kunyit Vs Mustard Oil

Mustard biasa dipakai sebagai bahan saus untuk salad. Fungsinya adalah untuk membantu menghaluskan dan melembabkan. Diramu jadi satu dengan kunyit, mustard ini dapat diaplikasikan sebagai masker wajah dan dibiarkan mengering pada wajah kemudian dibilas.
Ramuan ini dapat mencerahkan wajah Anda.

Kunyit Vs Susu Bubuk

Susu bubuk putih adalah bahan masker paling murah dan mudah diperoleh. Campurkan dengan bubuk kunyit kemudian aplikasikan pada kulit tubuh dan wajah. Lakukan secara teratur setiap hari dan dapatkan kulit lebih cerah dan halus.

Kunyit Vs Madu

Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dan 1/2 sdm madu. Aduk hingga terlihat seperti pasta, dan aplikasikan di wajah. Biarkan selama 10 menit hingga mengering dan bilas dengan air dingin. Kulit akan tampak lebih cerah dan bersinar.

Kunyit Vs Sandalwood

Ingin mendapatkan kulit putih mulus bebas noda? Anda harus mencoba ramuan ini. Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dengan 1/4 bubuk sandalwood kemudian aplikasikan pada kulit.

Masker ini sekaligus dapat mengobati jerawat serta menghilangkan bekas jerawat.

Kunyit Vs Air Mawar

Campurkan 1 sdm bubuk kunyit dengan 2 sdm air mawar. Aplikasikan dengan menggunakan kuas merata pada wajah. Diamkan dan buat kondisi tubuh Anda relaks. Aplikasi ramuan yang ini selain mencerahkan kulit juga dapat membuat kulit jadi lebih rileks.

Scrub kunyit

Memanfaatkan kunyit untuk scrub wajah juga bukan hal mustahil. Scrub kunyit dapat membantu menghaluskan kulit serta membuang sel-sel kulit mati. Caranya adalah dengan mencampurkan bubuk kunyit dengan oatmeal, kemudian mengaplikasikannya sebagai scrub.

Dengan pemakaian teratur, kulit Anda tak hanya sekedar putih saja, tetapi juga halus dan lembut.
vemale.com

Sunday, June 1, 2014

CARA MELAKUKAN OKULASI HIJAU

CARA MELAKUKAN OKULASI HIJAU

  • Okulasi Hijau (Green Budding) tanaman karet, dilaksanakan untuk mempercepat memperoleh bahan tanaman di lapangan.
  • Dengan cepatnya diperoleh bahan tanaman, berarti cepatnya pula dapat dilaksanakan pertanaman di lapangan. Disamping itu biaya pengadaan bibit dapat diturunkan/tertekan dari pada pengadaan bibit dengan cara convensionil.
  • Selanjutnya akan diperoleh waktu yg banyak/panjang suatu persemaian dapat di okulasi mula-mula dengan okulasi hijau pada umur batang sawah 3 - 8 bulan selanjutnya setelah batang bawah berumur 9 bulan dilakukan okulasi convensionil (Brown Budding).

PERSIAPAN BATANG BAWAH DAN MEDIA PERTUMBUHANNYA:
  • Syarat utama batang bawah adalah sehat, tidak terserang hama/penyakit dalam arti yang luas.
  • Batang bawah bisa dinilai tidak sehat bila lapangan bawah ( tempat tumbuhnya bibit) mendapat saingan zat-zat makanan dengan rumput yang berat sekali
  • Umur batang bawah 3-8 bulan dengan besar batang minimum sebesar pensil.
  • Batang bawah sehabis di pupuk 1/2 - 1 bulan, baru di laksanakan okulasi.

PEMBUATAN DAN PENGAMBILAN ENTRYS:

  • Pembuatan entrys/Frame dengan maksud untuk memper oleh mata sebanyak mungkin. Yang diambil mata perisai;
    1. mata pada daun rudimenter (3 - 5 bh).
    2. mata pada ketiak daun ( 10 harj sebelum dipergunakan tangkai daun dipotong ) untuk mempercepat tangkai daun gugur.
  • Umur entrys (5-8 minggu) daun sudah berwarna hijau, lemas dan berkembang penuh pada payung pertama.
  • Pada entrys yang baik, inilah kunci keberhasilan pelaksanaan Green Budding. Mata entrys hijau yang dipergunakan, umurnya 5-8 minggu. Mata entrys yang terletak pada payung ke 10 yang berwarna hijau, umurnya tidak selalu sama 5-8 minggu. Jelas pada patung pertamalah yang entrys berumur 5-8 minggu dan jika sudah/ akan membentuk payung kedua tidak dapat lagi digunakan entrys walaupun yang dipakai mata-mata yang ada payung pertama.
  • Oleh sebab itulah pembuatan Entrys diutamakan untuk Green Budding agar memperoleh umur Entrys yang diperlukan, juga mungkin ada hubungannya dengan daya lekat dan tumbuh dari mata Entrys yang diperoleh. Karena terbatasnya mata Entrys yang diperoleh (mata rudimenter) maka sepuluh hari sebelum diambil batang Entrys-nya tangkai-tangkai daun dipotong agar mempercepat tangkai daun yang gugur, sehingga diperoleh mata ketiak daun yang dapat dipergunakan sebagai mata Entrys.
PEMBUATAN OKULASI:

  • Paling utama diperhatikan pelaksanaan Green Budding harus lebih cepat dilakukan dari Okulasi Brown Budding sebabnya, antara lain; lendirnya entrys lebih sedikit dari mata entrys Brown Budding.
  • Disamping itu pekerjaan okulasi pada umumnya harus bersih dan teliti.
  • Entrys disimpan dalam ember plastik yang berisi air ± 2,5 cm.



Caranya tidak berbeda dengan cara okulasi Brown Budding sbb. :

  • Batang bawah yang akan diokulasi dibersihkan dari tanah dan kotoran yang menempel dibatang dengan lap.
  • Batang bawah 5 cm. diatas lebar akar disayat dibuat jendela ( membuka dari atas kebawah) dengan ukuran panjang 5 cm, lebar0,7 cm.
  • Mengambil mata ukuran panjang 3-4 cm, lebar 0,4 - 0,7 cm, cambium mata maupun batang bawah jangan terpegang dan kotor.
  • Jendela pada batang bawah dibuka yang sebelumnya disayat lebih dahulu agar getahnya dapat keluar dari bekas sayatan dan. dibersihkan.
  • Mata tempelan diletakkan/dimasukkan ke-dalam jendela yang telah dibuka, sesuai dengan keadaan mata (tidak terbalik).
  • Pembalutan dengan pita plastik atau tali gedebok pisang mulai dari atas kebawah, kemudian naik keatas lagi, lalu diikat pada bagian atas,
  • Setelah 20 hari diperiksa, okulasi jadi dipotong batang bawahnya 7 - 10 cm. diatas mata tempelan.

PENANAMAN DILAPANGAN (Transplanting).

Untuk penanaman di lapangan yang berasal dari okulasi hijau dipersemaian ditempuh macam-macam cara:
  • Dianjurkan secara Stump tinggi okulasi umur2 tahun tinggi 3 meter. 
  • Okulasi yang telah membengkak dipindahkan kekeranjang secara putaran setelah tumbuh 2-3 payung berkembang penuh ditanam dilapangan.
  • Jika keadaan terpaksa Stump mata tidur atau Stump mata yang.hampir membengkak dengan akar yang diusahakan banyak yang utuh dipindahkan kelapangan. Stump yang sudah dicabut jangan terlalu lama tidak ditanam, dan diletakkan ditempat yang teduh.

Thursday, May 1, 2014

CARA MEMANEN KOPI

CARA MEMANEN KOPI


Pemanenan buah kopi dilakukan secara manual dengan cara memetik buah yang telah masak. Ukuran kematangan buah ditandai oleh perubahan warna kulit buah. Kulit buah berwarna hijau tua ketika masih muda, berwarna kuning ketika setengah masak dan berwarna merah saat masak penuh dan menjadi kehitam‐hitaman setelah masak penuh terlampaui (over ripe).

Kematangan buah kopi juga dapat dilihat dari kekerasan dan komponen senyawa gula di dalam daging buah. Buah kopi yang masak mempunyai daging buah lunak dan berlendir serta mengandung senyawa gula yang relatif tinggi sehingga rasanya manis. Sebaliknya daging buah muda sedikit keras, tidak berlendir dan rasanya tidak manis karena senyawa gula masih belum terbentuk maksimal. Sedangkan kandungan lendir pada buah yang terlalu masak cenderung berkurang karena sebagian senyawa gula dan pektin sudah terurai secara alami akibat proses respirasi.

Tanaman kopi tidak berbunga serentak dalam setahun, karena itu ada beberapa cara pemetikan:
  • Pemetikan selektif dilakukan terhadap buah masak.
  • Pemetikan setengah selektif dilakukan terhadap dompolan buah masak.
  • Secara lelesan dilakukan terhadap buah kopi yang gugur karena terlambat pemetikan.
  • Secara racutan/rampasan merupakan pemetikan terhadap semua buah kopi yang masih hijau, biasanya pada pemanenan akhir
sumberhttp://rizalarigayo.wordpress.com/