Showing posts with label ternak lele. Show all posts
Showing posts with label ternak lele. Show all posts

Friday, October 28, 2016

budidaya ikan lele sistem boster menjanjikan

budidaya ikan lele sistem boster menjanjikan
BUDIDAYA LELE SISTEM BOSTER, Aplikatif, Efisien dan Profitable.....
Dikembangkan utk memudahkan PEMBUDIDAYA dalam pemeliharaan air dan menjaga kesehatan ikan serta utk memacu pertumbuhan lele shg bisa menekan FCR, memperbesar profit margin dan mengurangi resiko gagal panen.

Langkah-langkah Keberhasilan Budidaya Lele SISTEM BOSTER yaitu dg penyediaan sarana dan manajemen budidaya secara menyeluruh :
- Daya dukung kolam (kontruksi kolam SISTEM BOSTER)
- Manajemen dasar kolam dan kualitas air (MANAJEMEN AIR)
- Kualitas pakan dan manajemen pakan (APLIKASI SUPLEMEN / MULTIVITAMIN BOSTER)
- Manajemen kesehatan ikan dan pengendalian pathogen
* Kontruksi kolam SISTEM BOSTER : Ada CENTRAL DRAIN
* MANAJEMEN AIR : Manajemen air adalah inti dari setiap metode budidaya ikan yang di kembangkan krn BUDIDAYA IKAN = BUDIDAYA AIR.....
Menjaga kebersihan dasar kolam adalah point penting utk kesinambungan ekosistem kolam dan siklus unsur N serta rantai makanan, inilah pentingnya kontruksi kolam central drain shg bahan organik dpt terdepresi pd titik tengah dan mudah utk di BUANG....(Kebalikan dari SISTEM BIOFLOCK, kl pd sistem tsb bahan organik dijadikan suspensi "tdk di buang" dg pengadukan dan aerasi serta setting C/N ratio, hrs menambah unsur Carbon sampai ttk ratio tertentu, artinya pd sistem bioflock hrs menyediakan sarana tambahan berupa AERATOR, dan suplay unsur Carbon (molase, tepung, dsb).....)
Dalam Manajemen Air pd SISTEM BOSTER pembuangan rutin kotoran dilakukan dg membuka Central Drain beberapa saat sampai kotoran terbuang hingga air tampak bersih lalu tutup kembali, jd intinya kita hanya buang kotoran sj/tdk hrs ganti air banyak-banyak....
Dalam pengelolaan Air kita dapat menerapkan DOMINASI PLANKTON (pd daerah dg potensi air melimpah) dan DOMINASI BAKTERI PSB/Photosintetic Bacteria (pd daerah dg potensi air minim)


DOMINASI PLANKTON :
- Warna air kolam hijau,menunjukkan adanya dominansi fitoplankton berklorofil dengan sifat lebih stabil terhadap perubahan lingkungan dan cuaca karena mempunyai waktu mortalitas yang relatif panjang.
- Warna air kolam kecoklatan menunjukkan adanya dominansi zooplankton jenis diatomae. Jenis plankton ini dpt sbg penyuplai pakan alami bagi ikan, sehingga tingkat pertumbuhan dan perkembangan ikan relatif lebih cepat, jika pengelolaannya tidak cermat kestabilan kualitas perairan akan bersifat fluktuatif dan akan mengganggu tingkat kenyamanan ikan di dalam kolam.
DOMINASI BAKTERI PSB/Photosintetic Bacteria
- Warna air kolam kemerahan yang berarti menunjukkan dominansi Photosintetic Bacteria.....semakin tingginya bahan organik, disertai menurunnya kelarutan oksigen (DO) akibat BOD yg meningkat, menurunnya pH air karena kelarutan asam organik yg cukup tinggi menyebabkan tumbuhnya bakteri fotosintetik....Bakteri Fotosintetik merupakan bakteri yang mempunyai kemampuan melakukan fotosintesis tanpa membentuk molekul oksigen . Bakteri ini dapat menggunakan donor electron dari senyawa sulphur (H2S), disamping sumber nitrogen seperti amonia dan nitrit untuk pertumbuhannya.....
masing2 dari dominasi plankton dan dominasi bakteri memerlukan eksogen PROBIOTIK secara rutin....

*MANAJEMEN PAKAN : komponen biaya terbesar adalah pakan sedangkan pemakaian supplement boster yang komponen biaya nya relatif kecil bisa menekan FCR, memperbesar profit margin dan mengurangi resiko gagal panen
Pemberian pakan sesuai FR dg cara Adlibitum terkontrol.....pengertian adlibitum adalah pakan selalu tersedia (spt pd kondisi di alam) artinya kapasitas dan frekwensi pakan disesuaikan dg FR antara 5-3% dg frekwensi 4-3x dg tambahan suplemen / multivitamin boster utk meningkatkan tingkat kecernaan pakan dan meningkatkan Antibodi ikan, shg asupan pakan maksimal utk pertumbuhan ikan....

*MANAJEMEN KESEHATAN IKAN,
- dilakukan dg perawatan air dg kontrol pd dominasi probiotik shg Patoghen dpt di eliminir yg caranya adalah : rutin pembuangan kotoran, aplikasi antiseptik utk sterilisasi air dilanjutkan penebaran probiotik esok harinya....
- jaga kondisi pH air tdk besar fluktuasinya
- pemberian asupan Immunostimulan & Vit C terutama pd kondisi lingkungan yg ekstrim.

cara mudah ternak ikan lele dumbo

Budidaya ikan lele dumbo memiliki cara khusus agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Cara ternak ikan yang benar harus memperhatikan berbagai faktor seperti benih, kolam dan pakan. Begitu juga pemeliharaan lele dumbo yang dikenal pertumbuhannya cepat serta ukuran lebih besar dibanding lele lokal. Budidaya ikan di kolam organik lebih disarankan karena merupakan habitat asli ikan lele.

cara mudah ternak ikan lele dumbo

Peluang usaha ternak ikan lele masih terbuka lebar dikarenakan konsumsi masyarakat yang masih tinggi. Pecel lele adalah salah satu menu makanan khas indonesia yang berbahan dasar ikan berwarna hitam ini. Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) berasal dari benua afrika dan pertama datang ke indonesia pada tahun 1984. Ikan air tawar ini mudah dikenal dengan ciri-ciri tubuh licin, tidak bersisik, bentuk pipih memanjang serta memiliki kumis.
Apa Saja Kelebihan Yang Dimiliki Ikan Lele Dumbo?
  • Budidaya mudah dan proses pertumbuhan cepat
  • Kemampuan adaptasi lingkungan yang baik
  • Rasanya enak serta kandungan gizi yang cukup tinggi
  • Harga terjangkau sehingga mudah diterima masyarakat
Lele dumbo termasuk ikan pemakan daging (karnivora), namun pada usia benih lebih bersifat omnivora. Untuk pemijahan, induk ikan sebaiknya berumur 2 tahun atau lebih dan dapat dikawinkan sepanjang tahun.
  • Ciri induk betina : tubuh lebih pendek, mempunyai dua buah lubang kelamin dengan bentuk bulat.
  • Ciri induk jantan : tubuh lebih panjang, hanya memiliki satu buah lubang kelamin yang bentuknya memanjang.
Bagaimana Cara Usaha Budidaya Ikan Lele Dumbo?
  • Pembuatan kolam ikan
Kolam pemeliharaan dibuat dengan ukuran 7 x 5 meter dan kedalaman 1 meter. Setelah kolam tanah dibuat, keringkan selama 3 hari kemudian pada hari ke 4 taburkan kapur 100 gram per meter persegi, pupuk kandang 700 gram per meter persegi. Biarkan selama 3 hari tanpa air.
  • Penebaran benih ikan
Benih ikan lele ditebar pada pagi hari dengan jumlah 400 ekor per meter persegi untuk bibit umur 1 bulan (ukuran 5 – 110 cm)
  • Pemberian makanan tambahan
Benih lele yang sudah ditempatkan di kolam akan mendapat makanan alami yaitu hytoplankton dan zooplankton. Anda bisa memberi makanan tambahan berupa kotoran ayam, bangkai unggas yang dibakar atau sisa-sisa makanan di dapur yang dibuat adonan dan disebarkan ke kolam. Atau bisa juga tepung pelet sebanyak 0,75 gram per 1000 ekor bibit.
  • Masalah penyakit lele dumbo
Penyakit yang sering menyerang ikan lele dumbo adalah Ichthyopthirius multifiliis atau bintik putih. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan persiapan kolam budidaya yang baik, terutama pengeringan dan pengapuran.
Cara mengobati penyakit bisa dilakukan dengan menebarkan garam dapur sebanyak 200 gram per meter kubik setiap 10 hari berturut-turut.
  • Waktu panen ikan lele
Lele dumbo dapat dipanen pada umur 3 bulan terhitung sejak waktu penebaran benih ikan. Pertumbuhan badan berubah dari 10 gram menjadi 200 – 300 gram.

Budidaya ikan lele di kolam air tawar dapat menjadi bisnis sampingan dengan modal usaha kecil. Anda harus memperhatikan faktor pendukung keberhasilan usaha ternak lele mulai dari benih, kolam dan makanan ikan.

omset ternak ikan lele sangkuriang

omset ternak ikan lele sangkuriang
Jangan remehkan bisnis budidaya ikan lele, meski terlihat remehan namun keuntungan yang didapatkan jika Anda berhasil melakukan budidaya ikan lele dengan benar, Anda akan meraup keuntungan ratusan juta per sekali panen. Gak percaya? Lirik saja apa yang dilakukan Mukhlis, pembudidaya lele jenis sangkuriang di Bogor, Jawa Barat. Diakui Mukhlis, kunci suksesnya membudidayakan lele sangkuriang ini adalah manajemen usaha dan teknologi tepat guna.
“Manajemen usaha adalah cara yang benar dalam mengelola usaha agar efisien dan efektif dengan memberikan untung optimal. Manajemen tersebut meliputi pengelolaan perkolaman, bisnis dan sumber daya manusia. Ini sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya seseorang," beber Mukhlis.


Mukhlis merupakan salah satu peternak lele sangkuriang yang cukup berhasil di desanya. Selama tiga tahun ia menggeluti budidaya ikan berkumis tersebut hingga kini dia telah memiliki 37 kolam pembenihan dan 30 kolam pembesaran. Diakuinya, awal mula mendirikan budidaya ikan lele sangkurang adalah untuk menambah kegiatan sang istri, dan usaha budidaya tersebut terus berkembang. Bahkan ia juga membina sejumlah petani ikan yang datang dari berbagai daerah seperti Leuwiliang sampai Gunung Batu. "Pembinaan petani sudah dilakukan, mulai dari penangkaran benih sampai pembesaran," katanya.


Dalam menjalankan bisnisnya, ia tidak mengelola sendiri usaha budidaya ikan lele. Sebanyak delapan orang warga dipekerjakan sebagai karyawan mengurus tambak lele dalam proses sortir ikan dan saat pemanenan. Menurut Mukhlis, budidaya lele menjadi komoditas unggulan dibandingkan dengan komoditas lainnya seperti gurami, ikan mas, dan ikan nila. Keistimewaan lele sangkuriang ini salah satunya adalah dapat dipanen dalam waktu tiga bulan, sedangkan ikan gurami, emas dan nila membutuhkan waktu lebih lama yakni 8 hingga 9 bulan untuk bisa dipanen. "Saya sudah pernah mencoba budidaya gurami, ikan emas, nila dan lele sangkuriang. Dari pengalaman saya, komoditas ikan lele sangkuriang mempunyai kemampuan lebih cepat mengembalikan investasi," ujarnya.


Efisiensinya budidaya ikan lele sangkuriang menjadi dasar Muklis memilih menggeluti budidaya ikan asal Afrika tersebut. Menurut dia, budidaya ikan lele sangkuriang lebih menjanjikan dibanding budidaya lele dumbo. "Masa panen lele sangkuriang lebih cepat dibandingkan lele dumbo dan ikan tawar lain," tuturnya. Selain menyediakan lele konsumsi, Mukhlis juga menyediakan benih lele sangkuriang bagi warga Desa Cibanteng yang ingin beternak, dan hasil panennya dapat dijual kembali kepada dirinya. Hal ini dilakukan karena belum memiliki jaringan para pedagang di Pasar Bogor. Menurut dia, sejauh ini budidaya lele sangkuriang yang dijalankan warga sudah berkembang, hanya saja pada umumnya warga menghadapi persoalan terkait teknologi budidaya dan manajemen perkolaman.


Ikan lele sangkuriang yang diproduksi Mukhlis dan warga binaannya di Desa Cibanteng lebih higienis karena manajemen perkolaman yang diterapkannya berjalan sesuai aturan. "Saya jamin higienis ikan yang diproduksi, tidak menyisakan limbah dan mengoptimalkan pakan," tegas Mukhlis. Ia menambahkan, setiap dua hari kolam yang dikelola sudah dapat dipanen. Hal tersebut dikarenakan pengaturan penanaman dan banyak kolam. Saat ini ia sudah menghasilan 75 ribu benih dan 8 ton ikan lele sangkuriang per bulan dengan omzet mencapai Rp.150 juta. Jumlah tersebut, katanya, belum dapat memenuhi kebutuhan pasar lele sangkuriang, karena tingginya permintaan yang sehari dari satu pasar mencapai 1 ton.


Permintaan ikan lele sangkuriang dari Jakarta dan Bogor cukup banyak, yakni sebesar 200 ton per hari. Sementara kemampuan petani maksimal hanya 30 persen per hari. Untuk mendorong terpenuhinya permintaan pasar, Mukhlis berencana menambah jumlah kolam dari 30 menjadi 60 kolan sehingga dapat meningkatkan produksi hingga mencapai 20 ton per siklus penanaman. "Saya ingin potensi pasar tersebut diambil oleh orang Bogor. Saya berkeinginan Desa Cibanteng sebagai kawasan lele," pungkasnya.

budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal

budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal

Budidaya Lele sangkuriang dengan teknik pembesaran menggunakan kolam terpal merupakan cara ternak ikan lele konsumtif dengan biaya cukup murah dibandingkan kolam semen.
Sebelum membahas cara ternaknya kamu juga harus tahu dulu Lele Sangkuriang itu apa? Hehe. Lele Sangkuriang (Clarias Sp) merupakan jenis yang ikan yang termasuk dalam famili Claridae dan Genus Clarias. Jenis ikan lele ini saudara dekat dengan ikan lele dumbo sehingga ciri-ciri marfologinya hampri sama. Lele sangkuriang juga merupakan hasil perkawinan silang lele dumbo antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6).


1. Kelebihan Menggunakan Kolam Terpal


budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Pembuatan kolam terpal dapat kamu lakukan di perkarangan ataupun di halaman rumah. Lahan yang digunakan juga lahan yang belum dimanfaatkan atau lahan yang telah dimanfaat. Keuntungan dari kolam terpal adalah terhindar dari hewan pemangsa ikan, hewan piaran, dan ular sawah. Kolam terpal juga dilengkapi pengatur volume air yang sangat bermanfat untuk pemanen dan juga dapat membantu penyesuaian pada ketinggian air sesuai usia ikan.


2. Kontruksi Kolam
budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Tahap utama dalam budidaya ikan lele adalah wadah budidaya yang baik itu kolah tanah maupun kolam terpal. Sebelum kamu memasang kolam terpal sebaiknya cuci terlebih dahulu dengan sabun untuk menghilangkan bau lem atau bahan kimia yang dapat membunuh benih ikan. Setelah itu, pada bagian dalm terpal dapat dibersihkan dan dikeringkan selama satu hari, kolam diisi dengan air hingga 20 cm. Setelah air terisi diamkan selama 10 hari untuk proses pembentukan lumut dan pertumbuhan fito plankton. Dalam proses pendiaman selama satu minggu penuh, kamu harus memasukkan daun-daun seperti singkong atau pepaya. Hal ini betujuan agar air berwarna hijau. Air hijau berguna untuk mencegah bau yang disebabkan oleh penguapan air kolam.


3. Pemilihan Benih Unggul
budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Benih unggul dapat kamu lihat dengan memperhatikan beberapa ciri-ciri berikut:
  1. Benih terlihat aktif melakukan oksigenasi.
  2. Gesit, agresif dan cerah.
  3. Ukurannya sama rata.
  4. Warna sedikit lebih terang.
4. Penebaran Benih
budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Siapkan benih kurang lebih 1000 ekor sangkurang uk. 3 inci. Untuk ukuran kolam 3m x 4m x 1,5m. Jika kamu ingin membudidayakan ikan dalam jumlah besar maka penebaran benih dapat kamu akumulasikan dengan perbandingan sesuai ketentuan diatas. Bibit yang baru dibelijangan langsung dimasukkan ke dalam wadah atau kolam untuk budidaya, tapi harus melewati beberapa tahap perendaman yang dapat menyesuaikan benih ikan dengan air di tempat baru.


Ikuti Langkah Berikut ini:
  • Siapkan bak besar.
  • Masukan air kolam yang akan dijadikan budidaya ikan ke dalam bak.
  • Masukkan benih lel yang akan ditebar.
  • Diamkan selama kurang lebih dari 30 menit. Hal ini bertujuan agar benih ikan melakukan penyesuaian dengan air kolam untuk budidaya. Serta menghilangkan stres pada ikan setelah dipindahkan dari habitat penangkaran dan masuk ke tempat baru.
  • Setelah 30 menit benih dapat langsung ditebar ke dalam kolam ikan.
Penebaran Sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau malam hari, karena pada waktu tersebut kondisi air relatif stabil.


5. Penyortiran
budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Setelah lele berumur lebih dari 1 bulan, kamu perlu menyortir ikan dengan menggunakan bak penyortir berukuran 12 cm.
Alasan dilakukannya penyortiran dikarenakan ikan yang lebih kecil akan sulit mendapatkan makanan sehingga membuat pertumbuhannya tidak stabil dan bisa juga menjadi makanan bagi ikan-ikan yang berukuran lebih besar. Oleh karena itu, kamu harus menyiapkan dua kolam yang mempunyai ukuran sama untuk memisahkan ikan yang sudah dilakukan penyortiran.
Jika tidak memiliki lahan yang luas kamu dapat membuatnya dengan ukuran yang lebih kecil, untuk ikan yang berukuran kecil hasil sortiran. Karena hanya ikan berukuran kecil saja yang harus dipindahkan ke dalam kolam sortiran.


6. Pengaturan Kualitas Air
budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Air kolam akan berkurang selama proses penguapan maka air harus kamu tambahkan sampai tingkat air kembali ke posisi normal. Pada tingkat air 20 cm pada bulan pertama, 40 cm bulan kedua dan 80 cm pada bulan ketiga.
Warna air yang terbaik bagi ikan lele berawarna hijau yang menunjukkan bahwa kualitas air baik untuk ikan. Ketika air berubah menjadi merah, menunjukkan bahwa ikan sudah dewasa dan siap untuk panen.


7. Pakan
budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Pakan dilakukan tiga kali dalam sehari yaitu pada pukul 07.00-08.00 pagi, 17.00-18.00 sore dan malam 21.00-22.00. Makanan juga tidak harus 3 kali sehari, bisa juga menjadi 4 kali, tergantung kebutuhan ikan.
Dalam proses pakan budidaya ikan diberikan dengan menggunakan jenis sentrat ikan 781-1 karena di dalam pakan ini mengandung nutrisi yang sangat dibutuhkan ikan. Protein yang di dalamnya mengandung protein 25%, lemak 10-16%, karbohidrat 15-25%. vitamin dan mineral.
Pemberian pakan juga tidak boleh terlalu berlebihan karena akan menyebabkan timbulnya berbagai macam jenis penyakit. Akibat dari pakan yang mengendap dan tidak dimakan oleh ikan, sehingga menyebabkan amonia beracun.


8. Pengendalian Hama dan Penyakit
budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Hama dan penyakit lele tidak bisa kamu anggap remeh karena dapat mempengaruhi volume produksi, tingkat keberhasilan dalam budidaya ikan. Hama biasanya binatang seperti berang-berang, burung pemakan ikan, kucing dll. Adapun penyakit seperti virus dan bakteri.
Pencegahan dalam kamu lakukan dengan menggunakan penghalang sehingga tidak ada hewan liar yang masuk ke dalam kolam dan makan benih lele. Untuk penyakit dapat memberikan obat-obatan yang banyak kamu temukan di toko perikanan, tergantung pada jenis penyakit yang menjangkit pada lele.


9. Panen
budidaya ikan lele sangkuriang di kolam terpal
Setelah kurang dari 90 hari, ikan dapat kamu panen. Pemanenan dapat dilakukan dengan menyortir dengan memilih ikan yang layak dikonsumsi (dijual) ukuran biasanya 4-7 ekor per kg atau sesuai dengan keinginan para pembeli, maka ukuran yang kurang sesuai dapat kamu pelihara kembali atau konsumsi sendiri.









ternak ikan lele media kolam terpal

Bagi anda yang ingin ingin memulai melirik dunia bisnis, budidaya ikan lele merupakan salah satu pilihan yang cukup menjanjikan. Mengingat pertumbuhan pasar permintaan ikan lele terus meningkat dari tahun-ketahun. Apalagi saat ini ikan lele juga sangat cocok untuk di budidayakan di kolam terpal. Bahkan sudah banyak yang sukses menjalankan peternakan lele di kolam dari terpal ini.
ternak ikan lele media kolam terpal
Budi daya umumnya di lakukan di kolam kolam galian konvesional. Namun kendala yang sering dihadapi adalah ketika kolam ikan dilanda banjir. Nah dengan pembuatan kolam dari terpal ini kemungkinan tersebut bisa dihindari. Karena kolam terpal ini bisa dibuat dengan posisi berada di atas tanah dengan dinding dari kayu kemudian dilapis terpal.
 
BUDIDAYA IKAN LELE
Pertimbangan Teknis Kolam terpal
Kolam terpal ini bisa di jalankan di medan yang tidak memungkinkan untuk membudidayakan ikan. Misalnya tanah dengan medan propos, tanah pasir, ruang sempit, dan lain-lain.
 
Keunggulan:
  • Praktis dan mudah
  • Investasi kecil
  • Tidak mudah terkena banjir
  • Kontaminasi dengan tanah yang tidak diketahui kualitasnya dapat dihindari
  • Kontrol terhadap kualitas dan kuantitas air lebih mudah
  • Mudah melakukan pengeringan dan pembersihan
  • Mudah melakukan panen
  • Bisa dipindahkan
Jenis budidaya:
a. Budidaya Lele untuk Pembibitan
Bagi anda yang ingin menjalankan bisnis budidaya lele di segmen pembibitan harus memahami bahwa bisnis ini cukup menjanjikan. Kenapa demikian? karena setelah telur menetas, bibit lele langsung bisa dijual ke para peternak lele.
Sementara secara teknis bibit lele bisa memiliki ukuran 2-3 cm setelah usia penetasan sudah sekitar sebulan. Biasanya pengembangan bibit lele dilakukan pada medan kolam yang berlumpur. Biasanya di sawah dengan ukuran yang luas. Namun hal ini bisa juga di lakukan namun sebaiknya dilakukan di kolam yang berukuran besar agar bibit cepat besar. Apabila kolam terpal berukuran kecil, maka sebaiknya bibit yang dimasukan dalam jumlah kecil saja. Sebagai penunjang pertumbuhan bibit bisa di suplay dengan makanan berupa pelet setiap harinya.
Waktu yang dibutuhkan agar bibit tumbuh dengan ukuran 5-7 cm sekitar 2 bulan. Bibit yang telah menjapai ukuran ini memiliki harga jual yang lebih baik dan bisa di pasarkan ke peternak lele.


b Budidaya Lele untuk Konsumsi
Bagi anda yang membudidayakan ikan lele dengan tujuan untuk di jual sebagai lele konsumsi maka sebaiknya membeli bibit berukuran 5-7 cm lebih baik lagi bibit jenis lele Dumbo. Kenapa demikian? dalam hal ini pertimbanganya adalah ukuran bibit yang sebesar itu akan akan lebih cepat tumbuh. Sehingga panen bisa berlangsung lebih cepat dalam kurun 3-4 bulan sudah bisa dipanen. Agar hasil lebih baik dan optimal, maka sebaiknya di suplay dengan memberikan makanan seoptimal mungkin. Budidaya lele untuk konsumsi lebih lebih aman dibanding pembibitan. Karena ikan dengan usia besar lebih tahan terhadap penyakit yang menyebabkan kematian.
 
Persiapan Pembuatan Kolam Terpal
Dalam pembuatan kolam terpal ini yang harus di perhatikan adalah jumlah populasi dan luas kolam. Untuk populasi 100 ekor lele maka luas kolam terpal yang dibutuhkan adalah (P 2m x L 1m x T 0,6m) P=panjang l=lebar T=tinggi. Nah jika ingin mengembangkan dalam jumlah banyak tinggal di kalikan saja dengan lebar tersebut. Contoh (P 4m x L 2m x T 0,6) bisa menampung 200 ekor lele dan seterusnya, yang perlu di perhatikan adalah panjang dan lebar kolam.
ternak ikan lele media kolam terpal
Bahan:
  1. Terpal
  2. Kayu/ batako/ papan/ Tanah
  3. Alat lain penunjang pembuatan kerangka
Kolam bisa dibuat dengan kayu sebagai kerangka, batako, ataupun tanah. Untuk kolam dengan tanah bisa dengan menggali lobang di tanah kemudian dilapisi terpal. Sedangkan untuk kolam dengan kerangka kayu/ papan/ batako bisa di buat di atas permukaan tanah. Sebaiknya kolam diberikan pelindung peneduh di salah satu bagian kolam. Karena lele merupakan ikan yang suka bersembunyi.

Pemeliharaan dan Perawatan
Sebelum bibit dimasukan ke kolam yang sudah jadi sebaiknya kolam di isi dengan air terlebih dahulu kemudian membuat air agar kaya akan plankton (sejenis biota air yang bisa menjadi makanan bibit). Caranya dengan memberikan pupuk kompos dari kotoran sapi kedalam air secukupnya kemudian biarkan selama tiga hari sehingga plankton bisa hidup dan berkembang. Agar cepat berkembang sebaiknya lele juga di suplay dengan makanan berupa palet. Pemberian palet bisa dilakukan sebanyak 2 kali sehari. Namun akan lebih baik diberikan lebih dari 2 kali dengan porsi yang lebih sedikit tentunya. SElain palet bisa juga di suplai dengan makanan alami seperti bekicot, kerang, keoang emas, rayap dan lain-lain jika memang ada di sekitar kita. Makanan alami ini selain menghemat pengeluaran juga sangat bermanfaat menunjang kebutuhan gizi lele.

Pergantian air kolam juga diperlukan, meskipun lele termasuk jenis ikan yang tahan terhadap kondisi berbagai jenis air. Akan tetapi dengan kondisi air yang tidak di ganti dalam jangka waktu lama akan membuat kualitas air menjadi buruk dan bau. Tentunya akan berdampak pada munculnya bebagai penyakit yang bisa menyerang lele. Pergantian air sebaiknya dilakukan dengan membuang 10-30% air di kolam dan menambahkan jumlah yang sama, setiap seminggu sekali atau 2 minggu sekali, artinya bukan mengganti semua air. Ketika usia lele sudah mencapai 1 bulan di kolam maka seleksi dan pemisahan harus dilakukan. Hal ini mengingat pertumbuhan lele tidak sama antara satu dan yang lainya. Dengan memisahkan lele yang terlam bat tumbuh bertujuan agar mereka tidak kalah bersaing mendapat makanan dengan lele yang telah tumbuh lebih besar. Demikian ternak ikan lele media kolam terpal agar bisa berhasil dan sukses, semoga bermanfaat.

budidaya alami ikan lele dumbo

Budidaya ikan lele dumbo memiliki cara khusus agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Cara ternak ikan yang benar harus memperhatikan berbagai faktor seperti benih, kolam dan pakan. Begitu juga pemeliharaan lele dumbo yang dikenal pertumbuhannya cepat serta ukuran lebih besar dibanding lele lokal. Budidaya ikan di kolam organik lebih disarankan karena merupakan habitat asli ikan lele.
budidaya alami ikan lele dumbo
Peluang usaha ternak ikan lele masih terbuka lebar dikarenakan konsumsi masyarakat yang masih tinggi. Pecel lele adalah salah satu menu makanan khas indonesia yang berbahan dasar ikan berwarna hitam ini. Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) berasal dari benua afrika dan pertama datang ke indonesia pada tahun 1984. Ikan air tawar ini mudah dikenal dengan ciri-ciri tubuh licin, tidak bersisik, bentuk pipih memanjang serta memiliki kumis.
Apa Saja Kelebihan Yang Dimiliki Ikan Lele Dumbo?
  1. Budidaya mudah dan proses pertumbuhan cepat
  2. Kemampuan adaptasi lingkungan yang baik
  3. Rasanya enak serta kandungan gizi yang cukup tinggi
  4. Harga terjangkau sehingga mudah diterima masyarakat
Lele dumbo termasuk ikan pemakan daging (karnivora), namun pada usia benih lebih bersifat omnivora. Untuk pemijahan, induk ikan sebaiknya berumur 2 tahun atau lebih dan dapat dikawinkan sepanjang tahun.
  • Ciri induk betina : tubuh lebih pendek, mempunyai dua buah lubang kelamin dengan bentuk bulat.
  • Ciri induk jantan : tubuh lebih panjang, hanya memiliki satu buah lubang kelamin yang bentuknya memanjang.
Bagaimana Cara Usaha Budidaya Ikan Lele Dumbo?
  • Pembuatan kolam ikan
Kolam pemeliharaan dibuat dengan ukuran 7 x 5 meter dan kedalaman 1 meter. Setelah kolam tanah dibuat, keringkan selama 3 hari kemudian pada hari ke 4 taburkan kapur 100 gram per meter persegi, pupuk kandang 700 gram per meter persegi. Biarkan selama 3 hari tanpa air.
  • Penebaran benih ikan
Benih ikan lele ditebar pada pagi hari dengan jumlah 400 ekor per meter persegi untuk bibit umur 1 bulan (ukuran 5 – 110 cm)
  • Pemberian makanan tambahan
Benih lele yang sudah ditempatkan di kolam akan mendapat makanan alami yaitu hytoplankton dan zooplankton. Anda bisa memberi makanan tambahan berupa kotoran ayam, bangkai unggas yang dibakar atau sisa-sisa makanan di dapur yang dibuat adonan dan disebarkan ke kolam. Atau bisa juga tepung pelet sebanyak 0,75 gram per 1000 ekor bibit.
  • Masalah penyakit lele dumbo
Penyakit yang sering menyerang ikan lele dumbo adalah Ichthyopthirius multifiliis atau bintik putih. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan persiapan kolam budidaya yang baik, terutama pengeringan dan pengapuran.
Cara mengobati penyakit bisa dilakukan dengan menebarkan garam dapur sebanyak 200 gram per meter kubik setiap 10 hari berturut-turut.
  • Waktu panen ikan lele
Lele dumbo dapat dipanen pada umur 3 bulan terhitung sejak waktu penebaran benih ikan. Pertumbuhan badan berubah dari 10 gram menjadi 200 – 300 gram.

Budidaya ikan lele di kolam air tawar dapat menjadi bisnis sampingan dengan modal usaha kecil. Anda harus memperhatikan faktor pendukung keberhasilan usaha ternak lele mulai dari benih, kolam dan makanan ikan.

budidaya ikan lele kolam tembok menguntungkan

Hampir segala jenis ikan dapat dibudidayakan dan dibesarkan pada kolam semen. Kolam Semen merupakan kolam yang bagian dasar kolam dan pematangnya di beton sehingga tidak mudah rusak (permanen). Untuk kolam dengan luasan 100 m², lebar pematang cukup dibuat dengan lebar 30-40cm dengan ketingian 1-1,5m.
budidaya ikan lele kolam tembok menguntungkan
Hal yang perlu diperhatikan untuk pembuatan kolam semen :
  1. Konstruksi dasar kolam harus dibuat melandai ke titik pusat pintu keluar dengan kemiringan minimal 5°.
  2. Saluran pipa pembuangan/ pemasukan air dibuat dengan pipa PVC 3″.
  3. Pipa pengeluaran diusahakan agar dapat mengeluarkan lapisan dasar karena lapisan tersebut banyak mengadung bahan endapan lumpur dari sisa makanan dan kotoran ikan.
  4. Biaya yang diperlukan untuk pembuatan kolam semen cukup tinggi.
Kolam Semen relatif aman dari berbagai hama dan resiko rusak / kebocoran. Selain itu dari segi estetika, kolam semen juga lebih rapi dan enak dipandang. Jika kita ingin membudidayakan ikan lele secara berkelanjutan dalam waktu yang lama, maka kolam semen adalah sebuah pilihan yang sangat baik sebagai media pembesaran maupun pembenihan ikan lele.

tips mudah ternak ikan lele

beternak lele itu tidaklah terlalu sulit, seperti kebanyakan orang bilan bahwa kalau ada air yang melimpah dan tanah kosong yang cukup luas dan kita punya niat untuk beternak lele maka semua tidak ada kata sulit. selain itu berternak lele dapat menjadi hiburan tersendiri untuk hasil sangat memuaskan, dan ternak lele tidak membutuhkan biaya yang banyak cukup 4 juta kita bisa ternak lele dengan hasil yang memuasakan dan keuntungan yang besar, dijamin klu punya niatan yang kuat 3 panenan sudah kembali modal, saya sekali panen 2 bulan, tp normalnya 3 bln, nggak percaya buktikan dan silakan ternak lele?
Nah untuk itu kami akan berbagi cara tentang lele yang dihimpun dari berbagai sumber untuk beternak lele salah satunya adalah seperti contoh dibawah ini :
tips mudah ternak ikan lele
  1. siapkan lahan minimal luasnya 12m x 8m
  2. buat lahan tersebut menjadi 4 bagian, 2 bagian 3m x 4m, dan dua bagian lagi 3m x 5m
  3. buatlah rancangan pagar persegi yang terbuat dari bambu seperti ukuran diatas untuk tempat terpal ( biaya kurang lebih 500 ribu )
  4. siapkan terpal plastik ukuran 5m x 6m = 2 buah dan ukuran 5m x 7m = 2 buah ( harga 600 ribu )
  5. klu terpal sudah siap maka kita bisa mengisi air didalam terpal ketinggian 30 cm,diamkan selama semalam kemudian dibuang airnya. dan kita isi lagi terpal tersebut dengan air dengan ketinggian 30 cm
  6. kemudian kita bisa beli bibit lele, usahakan bibit lele ukuran 7 - 9 harga @Rp. 130 per ekor ( 10.000 ekor x 130 = 1.300.000
  7. beli pakan pelet 8 karung harga @ Rp.200rb (NB : diberi pakan tambahan, seperti batang ayam, usus ayam, bekecot, dll
  8. dan dalam waktu 2 - 3 bln kita sudah siap panen, biasanya hasil panen minimal 600 kg maksimal 9oo kg, dan rata2 750 kg, ( 750 kg x 9.000 = Rp. 6.750.000 ), dan hasilnya (laba) anda hitung sendiri
  9. selamat mencoba beternak lele
untuk pemula hati - hati dengan cara memberi makan bibit lele, karena kalau anda salah cara memberi makan bibit ikan lele maka pertumbuhannya juga akan lamban, kemudian lihat airnya kalau airnya sudah bau harus segera di ganti,air kotor itu belum tentu bau jadi dilihat kalau ikan lelenya kok mengambang maka airnya minta diganti, cara ganti ada 2 cara yang pertama air di keluarkan setengan bagian kemudian di isi air yang baru sebanyak air yang dikeluarkan tadi, cara yang kedua ganti airnya dengan menguras semua airnya kemudian ganti yang baru sma seperti yang tadi.
klu semua cra tadi sudah dipraktekkan maka ikan lele anda setelah 2 bln - 2,5 bln bisa dipanen


makanan lele adalah pelet apung, dan ikan lele 1 kg itu membutuhkan pakan pelet apung 1kg,klu anda hitung-hitung pakan lele dan bibit maka hitungan ternak ikan lele tidak ada labanya, karena biaya pakan lele dan bibit sama dengan uang hasil lele yang dipanen, cara yang bisa mengirit pakan lele adalah dengan cara memberi pakan tambahan seperti di desa saya brondong diberi pakan ikan plirik (ikan yang terbuang dengan harga yang sangat murah) per kg harganya antara Rp. 1.500 - Rp. 2.000, kiota bandingkan dengan harga pelet lele 1 kg nya Rp. 7.000, dan klu normalnya ikan lele 10.000 ekor akan menghabiskan pakan pelet 16 karung (30kg), klu kita siasati dengan pakai pakan tambahan maka sampai panen akan membutuhkan 8 karung, saya biasanya cuma habis 6-8 karung sampai panen dengan saya beri pakan tambahan.
selamat mencoba !!!!!!!