Showing posts with label Artikel Perkebunan. Show all posts
Showing posts with label Artikel Perkebunan. Show all posts

Wednesday, November 2, 2016

PROSPEK MENANAM JENGKOL

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-tanaman-buah-manggis.html


Baru-baru ini kita dihebohkan dengan harga jengkol yang setinggi langit, rasa-rasanya kok ya kebangetan harga jengkol sedemikian tinggi. Jengkol dikenal sebagai makanan rakyat, dari tukang becak sampai pejabat banyak yang menyukai semur jengkol. Kalau Anda ke warteg pasti tuh tersedia semur jengkol. Sesuai dengan hukum klasik ekonomi, kalau permintaan tinggi dan persediaan terbatas maka otomatis harga akan naik. Jengkol sendiri sering menjadi bahan olok-olok namun tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk menyantapnya. Oleh karena itu JENGKOL SANGAT REKOMENDASIKAN UNTUK DI BUDIDAYAKAN
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-tanaman-buah-manggis.html
Tanaman jengkol merupakan tanaman khas Indonesia. Aromanya yang khas serta rasanya yang bagi sebagian orang adalah nikmat menjadikan jengkol sebagai salah satu makanan populer. Jengkol sudah banyak diketahui memiliki beragam khasiat yang baik untuk kesehatan kita. Buah jengkol mengandung unsur Kalium yang tinggi dan berguna dalam menjaga fungsi jantung. Daunnya dapat digunakan untuk obat diabetes setelah direbus dengan air dan kemudian diminum

Habitat Tanaman Jengkol Secara geografis, tanaman jengkol terdistribusi secara luas di daerah Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darusalam. Tanaman tropis ini memiliki buah yang sebenarnya adalah biji atau polong dari buah yang sebenarnya. Tiap polong terdapat kurang lebih 5-7 buah. Pohon jengkol sendiri mampu tumbuh hingga mencapai 10-27 meter. Selain itu, pohon jengkol juga memiliki akar yang dalam sehingga mampu menyerap air tanah. 


Pemilihanan Tanam jengkol Pohon  jengkol merupakan tanaman yang dapat tumbuh dimana saja. Di pedesaan puntanaman jengkol terkadang sering tumbuh dengan sendirinya di lahan pekarangan rumah atau hutan. Sebagai tanaman asli daerah tropis, tanaman jengkol lebih pantas ditanam di tanah dataran rendah. 

Tanaman jengkol membutuhkan kadar penyinaran yang tinggi sepanjang hari, oleh karena itu pastikan lahan tanam jengkol anda tidak tertutup dari sinar matahari. Selain itu, sebagai tanaman daerah tropis, pohon jengkol membutuhkan pasokan air yang tinggi yang juga diikuti dengan kadar kelembaban yang cukup. Pohon jengkol yang cukup adaptatif dapat ditanam dimanapun asalkan dekat dengan sumber air.
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-tanaman-buah-manggis.html


Meskipun pohon jengkol dapat tumbuh dimana saja dan tidak membutuhkan lahan khusus, akan tetapi perlu diperhatikan waktu mulai penanaman. Berdasarkan pengamatan, pohon jengkol akan lebih mudah berkembang apabila ditanam di awal musim hujan. Pohon akan lebih cepat tumbuh dan berkembang. Hal ini tentunya akan membuat pohon jengkol lebih cepat berbuah. 

Pembibitan dan Penanaman Jengkol

Pohon jengkol memang dapat ditumbuhkan dengan dua cara, yaitu dengan ditanam dari bijinya atau melalui cara cangkok. Untuk memperoleh bibit jengkol, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan kantong plastik tanam ukuran kecil yang sudah diisi tanah didalamnya. 

Tanamlah biji jengkol di dalam plastik tanaman yang berisi tanah subur tersebut. Sirami secara teratur hingga tumbuh kecambag jengkol yang akan muncul kurang lebih dua hingga tiga minggu kemudian, Setelah kecambah jengkol muncul, saatnya bibit tersebut dipindah ke lahan yang lebih besar yang sudah disiapkan. Berikanlah pupuk secara teratur agar pohon dapat tumbuh secara sehat. Berikanlah perlindungan pada saat tanaman masih muda agar tidak diganggu hama. 

Upaya penanaman atau budidaya tanaman jengkol sendiri masih belum banyak di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan jengkol biasanya tumbuh secara liar. Untungnya tanaman jengkol mudah tumbuh. Pohon jengkol bisa ditumbuhkan dari bijinya ataupun dengan cara cangkok. Tanaman jengkol yang ditanam melalui biji atau bibit akan mulai berbuah apabila telah berumur lima tahun atau lebih. Apabila pohon jengkol tumbuh melalui proses cangkok, maka jangka waktu berbuahnya akan jauh lebih pendek.

Perawatan pohon jengkol juga harus diperhatikan dari ancaman hama yang dapat menyerang. Hama umum tanaman jengkol adalah ular dan tupai. Selain itu, terkadang jengkol mengalami serangan hama “boloren” yang berakibat fatal bagi pohon jengkol tersebut. Selain itu semut rangrang yang sering bersarang di pohon jengkol dapat merusak bunga dan bakal buah. Jamur juga menjadi salah satu ancaman, selain munculnya cendawan dan blendok. Tentunya harus dipikirkan cara menyingkirkan hama pengganggu tersebut. Selain dengan penyiangan dan pembersihan dahan dan daun-daun yang bisa digunakan untuk sarang semut, juga harus dilakukan penyemprotan fungisida untuk membunuh jamur pengganggu.
Panen Umur sekitar lima tahun jengkol sudah bisa berbuah, jika dengan cara vegetatif seperti cangkok atau okulasi, umur berbuahnya bisa lebih pendek lagi. Satu pohon jengkol yang sudah cukup umur bisa menghasilkan jengkol bersih yang sudah dikupas 15-20 kg. 
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-tanaman-buah-manggis.html
Manfaat dan Bahaya Jengkol
Buah jengkol ternyata kaya akan kandungan gizi. Menurut sebuah penelitian, dari 100 gram biji jengkol terkandung 133 kkal energi, 23,3 gram protein, 20,7 gram karbohidrat, 240 SI vitamin A, 0,7 mg vitamin B, 80 mg vutamin C, 166,67 mg fosfor, 140 mg kalsium, 4,7 mg zat besi dan 49,5 gram air. 

Dengan berbagai kandungan gizi yang dipunyai, dipercaya jengkol atau jering (Archidendron jiringa) mampu mencegah gangguan diabetis, menurunkan kadar gula dan dapat menjaga kesehatan jantung. Pemanfaatan buah (biji) jengkol beraneka ragam, mulai dimakan segar lalapan, diolah semur jengkol, hingga dijadikan kue dan keripik atau emping jengkol. 

Namun jengkol juga mempunyai efek negatif. Pertama, jengkol mengandung asam jengkolat yang tinggi sehingga bila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penumpukan kristal di saluran urin. Gejalanya mulai nyeri pada perut dan kadang-kadang muntah, nyeri waktu buang air kecil, urin berdarah, pengeluaran urin sedikit dan terdapat titik-titik putih seperti tepung bahkan urin tidak bisa keluar sama sekali. Kedua, bau buah jengkol sebenarnya tidak terlalu menyengat, tetapi setelah dikonsumsi akan memberi efek bau yang tidak sedap baik bau nafas maupun bau urine.
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-tanaman-buah-manggis.html
MANFAAT JENGKOL

Jengkol dan pete, inilah dua buah yang dianggap seperti pasangan sejoli karena baunya yang sama-sama menyengat dan sering dihindari orang. Banyak yang menganggap bahwa kedua jenis buah itu tidak layak dikonsumsi atau mungkin malu untuk mengkonsumsinya meski suka. Baunya memang jadi masalah utama bagi penikmatnya. Karena itulah kedua buah ini sering digolongkan sebagai makanan kelas rendah; selain karena murah, tak banyak kalangan orang berada yang mau memakannya. Tapi tahukah anda bahwa jengkol dan pete memiliki berbagai manfaat yang sangat penting untuk tubuh kita? Berikut ini adalah faktanya.

Pertama adalah jengkol. Jengkol sendiri terdiri dari berbagai vitamin, asam jengkolat, mineral, dan serat yang tinggi. Jengkol memiliki khasiat diuretic yang dapat membantu melancarkan pembuangan urine, dan hal ini sangat menguntungkan bagi penderita penyakit jantung koroner. Seratnya dapat melancarkan buang air besar, dan secara tidak langsung dapat membantu melangsingkan perut yang buncit akibat sulit BAB. Karena itu juga jengkol digunakan sebagai bahan cuci perut yang ampuh selain apel.

Manfaat lainnya adalah mencegah penyakit diabetes/kencing manis dikarenakan kandungan asam dan mineralnya. Namun asam jengkolat yang terdapat di jengkol berupa kristal dan tidak mudah larut oleh air. Karena itu saran dalam mengkonsumsi jengkol adalah jangan berlebihan, karena ginjal bisa jadi tidak dapat menyaring asam tersebut dalam jumlah yang kelewat banyak hingga akhirnya mengalami sulit berhenti buang air kecil atau sering disebut anyang-anyangan.

Sedangkan pete/petai, memiliki manfaat yang lebih banyak lagi dibandingkan jengkol. Dan menurut saya bau pete lebih menyengat jika dibandingkan saudaranya; jengkol. Yah, mungkin ini bayaran dari banyaknya untung yang didapat jika memakan pete—yaitu baunya juga lebih menyiksa. Pete mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa dan dikombinasikan dengan serat tinggi.

Kandungan gula ini membuat pete jadi banyak diambil manfaatnya sebagai penambah tenaga. Tak heran jika banyak atlit yang menkonsumsi pete untuk menjaga tubuh mereka agar tetap fit. Penelitian juga menyebutkan bahwa dengan menkonsumsi 2 porsi pete per hari dapat menambah suplai tenaga hingga 90 menit.

Kandungan tryptophan dan vitamin B6 di dalam pete juga bisa membantu emosi seseorang untuk menjadi lebih tenang dan bisa mengurangi tingkat depresi. Bagi para penderita tekanan darah tinggi, buah ini juga termasuk makanan yang aman dikonsumsi. Ini karena banyaknya kalium yang terkandung di pete tetapi rendah garam. Begitu tingginya kandungan kalium di pete hingga membuat FDA Amerika member ijin kepada perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi terhadap kemampuan pete dalam menekan resiko darah tinggi dan stroke.

Kaliumnya yang tinggi juga dapat meningkatkan konsentrasi otak dan secara tidak langsung membantu menumbuhkan kecerdasan anak di usia pertumbuhan. Pete juga bisa membantu orang yang ingin berhenti dari kecanduan rokok. Kandungan vitamin B6, B12, magnesium dan kaliumnya dapat menekan kebutuhan nikotin dan membuat orang tersebut justru merasa tak perlu lagi dengan nikotin. Olesan buah pete pada kulit juga bisa menghindari Anda dari gigitan nyamuk. Jadi tidak perlu membuang uang beberapa ratus perak untuk lotion nyamuk, karena olesan pete pun tak kalah ampuh dan lebih alami. Tapi sayangnya cara ini akan sedikit mengganggu karena dijamin kulit Anda jadi bau pete juga. Hm, yang satu ini kurang efisien, ya.
Selain manfaat-manfaat tersebut, masih banyak lagi segudang manfaat pete yang membuat buah ini menjadi perhatian ahli medis. Antara lain mencegah kegemukan, mengobati anemia, mengobati sembelit, memulihkan seseorang dari mabuk, menyembuhkan luka lambung, mengatur suhu tubuh, bahkan untuk menghaluskan kulit juga—dan pete jadi banyak diekspor ke negara-negara China, Jepang, Korea sebagai bahan kosmetik.

Tidak hanya di Asia, jengkol dan petai sudah mendunia dan penyebarannya benar-benar dirasa bermanfaat bagi orang-orang. Jika disini kita seringkali malu kalau ketahuan makan jengkol dan pete, di luar negeri orang-orang justru mencarinya dan tak keberatan untuk menjadikannya sebagai cemilan harian mereka. Meskipun baunya tak sedap, tapi demi manfaatnya yang begitu besar menjadikan kedua buah ini pantas dinomorsatukan. Asal tidak ada orang lain yang kebauan—cukup diri sendiri saja, hehe—maka tidak masalah lagi jika kita menkonsumsi jengkol dan pete, ya kan?
Sumber: Indo Leaks, askep-askeb

JENIS TANAMAN PERKEBUNAN PALING BERPROSPEK TINGGI

Tanaman perkebunan lebih dominan dibudidayakan dengan volume luasan dan area yang sangat luas dengan jangka waktu budidaya tertentu dan perencanaan untuk mengolah hasil dari tanaman tersebut. Tanaman perkebunan sangat identik dengan komponen Industri-industri besar, menyerap lebih banyak lapangan pekerjaan dan menjadi sumber pendapatan negara(investasi modal dalam negeri dan asing) untuk menjadikan produk hasil bumi berstandar internasional untuk tujuan ekspor di seluruh dunia.


Kelapa sawit (Elaeis quineensis Jacq.).
Merupakan komoditas perkebunan penghasil minyak nabati terbesar kedua (2) di dunia, Produk hasil olahan yang dihasilkan minyak makan, minyak industri dan bahan bakar (biodesel) dan saat ini tanaman kelapa sawit telah menyebar diseluruh penjuru Indonesia.
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html


Tanaman Kapas (Gossypium sp).
Merupakan tanaman komoditas industri perkebunan yang paling komersial dan penting. Terdapat negara-negara produsen kapas dunia antara lain; China, Amerika Serikat, India, Pakistan, Brazil dan Mesir. Pemanfaatan bahan baku serat kapas banyak dipergunakan untuk industri tekstil, industri kertas, dan industri bahan perekat. Tanaman berbentuk semak atau pohon, dapat tumbuh didaerah beriklim tropis dan subtropis akan tetapi tumbuh optimal dan dominan dibudidayakan(panduan teknis budidaya tanaman kapas)didaerah tropis,bisa mencapai ketinggian 3 meter yang berasal dari negara India.


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html


Tanaman Karet (Hevea brasiliensis).
Merupakan komoditas perkebunan penghasil getah (lateks)terbesar kedua (2) di dunia dan cukup komersial dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Produk hasil olahan tanaman karet terbesar dibidang industri otomotif (bahan baku pembuatan ban) dan produk alat kesehatan. Tanaman tumbuh optimal didaerah Tropis bisa sadap atau diambil getah nya, setelah memasuki umur tanam 5-7 tahun yang merupakan tanaman asli dari negara Brazil dan sangat mendunia karena peranan penting (urgent) untuk dimanfaatkan berbagai jenis keperluan hidup dimasyarakat modern. Penerapan teknis budidaya karet baik dan benar mulai dari pemilihan klon bibit unggul dan pemeliharaan menjadi kunci keberhasilan pembudidayan.


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html


Tanaman Kopi (Coffee sp).
Merupakan komoditas perkebunan penghasil biji kopi terbesar ketiga (3) di dunia,tanaman yang berasal dari benua Afrika yang telah mendunia. Terdapat jenis-jenis tanaman kopi antara lain; kopi arabika, kopi robusta dan kopi liberika,yang produk hasil olahan dari pembudidayaan (panduan budidaya tanaman kopi) biji kopi banyak digunakan dalam industri pangan (makan dan minuman), industri kosmetik dan farmasi


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.).
Merupakan komoditas perkebunan penghasil biji dan bubuk coklat terbesar ketiga (3) di dunia.tanaman tergolong familiy Strerculiaceae yang berasal dari hutan-hutan Amerika Selatan. Tanaman ini pertama kali dibudidayakan oleh bangsa Indian Aztec. Tanaman kakao memiliki 3 jenis antara lain jenis: Criollo,Forestero dan Trinitario. Pemanfaatan hasil budidaya tanaman kakao terdapat pada biji kakao tersebut yang banyak digunakan untuk Industri Makan dan Minuman, Industri Kecantikan (Parfum dan Kosmetik)


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Tebu (Saccharum L.).
Merupakan tanaman komoditas perkebunan paling komersial penghasil bahan baku gula dan vetsin. Tanaman dengan famili Poaceae yang berkerabat dekat dengan jenis tanaman rumput-rumputan seperti: jagung, padi,sorgum dan gandum. Produk hasil olahan tanaman tebu dominan digunakan sebagai industri makan (makan dan minum),farmasi dan pakan ternak.
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html


Tanaman Teh (Camellia sinensis).
Tanaman komoditas perkebunan dari famili Theaceae penghasil daun teh,spesies tanaman yang berasal dari negara Cina yang penyebaran telah ditanam di seluruh dunia. Produk hasil olahan tanaman teh banyak digunakan untuk industri pangan (makan dan minuman),industri kecantikan (kosmetik),Industri kesehatan dan obat herbal. Terdapat jenis-jenis teh ternama dunia seperti : teh hitam,teh hijau,teh putih dan teh olong.
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Kelapa (Cocos nucifera).
Merupakan tanaman komoditas perkebunan famili Arecaceae yang berkerabat dekat dengan tanaman Aren yang berasal dari pesisir Samudera Hindia, hampir keseluruhan bagian tanaman kelapa bisa dimanfaatkan. Produk hasil olahan tanaman kelapa berupa kopra (minyak kelapa) dan air kelapa (bahan baku nata dan jelly).
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Tembakau (Nocotina tabacum sp).
Tanaman tembakau merupakan tanaman beriklim Tropis yang berasal dari benua Amerika pertama kali temukan oleh Columbus,yang awalnya tanaman tembakau merupakan tanaman hias dan tanaman obat-obatan yang ditanam di Eropa, namun di negara Spanyol berkembang dan dimanfaatkan sebagai cerutu. Di Indonesia tanaman tembakau masuk melalui pintu pedagangan yang pemanfaatan dan pembudidayaan tembakau (teknis budidaya) kini berkembang sebagai bahan obat-obatan,industri bahan baku rokok dan cerutu dan bahan baku pestisida.

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Lada (Piper nigrum L.).
Tanaman Lada merupakan jenis tanaman komoditi perkebunan strategis, berbentuk semak dengan sifat merambat atau menjalar memiliki penamaan ilmiah Piper nigrum Linn,tumbuh baik di daerah Tropis yang berasal dari negara India. Budidaya tanaman lada di Indonesia masih menerapkan sistem tanam tumpang atau tanaman sela (pendamping tanaman utama),pemanfaatan biji lada banyak digunakan sebagai;bumbu dapur, industri kesehatan,farmasi dan obat herbal. 

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Cengkeh (Syzygium aromaticum).
Tanaman Cengkeh merupakan jenis tanaman komoditi perkebunan strategis dari famili Myrtaceaedengan penamaan ilmiah Syzygum aromaticum.L,tumbuh subur di daerah Tropis yang berasal dari Kepulauan Maluku, Indonesia. Di indonesia terdapat tiga (3) jenis tanaman cengkeh yang banyak dibudidayakan antara lain; Zanzibar, Sikotok dan Siputih. Pemanfaatan dalam budidayanya (panduan budidaya cengkeh) digunakan untuk bahan makan (bumbu dapur), penguat cita rasa dan aroma pada minuman, industri farmasi (kesehatan), minyak atsiri (kosmetik/parfum) dan industri obat herbal.


http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Kayu Manis (Cinnamomum,sin.C.zeylanicum).
Merupakan tanaman komoditas perkebunan asli Indonesia memiliki prospek yang menjanjikan penghasil bahan baku kayu manis bercita rasa dan beraroma tinggi. Keseluruhan bagian tanaman dari kayu manis mampu menghasilkan aroma akan tetapi kualitas aroma tertinggi terdapat di batang (kulit),tanaman kayu manis sangat indentik sebagai pelengkap bumbu dapur beraroma,manis dan pedas. Pemanfaatan budidaya tanaman kayu manis menghasilkan hasil olahan bahan baku kayu manis merambah industri pangan (bumbu dapur),industri kesehatan dan industri obat herbal.

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Panili (Vanilla planifolia).
Tanaman Panili merupakan tanaman komoditi perkebunan memiliki prospek yang menjanjikan bernilai komersial dan strategis, tanaman yang tumbuh merabat atau menjalar masih satu kerabat dengan tanaman anggrek (Orchidaeceae) yang berasal dari negara Meksiko. Budidaya tanaman panili yang pemanfaatanya banyak diperuntukan untuk penguat aroma dan rasa pada makanan dan minuman.
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Pala (Myristica fragrans).
Merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomis tinggi karena hampir keseluruhan bagian tanaman pala dapat dimanfaatkan. Pemanfaatan dalam budidaya tanaman pala seperti; biji, bunga(fuli) dan daging buah, banyak digunakan untuk industri makanan dan minuman, industri pengawetan ikan, industri kecantikan (kosmetik dan parfum), industri pembuatan sabun dan industri obat herbal. Di Indonesia terdapat sentra komoditas pala terbesar antara lain; Kepulauan Maluku,Sulawesi Utara dan Aceh.

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/jenis-tanaman-perkebunan-paling.html

Tanaman Rami (Linum usitatissimum).
merupakan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomis tinggi sebagai penghasil serat pembuat pakaian dan karung goni yang mempunyai kualitas nomer satu (1). Tanaman rami telah lama dibudidayakan manusia 5000-6000 SM di Mesir,sebelum manusia mengenal benang yang terbuat dari kapas sebagai bahan baku tekstil. Pemanfaatan serat rami di mesir pada saat itu digunakan sebagai pembalut dan pelapis mumi.



www.seputarpertanian.com

Sunday, June 1, 2014

CARA MENANAM LADA

CARA MENANAM LADA

PEMBIBITAN


Bahan tanaman dapat berasal dari stek maupun biji.

A. Bahan Bibit Asal Biji
  • Hanya dipakat kalau tidak ada lagi bahan stek karena biayanya sangat mahal.
  • Bahan bibit diambilkan dari biji yang betul-­betul sudah tua, dan dari buah yang terisolir yaitu buah-buah yang tandannya di­bungkus pada waktu masih berupa bunga.

B. Bahan bibit asal stek.
  • Cara ini lazim dipergunakan karena mudah dan murah.
  • Syarat-syarat bahan stek yang baik :
    • Berasal dari sulur panjat yang tumbuhnya keatas dan melekat pada pohon sandaran.
    • Panjang stek sekurang-kurangnya 7 ruas (dapat diambil terus menerus dari satu tanaman).
    • Stek diambil dari batang yang sudah agak mengayu dan dari tanaman yang sudah berumur ± 2 tahun.
    • Pohon induk harus kuat, pertumbuhan bagus, dan daun berwarna hijau tua.

PERSIAPAN DAN PENANAMAN DI KEBUN

Persiapan di kebun.
  • Sediakan tiang-tiang pemanjat (pendukung). Tiang pemanjat ada 2 macam yaitu:
      • Tiang kayu/beton.
      • Pohon hidup (dadap minyak, dadap duri).
  • Tiang-tiang pemanjat ditanam dengan jarak 2,5 x 2,5 m.
  • Lubang tanaman dibuat disekeliling tiang pemanjat dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm.
  • Apabila tanah miring buatlah teras-teras atau tanamlah tanaman penutup tanah.
  • Pada tanah yang datar buatlah selokan-selokan pembuang air.

Penanaman di kebun.
  • Stek langsung ditanamkan pada lubang tanam yang telah dipersiapkan didekat tiang pemanjat.
  • Bagian stek yang dimasukkan kedalam tanah adalah 4 buku/ruas.
  • Stek diletakkan miring didekat permukaan tanah.
  • Sebaiknya tanah galian terlebih dahulu dicampur dengan pupuk kandang/kompos secukupnya.
  • Berilah pelindung pada stek yang baru ditanam tersebut.

PEMELIHARAAN.

  • Bersihkan kebun dari rerumputan pengganggu.
  • Pangkaslah pohon-pohon pemanjat, pada musim penghujan dengan pemangkasan berat dan pada musim kemarau dengan pemangkasan ringan.
  • Ikatlah tanaman pada tiang-tiang pemanjat agar tanaman melekat pada tiang sebelum akar perekat menjadi kuat.
  • Yang diikat hanyalah cabang yang tumbuh keatas sedangkan cabang-cabang samping tidak perlu.
  • Buanglah cabang-cabang pada pangkal pohon yang menutup tanah.

Pemangkasan.

Tujuan :
  • Untuk memperoleh cabang samping (cabang buah) yang lebih banyak.
  • Untuk mendapatkan pohon yang rimbun.

Cara pemangkasan :
  • Pemangkasan dilakukan pada ruas yang tidak terdapat cabang-cabang samping.
  • Apabila tanaman sudah mempunyai 8 atau 9 ruas maka harus dipangkas pada ketinggian 25-30 cm dari tanah.
  • Tunas yang tumbuh dari batang stek utama harus dipangkas pula dan pangkasannya dapat dijadikan sebagai bahan stek.
  • Sulur-sulur yang kemudian tumbuh diikatkan ketiang pemanjat dan bila telah lebih dari 10 ruas dipangkas lagi hingga tinggal 3-4 ruas dari pangkasan pertama.
  • Pemangkasan dilakukan terus sampai sulur mencapai ujung tiang pemanjat.

PEMUPUKAN TANAMAN LADA.

Untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil yang tinggi tanaman lada perlu diberikan pupuk organis (pupuk kandang, kompos) dan pupuk anorganis (pupuk buatan).
Pupuk organis diberikan sebagai pupuk pendahuluan sebanyak 5-10 kg per lubang tanaman. Untuk pupuk buatan dapat diberikan pupuk Urea, TSP dan KCL.

Dosis pupuk.

Dosis pupuk tergantung kepada kesuburan tanah, umur tanaman, dan lain-lain.
Sebagai pedoman umum pemupukan lada dengan Urea, TSP dan KCL dapat dijelaskan sebagai berikut:

a. Untuk tanaman muda:

I. Umur 8-12 bulan:

Urea : 50 gr/pohon/tahun.
TSP : 25 gr/pohon/tahun.
KCL : 20 gr/pohon/tahun.

II. Umur 1-2 tahun:

Urea : 100 gr/pohon/tahun. 
TSP : 50 gr/pohon/tahun. 
KCL : 40 gr/pohon/tahun.

III. Umur 2-3 tahun: 

Urea : 200 gr/pohon/tahun.
TSP : 100 gr/pohon/tahun.
KCL : 80 gr/pohon/tahun.

b. Untuk tanaman yang sudah berproduksi.

Dosis pupuk yang diberikan sebagai berikut:

Urea : 400 — 500 kg/Ha/Tahun. 
TSP : 400 - 500 kg/Ha/Tahun. 
KCL : 300 — 375 kg/Ha/Tahun.

Waktu pemupukan.
Pemupukan dilakukan 2 kali dalam setahun, yakni pada setiap awal dan akhir musim penghujan diberikan masing-masingnya setengah bahagian dari dosis diatas.

Cara pemupukan tanaman lada.
  • Buatlah lubang pdpuk/parit kecil disekeliling pangkal batang sejarak ujung dari tajuk pohon.
  • Campurkanlah pupuk Urea, TSP dan KCL sesuai dengan dosis kemudian dimasukkan ke dalam lubang pupuk tersebut.
  • Setelah pupuk dimasukkan segera ditutup kembali dengan tanah.

Catatan:
Pupuk dapat diberikan secara sendiri-sendiri atau secara campuran. Pencampuran Urea, TSP dan KCL hanya dapat dilakukan apabila setelah pencampuran tersebut segera dilaksanakan pemupukan, dan pupuk yang sudah tercampur tadi harus habis dalam satu kali pemupukan.

PENGOLAHAN HASIL TANAMAN LADA.

Ada 2 cara dalam pengolahan hasil lada yaitu:
a. Untuk mendapatkan hasil lada putih.
b. Untuk mendapatkan hasil lada hitam.

A. Untuk mendapatkan lada putih buah lada diperlakukan sebagai berikut:
  • Buah lada yang baru dipetik dimasukkan dalam karung dan direndam dalam air yang mengalir.
  • Sesudah direndam kemudian dibersihkan; bijinya dipisahkan dari kulitnya dan tangkai, dengan cara diinjak-injak, kemudian diayak. Setelah dipisahkan kemudian biji lada direndam kembali dalam. air mengalir 1-2 hari sehingga biji menjadi putih bersih.
  • Setelah bersih kemudian biji lada dijemur sampai kering kira-kira 3 hari.
B. Untuk mendapatkan lada hitam buah lada diproses sebagai berikut:
  • Buah lada setelah dipetik Iangsung dijemur dipanas matahari selama kira-kira 2-3 hari.
  • Sambil menjemur buah lada dipisahkan dari tangkai-tangkainya.
  • Kemudian diayak sampai bersih.

Sunday, May 18, 2014

CARA PEMBIBITAN POHON MAHONI Yang Baik

CARA PEMBIBITAN POHON MAHONI Yang Baik


Manfaat Buah Mahoni

Buah mahoni memiliki kandungan zat bernama flavonolds dan saponins. Flavonolds sendiri dikenal berguna untuk melancarkan peredaran darah sehingga para penderita penyakit yang menyebabkan tersumbatnya aliran darah disarankan memakan buah mahoni sebagai salah satu alternatif jitu. Kandungan Flavonolds juga berkhasiat untuk mengurangi rasa sakit, pendarahan dan lebam serta bertindak sebagai antioksida untuk menetralisir radikal bebas. Kandungan lainnya yang terdapat pada buah mahoni adalah Saponins memiliki khasiat sebagai berikut

  • pencegah penyakit sampar
  • bisa juga untuk mengurangi kadar lemak badan
  • meningkatkan sistem kekebalan
  • Mencegah Pembekuan darah
  • Menguatkan fungsi hati serta dapat memperlambat proses pembekuan darahPohon Mahoni dapat bertahan hidup pada tanah gersang sekalipun sehingga pohon ini banyak ditanam pada tepi jalan. 
Demikian manfaat buah dan pohon mahoni.


Teknik Pembibitan Pohon Mahoni

Teknik Pembibitan Pohon Mahoni akan kami kelompokan menjadi 4 proses supaya lebih mudah difahami oleh para pembaca. Sebelumnya anda harus mengetahui syarta tumbuh pohon mahoni yaitu mahoni dapat tumbuh dengan subur di pasir payau dekat dengan pantai dan menyukai tempat yang cukup sinar matahari langsung, karena sifat tanaman ini mampu bertahan hidup pada tanah gersang sekalipun. Pohon mahoni mampu bertahan hidup meskipun tidak disirami air selama berbulan bulan. Lokasi yang bagus utnuk budidaya mahoni ialah ketinggian lahan maksimum 1.500 meter dpl dengan curah hujan 1.524-5 mm/tahun, suhu udara 11-36C
Pembungaan dan Pembuahan
Bunga berkelamin satu dan pohon berumah satu. Penyerbukan dilakukan oleh serangga. Hibridisasi sering terjadi terutama dengan S. mahagoni apabila species tersebut tumbuh bersama. Biasanya hanya satu bunga yang menjadi buah sementara lainnya gugur. Pembentukan bunga sampai buah masak diperlukan waktu 9-12 bulan. Masa berbunga dan berbuah terjadi setiap tahun mulai umur 10-15 tahun tetapi pembentukan buah akan menurun apabila polinator berkurang. Waktu yang lama dalam pembentukan buah memungkinkan untuk menaksir hasil setiap bulan sebelum pemungutan hasil. Biasanya pembungaan terjadi ketika pohon menggugurkan daun atau pada saat daun baru mulai muncul sesaat sebelum musim hujan. Musim bunga musim buah ditingkatkan dengan merendam dalam air selama 12 jam
Penaburan dan Perkecambahan
Untuk pengujian, benih dikecambahkan pada media pasir dengan kisaran suhu 35-30 C selama 12/12 atau 8/16 jam terang/gelap. Di persemaian benih ditabur di bak pasir terbuka sedalam 3-7 cm atau langsung ditabur di kantong. Benih berkecambah pada media gelap dibawah naungan. Benih akan berkecambah dalam 10-21 hari. Bibit dijaga tetap dalam naungan sampai di tanam di lapangan setelah tingginya mencapai 50-100 cm. Buah lebih baik dipetik langsung dari pohon sebelum merekah atau benihnya dikumpulkan dari bawah tegakan sesaat setelah jatuh. Produksi benih bervariasi tempat tumbuh dan umur. Faktor terpenting dalam produksi benih adalah efesiensi penyerbukan yang tidak menentu terutama di luar sebaran alami. Pohon dewasa S. macrophylla dapat menghasilkan sekitar lebih 200 buah masak pertahun atau sekitar 4-8 kg benih. Tetapi umumnya prosduksi hanya 2,5 - 4 kg benih per pohon untuk pohon pohon yang tajuknya cukup terbuka.
Pemrosesan, Pengangan Buah dan Benih
Buah kering yang masak dan benih yang dikumpulkan dari lantai hutan dapat disimpan beberapa hari dalam karung tanpa menyebabkan kerusakan. Tetapi untuk mengurangi berat lebih baik apabila diproses di lapangan. Buah akan merekah setelah dijemur 1-4 hari, tergantung kemasakan, setelah itu biji dapat dipisahkan dengan menggoyang atau menggaruk buah. Bagian buah lainnya dapat dipisahkan dengan tangan. Selanjutnya dilakukan pemotongan sayap bila diperlukan.
Penyimpanan dan Viabilitas
Benih termasuk Ortodox dan apabila disimpan dengan kadar air 3-7% pada temperatur rendah (1-5C) viabilitasnya akan tetap tinggi dan dapat bertahan beberapa tahun. Bila benih disimpan dalam kantong kertas pada temperatur suhu kamar, viabilitasnya dapat dipertahankan selama 7-8 bulan. Kadar air benih masak adalah 9-12%. Presentase kecambah benih segar 60-90%. Terimakasih telah membaca artikel bibithijau.blogspot.com tentang Pohon Mahoni - Manfaat dan Cara Pembibitan

Sumber : Buku Cetak 'usaha pembibitan 15 jenis kayu unggulan'

Friday, May 2, 2014

IKLIM DAN TANAH UNTUK TANAMAN KAPAS

IKLIM DAN TANAH UNTUK TANAMAN KAPAS


Curah hujan,pada masa pertumbuhan kapas memerlukan hujan,hujan yang lebat dapat merusak tanaman muda.selama pertumbuhan vegetatif memerlukan hujan sedikit,pada waktu buah masak/merekah perlu keadaan yang lebih kering.tanaman kapas umurnya < 1 tahun (180-200 hari) menghendaki curah hujan rata-rata 1500-1800 mm.agar tanah cukup lembab selama musim tanam menghendaki curah hujan minimum 175-200 mm.
Temperatur,tempat yang paling cocok terletak pada ketinggian 10-150 m dpl.Pertumbuhan yang optimal menghendaki suhu rata-rata 25-28 °c dengan lembab nisbi 70%.
Penyinaran,tanaman muda hingga berbunga memerlukan penyinaran.kurangnya penyinaran memperlambat masknya buah.


Jenis tanah,dapat tumbuh pada berbagai tanah tetapi mempunyai kesanggupan mengikat air yang agak lama pada saat berbunga dan berbuah.
Struktur,tanah berpasir berstuktur remah dan dalam cukup mengandung humus dan kapasitas mengikat air baik./ranah lemoung yang berstruktur liat tetapi mengandung banyak humus serta tanah endapan yang cepat mongering dan tanah-tanah delta bagus buat kapas.
Bahan organic,tanah yang banyak mengandung BO ,pertumbuhan menjadi subur dan rimbun,akhirnya umur akan menjadi panjang .
Lapisan air/tanah,tanamn kapas mempunyai perakaran yang dalam maka tidak dapat di tanam di lapisan cadas yang dangkal.

  • IKLIM DAN TANAH UNTUK TANAMAN KAPAS
  • BUDIDAYA TANAMAN KAPAS
  • MENGENAL TANAMAN KAPAS
  • BUDIDAYA TANAMAN KAPAS

    BUDIDAYA TANAMAN KAPAS


    • Adapun tahapan tahapan penyiapan lahan sebagai berikut ;
    • Lahan dibersihkan dan pepohonan,rumput liar, kerikil yang tidak berguna
    • Di buat saluran pembuangan air
    • Tanah diolah terlebih dahulu sampai gembur hingga pengolahan maxsimum
    • Bedengan diratakan dan dirapikan


    • Waktu,kapas di tanam pada bulan mei dan juni karena pada saat itu tanah masih lembab dan pada masa pertumbuhan masih banyak hujan,dan pada waktu panen panas.
    • Benih di apat dari buah yang betul-betul masak dan mengalami dormansi 2-3 bulan.
    • Penanaman,dilakukan dengan cara di tugal dalam yiap lubang diberi 5 biji.
    • Jarak tanam,tergantung keadaan setempat.


    • Penyulaman,dilakukan setelah 3-4 hari biji mulai tumbuh.
    • Penyiangan,dilakukan secepat mungkin setelah tumbuh rumput.penyiangan dilakukan karena rumput dapat mengambil unsur hara tanaman.
    • Penjarangan,penjarangan dilakukan untuk mengurangi jumlah tanamn agar pertumbuhanya dapat optimal dan tumbuhan yang disisakan hanya 2..penjarangan dilakukan 2 kali.
    • Pembubunan,dilakukan untuk menahan tanamn agar tidak mudah roboh.
    • Pemberantasan hama.

    Thursday, May 1, 2014

    MENGENAL TANAMAN KAPAS

    MENGENAL TANAMAN KAPAS



    Kapas merupakan bahan penting yang dipergunakan untuk bahan pakaian,selain itu serabut kapas mempunyai ketahanan terhadap kebasahan maupun kekeringan.

    Akar 
    Pada umumnya tanaman kapas berasal dari biji, bila keadan memungkinkan , dalam tempo 2-3 hari biji tumbuh. Kapas mempunyai akar tunggang yang dalam pandang akar dapat mencapai 15cm atau lebih. Pada waktu pertumbuhan tanaman mencapai tinggi 20-25cm.

    Batang 
    Batang kapas tumbuh tegak lurus, ini merupakan batang pokok dimana ruas ruas tumbu daun dan cabang cabang pada ketiak tumbuh 3 macam tunas yang akan menjadi cabang vegetatif, generatif dan senap

    Daun
    Daun diatas keeping daun pertama samapi kelima bentukna sempurna, kadang kadang agak bulat atau pendana, sedang diatas helai daun ke-5 sedikit berbeda, semakin keatas semakin sempurna. Umumnya daun berbulu halus dan ada pula yang tidak 

    Bunga
    Tanaman kapas mulai berbunga setelah umur 35-45 hari, dari titik bunga sampai mekar,berkisar waktu 25 hari

    Buah
    Setelah persarian, maka terbentuklah buah dari bunga sampai buah itu masak, berlangsung lebih kurang 40-70 hari yang masak akan retak dan membuka.
    • Biji kapas,kapas menghasilkan biji 2/3 dari beratnya,sedangkan serabut hanya 1/3 nya.Biji merupakan hasil tambahan tetapi besar manfaatnya misalnya:minyak goring,margarine,bahan sabun,pelumas,pelebur gelas,dll.
    • Serabut kapas,digunakan sebagai benang sebagai bahan dasar tekstil,sedang kapas kasar dapat dibuat bermacam-macam permadani,kasur,kertas yang bermutu tinggi,bantalan pada kapal dll.
    • Kulit buah,dibakar sebagai abu yang digunakan sebagai pupuk yang mengandung banyak kalium.

    Monday, April 28, 2014

    Tahapan Cara menanam hidroponik

    Tulisan kali ini berisi informasi cara menanam hidroponik yang sederhana dan dapat dilakukan di rumah anda. Hidroponik merupakan cara atau teknik bercocok tanam dengan menggunakan media tanam non tanah atau selain tanah. Media tanaman hidroponik dapat berupa sekam bakar, cocopeat, pasir kerikil rockwool dan lan-lain. Cara menanam hidroponik dapat dilakukan dimana saja contohnya di halaman rumah anda, wadahnya pun bisa menggunakan apa saja pot, drum bekas, kaleng bekas cat atau bahkan botol mineral bekas. 

    Tahapan Cara menanam hidroponik

    Semai benih pada tray atau wadah semai, gunakan benih yang tingkat germinasinya diatas 80%. Media semai yang baik dan umum digunakan adalah rockwool. Rockwool sangat praktis karena memiliki daya serap air yang tinggi dan steril. Jika benih telah cukup umur pindahan ke media tanam
    Media Semai Rockwool


    2. Penyiapan media tanam
    Gunakan media tanam yang poros bisa campuran sekam bakar dan pasir kerikil, atau campuran rockwool dan pasir kerikil. Tempatkan media tanam pada wadah yang diinginkan seperti pot atau kaleng bekas.

    3. Pemberian Nutrisi
    Gunakan nutrisi hidroponik yang tepat, pemberian nutrisi dalam cara menanam hidroponik sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Anda bisa meracik sendiri atau membeli nutrisi hidroponik di pasaran. Pemberian nutrisi bisa dengan cara siram manual pagi dan sore hari, atau jika anda ingin lebih praktis anda bisa mencoba cara menanam hidroponik dengan sistem sumbu atau wick silahkan cek pada gambar. Sumbu (bisa dari kapas, sumbu kompor atau kain bekas) akan mengalirkan nutrisi ke seluruh bagian tanaman. Teknik wick ini adalah salah satu teknik hidroponik sederhana.
    Teknik Wick Hidroponik Sederhana
    4. Perawatan
    Perawatan pada sistem hidropinik pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan perawatan pada penanaman sistem konvensional seperti pemangkasan, pembersihan gulma dll

    Tuesday, April 22, 2014

    CARA MEMILIH BIBIT KARET

    Bibit Karet Okulasi Kualitas baik, dengan perawatan dan ukuran polibag standar 

    Ketersediaan bibit unggul merupakan salah satu fakto penentu keberhasilan peningkatan produktivitas perkebunan karet rakyat. Secara empiris, pemanfaatan bibit unggul sebagai salah satu komponen teknologi telah memberika kontribusi yang besar dalam peningkatan produktivitas kebun. Dengan menanam bibit unggul danklon unggul, produktivitas rata-rata kebun mencapai 1.400-2.000 kg/ ha/tahun, bahkan untuk klon generasiIV, potensi klon bisa mencapai 3.500 kg/ha/tahun, dibandingkan dengan tanaman asal biji (semaian) yang hanya 400-500 kg/ha/tahun.

    Yang dimaksud dengan klon adalah sekumpulan individu yang mempunyai genotipe sama dan berasal dari satu pohon induk. Pernyataan ini dipertegas lagi oleh Standar Nasional Indonesia (SNI), bahwa klon merupakan tanaman terpilih yang diperbanyak secara vegetatif seperti okulasi, cangkok, setek, sambung, dan kultur jaringan. Dengan demikian, bibit hasil okulasi belum tentu klon apabilasumber material genetiknya (mata
    tunas/mata okulasinya) bukan berasal dari klon yang murni atau asli.