Showing posts with label ternak puyuh. Show all posts
Showing posts with label ternak puyuh. Show all posts

Saturday, October 29, 2016

cara beternak burung puyuh benar dan mudah

cara beternak burung puyuh benar dan mudah

Mengawali sebuah usaha, dalam hal ini budidaya burung puyuh , ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah menentukan lokasi budidaya. Ada beberapa kriteria dalam penentuan  lokasi peternakan  puyuh antara lain :
  1. Lokasi jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk
  2. Lokasi mempunyai strategi transportasi, terutama jalur sapronak dan jalurj alur pemasaran
  3. Lokasi terpilih bebas dari wabah penyakit
  4. Bukan merupakan daerah sering banjir
  5. Merupakan daerah yang selalu mendapatkan sirkulasi udara yang baik.   
TEKNIS BUDIDAYA BURUNG PUYUH
Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha peternakan. Secara rinci akan kita bahan lebih lanjut satu persatu.
Teknik Budidaya Ternah Puyuh , Panduan Cara Budidaya Burung Puyuh ,Cara Beternak Burung Puyuh          
Tahapan berikutnya setelah kita mendapatkan lokasi usaha yang mendukung adalah persiapan dan pelaksanaan teknis budidaya burung puyuh itu sendiri.  


I. Penyediaan Sarana dan Peralatan
A. Persiapan kandang
Untuk budidaya burung puyuh, persyaratan kandang yang baik perlu diperhatikan adalah temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C; kelembaban kandang berkisar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25- 40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Sehingga kondisi kandang tidak lembab.
Dalam mempersipkan kandang burung puyuh ini, kita mempunyai 2 alternatif yang biasa diterapkan peternak puyuh, yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Sedangkan ukuran kandang yang digunakanumumnya untuk 1 m2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjutnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m2 sampai masa bertelur.
Ada beberapa tahapan dalam budidaya burung puyuh. Masing-masing tahapan idealnya memerlukan persiapan kandang yang sesuai, yaitu:


Kandang untuk induk pembibitan
Kandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan kemampuan menghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh dewasa membutuhkan luas kandang 200 m2.


Kandang untuk induk petelur
Kandang ini berfungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, dan keperluan peralatan yang sama. Kepadatan kandang lebih besar tetapi bisa juga sama.Kandang untuk anak puyuh/umur stater(kandang indukan)Jenis kandang ini merupakan kandang bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai tiga minggu.


Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya kandang ini perlu dilengkapi alat pemanas.
Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (ukuran ini cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh).Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)
Jenis kandang berikutnya, bentuk, ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang biasanya berupa kawat ram.


B. Kelengkapan kandang
Perlengkapan yang diperlukan dalam kandang berupa tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan.
Teknik Budidaya Ternah Puyuh , Panduan Cara Budidaya Burung Puyuh ,Cara Beternak Burung Puyuh   


II. Penyediaan Bibit
Seperti sudah diainggung diatas, penyediaan bibitmerupakan tahapan yang penting dalam budidaya burung puyuh. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:
  1. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.
  2. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
  3. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.  
III. Pemeliharaan
Setelah kita dapatkan bibit yang baik, selanjutnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah pemeliharaan puyuh, meliputi :


Kebersihan/Sanitasi dan Tindakan Preventif
Untuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini mungkin.


Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup.


Pemberian Pakan
Pemberian pakan merupakan faktor yang penting dalam keberhasilan beternak burung puyuh dengan hasil yang maksimal. Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematukmatuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan diberikan terus-menerus.


Pemberian Vaksinasi
Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral).


HAMA DAN PENYAKIT
Seperti usaha pada umumnya, budidaya burung puyuh ini mengalami beberapa hambatan, umumnya serangan hama maupun penyakit. Untuk pencegahan ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis hama ataupun penyakit yang sering menyerang unggas ini.  


1) Radang usus (Quail enteritis)
  • Penyebab: bakteri anerobik yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul pearadangan pada usus.        
  • Gejala: puyuh tampak lesu, mata tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berair dan mengandung asam urat.
  • Pengendalian: memperbaiki tata laksana pemeliharaan, serta memisashkan burung puyuh yang sehat dari yang telah terinfeksi.   


2) Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
  • Gejala: puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yangspesifik adanya gejala “tortikolis”yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.
  • Teknik Budidaya Ternah Puyuh , Panduan Cara Budidaya Burung Puyuh ,Cara Beternak Burung Puyuh          
  • Pengendalian:
  • menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar/dibuang
  • pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belum ada obatnya.
3) Berak putih (Pullorum)
  • Penyebab: Kuman Salmonella pullorum dan merupakan penyakit menular.
  • Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap lemah menggantung.
  • Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit tetelo.
4) Berak darah (Coccidiosis)
Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.Pengendalian:menjaga kebersihan lingkungaan, menjaga litter tetap kering; dengan Tetra Chloine Capsule diberikan melalui mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayoco  


5) Cacar Unggas (Fowl Pox)
Penyebab: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua umur dan jenis kelamin.Gejala: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.Pengendalian: vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfeksi.   


6) Quail Bronchitis
  • Penyebab: Quail bronchitis virus (adenovirus) yang bersifat sangat menular.
  • Gejala: puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersi, mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir serta kadangkala kepala dan leher agak terpuntir.
  • Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang memadai.   
7) Aspergillosis
  • Penyebab: cendawan Aspergillus fumigatus.
  • Gejala: Puyuh mengalami
  • gangguan pernafasan, mata terbentuk lapisan putih menyerupai keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.
  • Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.
  •   Cacingan
  • Penyebab: sanitasi yang buruk.
  • Gejala: puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.
  • Pengendalian: menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.
PEMANENAN dari Puyuh
  • Tahapan yang paling ditunggu oleh seorang pengusaha adalah saat pemanenan. Seperti telah didisinggung diatas, ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari budidaya burung puyuh ini, yaitu:
  • Hasil Utama
  • Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung.
  • Hasil Tambahan
  • Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja untuk pupuk kandang serta bulu puyuh sebagai bahan baku kerajinan tangan.
Jika anda memiliki berbagai pertanyaan tentang tema judulcara beternak burung puyuh benar dan mudah   hari ini, anda bisa menuangkan pendapat anda dengan mengisi kolom komentar yang terdapat dibawah ini. Terima kasih karena anda telah membaca tutorial blog sederhana ini.

strategi beternak burung puyuh yang aman

Ada dua Cara budidaya burung puyuh petelur lazim diaplikasikan oleh peternak saat ini, pertama adalah dengan sistem litter, dan kedua beternak dengan kandang baterai. Kedua cara ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pembuatan litter lebih efisien bila dibandingakn dengan membuat baterai, namun perawatan dan panen telur jauh lebih mudah bila kita membudidayakan puyuh petelur di kandang baterai. Pada litter telur sering sekali tertimbun tumpukan serbuk sekam/ gergaji, sehingga sering terinjak oleh peternak yang hendak memanen telur.
Kandang litter adalah sangkar dengan alas lantai terbuat dari serbuk atau butiran-butiran benda yang mampu menyerap air dan bersifat cukup lembut, ada dua jenisnya;
  1. Litter panggung: Biasa digunakan pada peternakan ayam broiler (ras), panggung ini sewaktu-waktu bisa diubah menjadi baterai, caranya cukup dengan mengangkat (membuang alas). Beberapa bahan dapat dijadikan litter; serbuk gergaji (serbuk kayu) sekam padi, dan jerami.
  2. Litter melantai, jenis ini selamanya hanya bisa menjadi kandang litter karena serbuk gergaji atau sekam akan ditebar di lantai dasar. Biaya melantai ini jauh lebih murah dibandingkan  litter panggung.
Kekurangan dan kelebihan kandang litter
Kekurangan budidaya ternak puyuh di kandang litter salah satunya adalah mudah terkena gangguan pernapasan jika serbuk gergaji terlalau lama tidak diganti, litter harus diganti sesering mungkin, jika sudah memadat maka kadar amoniak pasti akan meningkat.
Kelebihan menggunakan litter terletak pada kesehatan ternak puyuh terutama kesehatan kaki sebab litter jauh lebih lembut dibandingkan dengan lantai kandang baterai umumnya terbuat dari jerejak kayu atau anyaman kawat.
Burung puyuh petelur sebenarnya sama saja dengan pedaging, dimana pedaging didapatkan dari ternak puyuh petelur telah afkir. Afkir adalah burung puyuh yang sudah tidak mampu lagi menghasilkan telur secara ekonomis. Sebagai seorang peternak yang hendak memulai bisnis budidaya ada beberapa hal harus dipertimbangkan terlebih dahulu, diantaranya:
Lokasi peternakan; harus diketahui bahwa puyuh gampang stress ketika tingkat kebisingan lingkungan cukup tinggi. Jika puyuh petelur mengalami stress bisa dipastikan tidak berproduksi (bertelur) degan baik. Oleh karena itu usahakan kandang jauh dari kebisingan. Burung akan tumbuh sehat di tempat yang teduh, jadi alangkah baiknya kandang diletakkna di bawah pepohonan rindang. Jika anda tinggal di lingkungan padat penduduk maka budidaya puyuh tidak cocok untuk bisnis anda. Di lingkukang padat penduduk bisnis budidaya peternakan yang cocok mungkin hanya ikan lele dan belut.
Pemasaran telur dan daging, sebelum anda memulai ternak puyuh pastikan bahwa di daerah anda ada penampung telur. Hal ini karena puyuh termasuk salah satu burung yang produksi telurnya sangat tinggi yakni mencapai 300 butir/ tahun. Jika anda memelihara dalam skala besar maka saluran pemasaran sudah benar-benar ada sebab daya tahan telur cukup singkat hanya 3 minggu saja.


Selanjutnya gambaran garis besar cara beternak burung puyuh petelur:
  1. Siapkan kandang di lahan dan arah yang tepat (memanjang dari timur ke barat)
  2. Pesan bibit, anda bisa memesan puyuh dara agar lebih mudah dalam perawatannya dan tingkat kematian juga rendah. Alternatif lain anda bisa juga membeli mesin tetas dan menetaskan telur sendiri; dalam hal ini anda harus benar-benar mengetahui ciri-ciri telur fertil.
  3. Isi kandang puyuh dengan kepadatan yang tepat. Panjang baterai tidak boleh lebih dari 2 meter untuk menghindari aktivitas berlebihan dan lebar dari sebuah baterai sebaiknya kurang dari 70 cm hal ini agar memudahkan kita ketika ingin menangkap puyuh ataupun membersihkan kandang, tinggi dari sangkar juga tidak boleh lebih dari 40 Cm ukuran terbaik dan biasa digunakan adalah 30 cm, hal ini untuk menghindari kegiatan meloncat-loncat. 1 box sangkar ini optimalnya diisi dengan 30 ekor puyuh. Jika kita membuat sangkar bertingkat lima berarti satu unit kandang bisa menampung 150 ekor.
strategi beternak burung puyuh yang aman
  1. Siapkan pakan, burung ini memang bisa mengkonsumsi pakan ayam, namun jika anda memiliki modal yang cukup sebaiknya beli pakan khusus untuk puyuh petelur.
  2. Hari pertama DOQ masuk kandang harus sangat diperhatikan kenyamanannya, hindarkan dari kebisingan sehingga tidak stress. Jika sudah terbiasa dengan lingkungannya perawatan dan pengawasan akan semakin mudah.
Mungkin tulisan ini hanya disampaikan secara garis besar saja namun saya yakin konsep dasarnya sudah terpapar dalam artikel ini secara lengkap. Untuk detail dan pengembangannya akan lebih baik dikembangkan sesuai daengan improfisasi anda sendiri, yang penting konsep-konsep dasar kandang puyuh, pemasaran dan pemilihan umur bibit sudah bisa dipahami.
budidaya puyuh petelur menguntungkan

budidaya puyuh petelur menguntungkan

Lahan belakang rumah kita yang masih tersisa sayang jika tidak dimanfaatkan. Jika lahan  tersisa itu cukup luas bisa digunakan untuk bercocok tanam sayur-mayur dan tanaman kayu-kayuan yang berumur panjang. Selain dapat ditanamani, lahan belakang rumah bisa juga digunakan untuk beternak unggas misalnya ayam, bebek, juga puyuh, selain sebagai hobi juga bisa menambah penghasilan. Jika kita memelihara beberapa ekor unggas cuma sekedar hobi maka tidak harus berpikir panjang untuk memulainya. Lain halnya jika kita memutuskan untuk beternak unggas sebagai hasil sampingan, perlu beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan. Beberapa pertimbangan tersebut antara lain luas lahan, jenis unggas , modal, pemasaran, dan lain-lain. Keuntungan usaha merupakan pertimbangan yang paling utama dari usaha sampingan tersebut.


Jika kita mempunyai lahan yang sempit sebaiknya kita memutuskan untuk memelihara puyuh saja. Seribu ekor puyuh cukup untuk lahan seluas 3 meter x 4 meter yang akan setara dengan memelihara 100 ekor ayam atau bebek yang tentunya memerlukan lahan yang cukup luas. Sebelum usaha kita dimulai berarti keuntungan berupa uang belum kita dapatkan, tentu semangat kita masih kurang dan ragu-ragu untuk memulai usaha. Kita masih berpikir usaha yang akan dimulai ini menguntungkan atau tidak ya? Berwirausaha memang berbeda dengan menjadi karyawan.Jika seorang karyawan tinggal melakukan tugasnya dan kemudian tinggal menunggu gajinya. Namun hal tersebut berbeda dengan wirausaha.Semuanya harus dihitung dengan teliti.Hal itu agar bisnis bisa terus berkembang dan memperoleh keuntungan.Oleh sebab itu perlu dilakukan perhitungan keuntungan.


Dengan semangat yang masih kendor cobalah sekarang kita putuskan, usaha yang kita akan mulai adalah usaha beternak puyuh petelur. Berikut ini contoh analisis perhitungan keuntungan usaha ternak  puyuh petelur. Biaya atau harga mungkin berbeda dengan yang ada di wilayah Anda sehingga bisa Anda sesuaikan terlebih dahulu. Supaya hasil usaha ternak puyuh petelur kita dapat diperhitungkan keuntungannya, minimal kita harus pelihara 1000 ekor. Analisis perhitungan keuntungan usaha ternak puyuh petelur untuk 1000 ekor sebagai berikut :


Biaya Kandang untuk 1000 ekor
Kandang disini saya buat dengan system bertingkat, lihat di artikel saya yang berjudul Membuat Kandang Puyuh Sistem Bertingkat. Sebuah kandang terdiri atas empat tingkat yang mampu menampung 22 ekor x 4 tingkat = 108 ekor, jadi jika 1000 ekor diperlukan 10 buah kandang. Biaya sebuah kandang bisa dihitung sebagai berikut :
Kayu ukuran 3 x 4 sebanyak 12 batang                                  Rp. 135.000
Kawat Trimin 1 rol                                                              Rp. 120.000
Paku halus 1 ons                                                                 Rp. 5.000
Paku 1,5 inch 0,5 kg                                                            Rp. 8.000
Upah                                                                                  Rp. 50.000
Hasilnya                                                                             Rp. 318.000
Tempat Minum 1 liter    4 buah                                             Rp. 24.000
Jadi total biaya untuk  10 buah kandang  yaitu Rp. 342.000 x 10 buah = Rp. 3.420.000


Biaya Pembelian Induk Puyuh
Jika kita tidak mau repot membesarkan anak puyuh dan tidak mau menunggu waktu selama 2 bulan menunggu hasil. Sebaiknya kita membeli induk puyuh yang siap bertelur. Tetapi kalau mau berhemat dan mau mendapatkan pengalaman membesarkan anak puyuh belilah anak puyuh umur sehari /DOC, atau belilah telur puyuh dan tetaskan sendiri. Di sini kita hitung seandainya kita membeli induk puyuh yang siap bertelur.
Induk puyuh siap telur = Rp. 8.000.000,-


Total Modal Pertama
Biaya Kandang + biaya pembelian induk puyuh = Rp. 3.420.000,- +  Rp. 8.000.000,- = 11.420.000,-


Biaya Pakan Puyuh Petelur
Puyuh yang bertelur memerlukan 22 gram/ekor dalam sehari, jadi dalam 1000 ekor puyuh memerlukan 22 kg pakan petelur. Pakan petelur bisa dibeli yang sudah jadi atau bisa juga dengan menyusunnya sendiri dari bahan konsen sendiri seperti pada artikel saya yang berjudul Komposisi Pakan Puyuh Petelur. Berdasarkan harga konsentrat Rp. 8.000/kg, jagung halus Rp. 6000/kg, dedak halus Rp. 3000/kg akan didapat harga hasil pencampuran sekitar Rp. 6500/ kg pakan puyuh petelur.
Biaya Pakan untuk 1000 ekor/hntrat ayam petelur, jagung halus, dan dedak halus atau bekatul. Disini saya menggunakan pakan dengan menyusuari = Rp. 6500 x 22 kg = Rp. 143.000,-
Jadi biaya pakan selama sebulan = Rp. 143.000 x 30 Hari = Rp. 4.290.000,-


Pendapatan dari Hasil Penjualan Telur
Produksi telur biasanya 85 % dari total induk sehingga dari 1000 ekor maka telur yang dihasilkan perharinya adalah 850 butir. Dengan asumsi per butir dihargai dengan harga Rp. 290,- maka pendapatan yang diperoleh setiap harinya adalah :
850 x 290 = Rp. 246.500
Hasil Penjualan Telur perbulan 30 x Rp. 246.500 = Rp. 7.395.000,-
Keuntungan bersih tiap bulannya adalah Rp. 7.395.000,-  Rp. 4.290.000,= Rp. 3.100.000


Hasil Penjualan Puyuh Apkir
Setelah bertelur selama 15 bulan, induk puyuh sudah mulai berkurang produksinya dan sudah siap diapkir dan dijual sebagai puyuh pedaging. Harga puyuh apkir di daerah saya ditampung dengan harga Rp. 3.000/ekor. Pada masa selama 15 bulan kita anggap saja puyuh sudah berkurang menjadi 800 ekor karena dikurangi kematian sebanyak 20%
Hasil penjualan Puyuh Apkir = 800 ekor x Rp. 3.000,- = Rp. 2.400.000,-


Keuntungan Total Selama Masa Produksi Tahun pertama selama 15 bulan
Keuntungan  :                                                                                                                              
Penjualan Telur 15 bulan  + Penjualan Puyuh Apkir
15 bulan x Rp. 3.100.000,- + Rp. 2.400.000 = Rp. 48.900.000,-
Modal Pertama :
Kandang + Bibit Puyuh = Rp. 11.420.000 + Rp. 8.000.000 = Rp. 19.420.000,-
Keuntungan Total :
Rp. 48.900.000 – Rp. 19.420.000 = Rp. 29.4809.000,-
Keuntungan di atas untuk periode 15 bulan pertama, untuk periode 15 bulan kedua dan seterusnya biaya kandang tidak diperhitungkan lagi maka keuntungan   menjadi :
Rp. 32.900.000,-

Lumayan menggiurkan bukan? Itu kalau 1000 ekor puyuh, bagaimana jika kita pelihara 5000 ekor, cukup mengalikankannya saja. Perhitungan di atas belum termasuk obat-obatan, tapi biayanya tidak besar anggap saja sekitar 10 %.

pemilihan kandang telur puyuh yang aman

pemilihan kandang telur puyuh yang aman
Kandang budidaya puyuh sebaiknya dibangun jauh dari cukup jauh dari pusat pemukiman penduduk dan jauh dari keramaian. Namun demikian, lokasi kandang budidaya puyuh cukup mudah diakses dengan kendaraan bermotor sehingga dapat menunjang kelancaran distribusi pakan, vitamin, obat-obatan, perlengkepan dan peralatan, serta pemasaran burung puyuh itu sendiri.
Selanjutnya, kandang budidaya puyuh sebaiknya bebas dari wabah penyakit, serta bukan daerah langganan banjir dan bencana lainnya. Kandang budidaya puyuh yang baik juga memiliki tata kelola drainase, sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup dengan temperatur udara sekitar 20 hingga 25 derajat celcius dengan kelembaban 30 hingga 80 persen.


Pengelompokan Kandang Budidaya Puyuh
Kepadatan kandang budidaya puyuh ditentukan oleh usia dan ukuran tubuh ternak puyuh itu sendiri. Kepadatan kandang budidaya puyuh bagi anak puyuh usia 0 hingga 10 hari adalah antara 90 hingga 100 ekor per satu meter persegi, Sementara ternak puyuh yang berusia lebih dari 10 hari hingga remaja ditempatkan di kandang dengan kepadatan 60 ekor per meter persegi. Selanjutnya, kandang budidaya puyuh yang telah dewasa dan bertelur memiliki kepadatan hingga 40 ekor puyuh per satu meter persegi.

Kepadatan kandang budidaya puyuh ditentukan oleh usia dan ukuran tubuh ternak puyuh itu sendiri.
Kandang budidaya puyuh dapat pula dikelompokkan berdasarkan kelompok ternak puyuh yang dibagi berdasar usia dan tujuan pemeliharaannya. Adapun kandang yang digunakan dalam budidaya puyuh, yakni kandang untuk perkembangbiankan, kandang untuk puyuh petelur, kandang untuk anakan puyuh atau starter.


Pertimbangan Memilih Jenis Kandang Budidaya Puyuh
Kandang budidaya puyuh yang biasa digunakan oleh peternak adalah kandang tipe baterai dan kandang tipe litter. Kandang baterai adalah kandang budidaya puyuh yang berbentuk panggung dimana lantainya menggunakan anyaman kawat ram, papan, atau bilah bambu yang disusun dengan jarak sekitar 0,5 cm sehingga burung puyuh tetap aman dan kakinya tak terperosok ke celah kandang.
pemilihan kandang telur puyuh yang aman
Lantai kandang budidaya puyuh jenis baterai ini dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah agar kotoran burung puyuh dapat langsung jatuh ke tanah melalui celah-celah kandang sehingga memudahkan kegiatan pembersihan kandang yang merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran penyakit.
Sedangkan kandang litter adalah kandang budidaya puyuh yang memiliki litter atau alas lantai yang memiliki kemampuan menyerap air dan bersifat empuk. Litter dapat dibuat dari sebuk kayu, sekam padi, jerami, dan lain-lain.
Kandang budidaya puyuh model litter ini merupakan pilihan yang sangat tepat jika budidaya puyuh dilaksanakan di daerah yang aman dari banjir
Kebersihan kandang budidaya puyuh jenis baterai relatif juga lebih terjaga dan pemanenan lebih mudah karena telur puyuh mudah terlihat.
Pilihan kandang budidaya puyuh jenis litter lebih efisen dan sangat menghemat biaya. Kandang budidaya puyuh model litter ini merupakan pilihan yang sangat tepat jika budidaya puyuh dilaksanakan di daerah yang aman dari banjir. Keunggulan lain dari kandang litter adalah lantai kandang diselimuti dengan material yang relatif lebih empuk sehingga membuat ternak puyuh merasa nyaman berada di dalam kandang.
Kekurangan kandang budidaya puyuh jenis litter ini adalah telur puyuh rawan tertimbun di dalam litter dan berpotensi terinjak oleh puyuh atau peternak yang memanen puyuh. Kemungkinan lainnya telur puyuh tak ditemukan, membusuk di dalam kandang, kemudian pecah dan berpotensi menjadi sumber penyakit yang menganggu budidaya puyuh. Oleh karenanya, kandang budidaya puyuh harus diawasi dengan teliti.
Alas lantai kandang budidaya puyuh yang terlalu lama tak diganti juga berpotensi menjadi sumber penyakit. Jika litter telah mengeras kemungkinan kadar amoniak yang berasal dari kotoran puyuh meningkat dan membuat ternak puyuh rawan terserang gangguan pernapasan.
Sementara keunggulan kandang budidaya puyuh jenis baterai adalah pemanenan telur yang lebih mudah serta biaya perawatan yang lebih murah. Kebersihan kandang budidaya puyuh jenis baterai relatif juga lebih terjaga dan pemanenan lebih mudah karena telur puyuh mudah terlihat. Bahkan dengan membuat lantai kandang lebih miring di satu sisi, telur puyuh dapat terkumpul di satu tempat sehingga pemanenan dapat lebih cepat.
Selanjutnya mau memilih kandang budidaya puyuh jenis baterai atau litter keputusannya ada di tangan Anda.



















cara ternak puyuh bagi pemula

Pada dasarnya, ternak puyuh bisa kita lakukan di rumah saja. Namun tentu saja dengan syarat yang cukup ketat. Burung puyuh memiliki tipikal atau karakter sama seperti burung lainnya. Nah, kira-kira apa saja syarat ternak puyuh itu?


Keuntungan Ternak Puyuh
Berikut ini beberapa keutungan atau kelebihan yang akan anda dapatkan jika melakukan ternak puyuh:
  1. Pertama, berdasarkan data permintaan pasar, angka permintaan telur puyuh semakin meningkat, sedangkan ketersediaan telur puyuh masih sangat kurang. Tercatat untuk wilayah jabodetabek saja permintaan telur puyuh mencapai 14 juta telur per minggu nya, namun pasokan telur yang hanya tersedia 3,5 juta saja. Tentunya jika Anda ingin ternak puyuh, kesempatan untuk mendapatkan pasar potensial sangat terbuka lebar.
  2. Kita tinjau dari harga telur puyuh, kedepannya cenderung akan terus meningkat.
  3. Saat ternak puyuh, kita bisa menjual telurnya dan burung puyuh yang sudah tidak produktif lagi sekaligus, jadi satu kali dayung 2 – 3 pulau terlampaui. Jika kita bisa berbisnis puyuh secara konsisten maka peluang kerja sama dengan para pengusaha kuliner semakin terbuka dan bisa meningkatkan omset penjualan
  4. Tidak hanya telur dan dagingnya saja, kotoran puyuh bisa kita manfaatkan untuk pupuk kandang bahkan bisa dijadikan sebagai pakan ikan karen di dalam kotoran puyuh terkandung nilai crude protein yang cukup tinggi.
  5. Kita juga bisa memanfaatkan bulu burung puyuh untuk kerajinan tangan yang bernilai ekonomis seperti kemucing dan lain sebagainya.
  6. Ternak puyuh bisa dilakukan di belakang rumah atau di gudang karena tidak membutuhkan lahan dan pekarangan yang luas. Untuk diketahui, jika Anda ternak 1000 ekor ayam maka membutuhkan luas sekitar 100 m². Sedangkan apabila ternak puyuh 1000 ekor, Anda cukup menyiapkan lahan sekitar 12 m² saja.
  7. Dan yang jauh lebih penting adalah, sejauh ini belum adanya monopoli pasar pada perdagangan puyuh, sehingga Anda dengan leluasa mencari pasar potensial.
Bagaimana? Ternyata bisnis ternak puyuh sangat menjanjikan sekali bukan? Jangan sampai peluang bisnis menjanjikan ini terlewati begitu saja. Kali ini SentraBudidaya akan mengupas segala hal yang berkaitan dengan ternak puyuh, mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk kita semua.
cara ternak puyuh bagi pemula
Tahapan Ternak Puyuh
Berikut ini tahapan ternak puyuh yang harus anda ketahui:


1. Prasyarat Ternak Puyuh
Sebelum kita membuat kandang untuk ternak puyuh, sebaiknya kita pastikan terlebih dahulu lingkungan untuk ternak puyuh cukup ideal, seperti jauh dari jalan besar, pasar, bengkel, atau sumber kebisingan lainnya. Karena hal ini bisa mengakibatkan burung puyuh stress sehingga akan sulit untuk bertelur dan berkembang biak.
Nah, itu dia persyaratan ternak puyuh yang harus anda perhatikan. Pastikan kandang burung puyuh berada di lingkungan yang tenang dan jauh dari keributan.


2. Lokasi Ternak Puyuh
Setelah prasyarat di atas kita penuhi, sebaiknya lokasi ternak puyuh kita:
  1. Letaknya mudah dijangkau, kalau bisa strategis agar memudahkan kita dalam proses transportasi dan penjualan
  2. Lokasi juga sebaiknya terbebas dari wabah penyakit
  3. Hindari lokasi yang rawan banjir, ika iya, sebaiknyaa anda membuat kandang panggung yang memiliki tiang pondasi yang tinggi dan kokoh
  4. Kandang puyh sebaiknya memiliki sirkulasi udara yang baik
3. Persiapan Kandang Puyuh
Setelah segala macam teori kita lewati, berikut ini persiapan membuat kandang puyuh, buatlah kandang puyuh yang:
  1. Memiliki temperatur suhu berkisar 20-25°C dengan tingkat kelembaban berkisar 30-80%
  2. Hangat, berikan penerangan dengan memakai lampu 25-40 watt pada siang hari dan pada malam hari memakai lampu 40-60 watt
  3. Memungkinkan cahaya matahari bisa masuk ke kandang puyuh
  4. Memiliki model kandang ideal, ada 2 jenis kandang puyh yaitu sistem sangkar (batere) dan sistem litter (lantai sekam ).
  5. Memiliki ukuran 1 m² untuk anak puyuh 90 – 100 ekor, kemudian saat usia puyuh mencapai 10 hari sebaiknya jumlah anak puyuh dikurangi hingga menjadi 60 ekor sampai berakhir masa anakan. Selanjutnya kandang berukuran 1 m² sebaiknya untuk menampung 40 ekor puyuh sampai masuk masa bertelur.
4. Pembuatan Kandang Puyuh
Kandang puyuh terbagi menjadi:
  • Kandang sebagai Induk Pembibitan
Kandang jenis pertama ini berfungsi sebagai tempat indukan puyuh untuk pembibitan, jenis kandang ini sangat mempengaruhi hasil produktifitas dan kualitas dari telur puyuh. Seseuaikan ukuran kandang yang Anda buat dengan jumlah indukan puyuh yang dipelihara. Kandang puyuh yang ideal untuk digunakan pembibitan yaitu 1 ekor puyuh dewasa dengan luasan kandang 200 m²
  • Kandang Untuk Indukan Petelur
Jenis kandang yang kedua adalah untuk indukan yang menghasilkan telur yang akan kita jual. Kandang ini memiliki ukuran yang sama dengan jenis kandang untuk induk pembibitan, namun pada jenis kandang ini Anda bisa sedikit menambah kepadatan puyuh dalam satu kandang.
  • Kandang Untuk Anak Puyuh
Jenis kandang puyuh ketiga adalah khusus untuk memelihara anak puyuh berumur 1 hari – 2 atau 3 minggu. Jenis kandang ini dianjurkan memakai pemanas ruangan untuk menjaga kehangatan anak puyuh. Ukuran kandang untuk anak puyuh idealnya PxLxT 100x100x40 cm dengan ketinggian kaki kandang 50 cm, ukuran kandang tersebut dapat menampung sekitar 90 – 100 anak puyuh.
  • Kandang Untuk Puyuh 3 – 6 minggu
Jenis kandang puyuh yang terakhir adalah untuk puyuh yang berusia 3 -6 minggu. Ukuran, bentuk dan kapasitas puyuh dalam kandang sama dengan jenis kandang untuk indukan petelur. Pada umunya jenis kandang ini memiliki alas berupa kawat ram.
Dalam pembuatan kandang puyuh, pastikan juga anda memberikan perlengkapan pendukung seperti tempat makan dan minum puyuh, tempat bertelur hingga tempat obat-obatan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.


5. Persiapan Bibit Puyuh
Setelah kandang siap, langkah selanjutnya adalah persiapan pengisi kandang, yaitu burung puyuh itu sendiri. Perlu kita ketahui, ada tiga jenis bibit berdasarkan tujuan pemeliharaannya, antara lain sebagai berikut ;
  • Bibit puyuh untuk telur konsumsi
Jenis bibit pertama adalah untuk memproduksi telur yang akan dijual, pilihlah jantan dan betina yang sehat serta tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya agar produksi bisa optimal.
  • Bibit puyuh untuk produksi daging
Jenis bibit selanjutnya adalah jenis puyuh yang akan kita jual puyuhnya, disini tujuan ternak kita adalah untuk produksi daging, sebaiknya dipilih bibit puyuh jantan dan jenis puyuh petelur afkiran
  • Bibit puyuh untuk penghasil telur tetas
Bibit selanjutnya adalah untuk enghasilkan telur tetas, sebaiknya anda memilih jenis bibit puyuh betina yang memiliki produktifitas telur yang baik dan untuk puyuh pejantan dipilih yang sehat dan sudah siap untuk dikawinkan.

6. Perawatan Puyuh
Setelah kita selesai dengan kandang dan bibit, langkah selanjutnya adalah tindahan perawatan agar ternak puyuh yang kita lakukan bisa optimal. Berikut ini tindakan perawatan yang sebaiknya kita lakukan:
  • Jaga Kebersihan Kandang
Pertama yang harus kita rawat adalah rutin membersihkan kandang secara rutin. Membersihkan kandang secara rutin dapat mencegah timbulnya penyakit dan sebaiknya lakukan vaksinasi pada periode waktu tertentu
  • Pengontrolan Penyakit
Perawatan puyuh yang selanjutnya adalah dengan mengendalikan penyakit. Kita perlu melakukan kontrol terhadapt puyuh secara berkala agar terhindar dari penyakit atau meminimalisir penyakit menjangkiti yang lainnya. Segera lakukan pengobatan pada puyuh yang skit sesuai dengan anjuran dinas peternakan atau penyuluh setempat.
  • Pakan Puyuh
Perawatan selanjutnya adalah dalam bentuk pemberian pakan, berupa pelet atau remah-remah serta bentuk tepung, sebaiknya anak puyuh diberikan pakan 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Sedangkan untuk puyuh dewasa dan remaja diberikan satu kali sehari saja yaitu pada waktu pagi hari. Pemberian minum anak puyuh bisa dilakukan sepanjang hari.
Masih ada beberapa lagi yang perlu kita perhatikan, cek it out ya.

Friday, October 28, 2016

ternak burung puyuh yang menguntungkan

Beternak burung puyuh memang bisa di jadikan pekerjaan sampingan selain caranya sangat mudah kita juga bisa bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan telur burung itu sendiri mari kita bahas seperti apasih burung puyuh itu sendiri? Burung puyuh bentuknya sangat mirip dengan bentuk anak ayam akan tetapi warna yang ada pada bagian badanya dominan warna coklat dan hitam (lorek hitam)
saja habitat burung puyuh banyak kita temukan di semak belukar maupun semak semak ilalang dan biasanya bila di area sawah yang tanaman padinya sudah kita panen burung puyuh banyak kita temukan di situ.
ternak burung puyuh yang menguntungkan
Dan masyarakat kampung saya menyebut burung puyuh dengan sebutan burung gemak dan dalam satu sarang burung puyuh bisa menghasilkan 5 sampai 6 butir telur untuk menangkap burung puyuh sendiri amat sangat susah karena memang burung ini sangat gesit akan tetapi cepat lelah maka bila kita menemukan burung gemak ini maka cara menangkap burung puyuh adalah dengan cara mengejarnya ini di lakukan karena burung puyuh tidah mampu terbang tinggi dan hanya hinggap saja.
Burung puyuh banyak kita temukan di jawa dan sumatera dan merupakan kelas unggas masih famili dengan Phasianidae telur burung puyuh mempunyai nilai gizi yang tinggi selain diambil telurnya burung puyuh juga bisa di ambil daging dan bulunya.
Akan tetapi banyak peternak burung puyuh hanya mengambil telurnya saja untuk di perjual belikan banyak olahan masakan indonesia juga menambahkan telur burung ini sebagai penambah selera telur burung puyuh banyak di jual di supermarket foodmart dan juga pasar pasar pedesaan karena harganya yang terjangkau apabila ingin memulai beternak burung maka hal utama yang harus kita lakukan adalah jumlah burung puyuh yang akan kiya budidayakan semakin banyak jumlah burung maka telur yang di hasilkan juga akan semakin banyak.
Ingin beternak burung puyuh?
Silakan baca: Cara beternak burung puyuh agar cepat bertelur

Apabila kita sudah beternak burung puyuh yang sudah menghasilkan telur banyak maka tentunya peternak akan mendapatkan untuk untuk setiap kilogram telur burung puyuh di jual seharga Rp.20 ribu rupiah Lalu
Berapakah jumlah burung puyuh agar bisa memanen telurnya setiap hari?
Untuk 100 burung puyuh dewasa bisa menghasilkan telur sebanyak 8 kilogram perhari dan bisa lebih maka dari itu teknik pemberian pakan burung puyuh harus kita perhatikan dan juga jenis pakan juga menentukan jumlah yang di hasilkan burung itu untuk bertelur.

tips bagi peternak burung puyuh



tips bagi peternak burung puyuh
Sebelum melanjutkan posting yang ke sekian kali mengenai per-puyuh-an, perlu saya tekankan sekali lagi bahwa semua tulisan saya sejak pertama merupakan “murni hanya bercerita” pengalaman. Jadi harap maklum kalau banyak kekurangan di sana sini terutama mengenai tata cara beternak atau budidaya burung puyuh petelur, karena sama sekali tidak ada dasar disiplin keilmuan peternakan khususnya ternak unggas maupun dasar pengalaman mengikuti peternak besar yang sudah maestro. Maka, sekiranya ada diantara pembaca yang ahli di bidang ternak unggas atau yang sudah lebih berpengalaman, dimohon untuk memberikan masukan-masukan, kritikan, ataupun nasehat yang tentu akan sangat berharga buat saya.
Setelah 20 hari masa pembesaran, sudah saatnya burung puyuh dipindah ke kandang teluran. Sebenarnya 20 hari hari juga hanya patokan saja, sebab ada yang mindahnya setelah burung puyuh berumur 25 hari atau bahkan 30 hari baru dipindah.
Pada saat memindahkan berarti juga tiba saatnya untuk memberi vaksin flu burung. Penting nggak penting pemberian vaksin ini relatif diperlukan. Ingat dengan merebaknya flu burung beberapa saat yang lalu ternyata memang merepotkan peternak-peternak unggas.
Biaya vaksinasi cukup murah, sudah termasuk vaksin dan jasa berkisar Rp 80 ribu untuk 1000 populasi.
Masa burung puyuh berproduksi adalah masa-masa keemasan bagi peternak setelah melewati masa pembesaran yang rasanya melelahkan. Melihat telur-telur yang menggelinding di strimin kandang bagian depan, ada kepuasan tersendiri yang hanya dimiliki oleh sang peternak.
Seperti pepatah Cina mengatakan: lebih mudah membuka toko daripada mempertahankan agar toko tetap buka.
Demikian juga dengan masa burung puyuh bertelur adalah masa yang cukup panjang. Banyak nantinya aral melintang dan hambatan yang mengganggu si cantik-cantik ini berproduksi (mereka betina kan? Jadi cantik-cantik…). Bagaimana tips agar produksi tetap bertahan dalam hitungan “bagus” dan “memuaskan” hingga mengantar mereka untuk mengembalikan modal kita ? Nah, berikut akan saya sampaikan beberapa tips yang sebenarnya sederhana dan biasa saja. Para peternak tentu sudah biasa menjalankan, hanya mungkin tidak sempat menuliskannya.
Produksi telur burung puyuh sudah dalam keadaan stabil maksimal, tetapi kemudian ada penurunan produksi (beberapa ada yang bahkan cukup signifikan). Kaget itu tentu saja. Nah, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi hal yang demikian adalah:


1. Burung puyuh sering dalam keadaan kelaparan.
Wah, sebaiknya jangan terlalu menerapkan prinsip ekonomi dengan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya. Jatah pemberian pakan memang diperlukan untuk mengatur pengeluaran. Tapi pembatasan yang berlebihan demi untuk penghematan tentu akan dibalas juga dengan penghematan produksi telur. Sayang kan ?!


2. Rumah induk yang terlalu gelap.
Burung puyuh suka dengan cahaya terang. Maka pemberian lampu sebaiknya siang dan malam. Salah satunya saya buktikan di beberapa kandang adanya pemusatan telur mengumpul di satu sisi yang paling terang. Tapi bisa saja apabila penerangan kurang memadai, burung puyuh akan jarang makan, sehingga otomatis produksi telurnya juga jarang.


3. Periksa kondisi lingkungan.
Terutama dengan suara-suara yang mengagetkan. Biasanya akan berpengaruh dan membuat stres sehingga produksi menurun. Kejadian ini juga bisa disebabkan saat rutinitas “nimpal” atau membersihkan kotoran jaga jangan burung-burung puyuh ini “grobyakan”, apalagi yang berlebihan. Untuk ini ada vitamin yang perlu diberikan untuk mengantisipasi hal-hal yang demikian, yaitu vitamin ANTISTRES.


4. Perubahan cuaca dan iklim.
Biasanya dalam masa pancaroba hawa terasa kurang nyaman. Burung-burung puyuh seakan juga merasakan hal yang sama. Apabila produksinya menurun saat pergantian musim (pancaroba), berarti burung puyuh memang sedang tidak enak badan. Selain pemberian antistres dan vitamin C selama tiga hari berturut-turut, untuk memberi energi pada sore harinya perlu juga pemberian gula pasir untuk minum. Dosis pemberian gula pasir ialah satu sendok makan untuk 10 liter air (tentu diencerkan terlebih dahulu di air panas).


5. Pemberian obat perangsang telur.
Banyak manfaat dari obat perangsang telur ini. Selain merangsang produksi, juga memperbaiki kondisi telur supaya tidak terlalu kecil atau kerabang tipis. Tapi segera hentikan jika sudah terlalu banyak telur yang besarnya di luar ukuran biasa.


6. Periksa kebersihan tempat minum.
Kalau tempat minum sudah terlalu kotor, biasanya burung puyuh jadi agak enggan meminumnya. Otomatis produksi ikut menurun.


7. Rumah induk terlalu pengap.
Karena khawatir kedinginan, kadang ada yang menutup rapat-rapat rumah induk. Ini tidak baik. Seperti kita juga tidak akan sehat tinggal di rumah yang tidak berventilasi. Maka beri angin-angin yang menyegarkan hawa di dalam rumah induk. Beri suasana yang nyaman dengan sirkulasi udara yang cukup untuk burung puyuh tersayang.


8. Adanya penyakit yang menyerang.
Penurunan produksi yang signifikan bisa disebabkan ternyata burung puyuh sedang terserang penyakit.  sebelumnya  beri obat “trimecyne” dulu apabila terlihat burung-burung puyuh dalam kondisi layu, pucat, dan kotoran yang buruk (berak putih atau berak hijau). Untuk yang ini saya tidak bisa menceritakan lebih lanjut, karena hanya berdasar mendengarkan keterangan dan pengalaman peternak lain. Penulis jangan mengalaminya ya……… hehehe.


9. Terus menerus produksi menurun
bahkan berhenti dibarengi dengan banyak kematian yang di atas normal. Padahal sudah ditangani dokter  Solusinya hanya satu; segera saja diapkirkan. Beres.
Jika segala usaha mempertahankan produksi telur sudah dilakukan dan ternyata tidak juga meningkat. Bisa jadi itu merupakan penurunan yang wajar; apabila seiring dengan berkurangnya populasi setelah jangka waktu yang berjalan.
Berkurangnya populasi yang wajar dapat ditandai dengan ukuran standar kematian. Ukuran kematian ini sejumlah 0,8 ekor per-hari per-1000 populasi. Itu normal (apabila kematian di bawah 0,8 ekor, berarti bagus).
Kalau keadaan populasinya memang sudah berkurang, untuk tetap menstabilkan penghasilan, maka jatah pakan juga sudah saatnya untuk dikurangi. Mudah kan ?







cara ampuh ternak puyuh modern


cara ampuh ternak puyuh modern
Cara Sukses Budidaya Burung Puyuh Petelur Secara Modern. Seiring berkembangnya teknologi, dunia bisnis peternakan juga tak ketinggalan untuk menerapkan teknologi seperti bagaimana cara memperbanyak produksi telur ada burungpuyuh, tentunya untuk memperoleh keuntungan besar.

Cara Beternak Ayam Puyuh
Ada dua Cara beternak burung puyuh petelur yang lazim diaplikasikan oleh peternak puyuh saat ini, yang pertamaadalah dengan sistem kandang litter dan yang kedua beternak puyuh dengan kandang baterai. Kedua cara ini memilikikelebihan dan kekurangan masing-masing. Pembuatan kandang litter burung puyuh lebih efisien bila dibandingakndengan membuat kandang baterai, namun perawatan dan panen telur puyuh jauh lebih mudah bila kitamembudidayakan puyuh petelur di kandang baterai. Pada kandang litter telur puyuh sering sekali tertimbun dalamtumpukan litter, sehingga sering terinjak oleh puyuh atau peternak yang hendak memanen telur.

Kandang litter:
kandang yang didalamnya terdapat litter. Litter adalah alas lantai sebuah kandang yang terbuat dari serbuk ataubutiran-butiran benda yang mampu menyerap air dan bersifat cukup lembut. Kandang litter ini ada dua jenis; Kandanglitter panggung: Biasa digunakan pada peternakan ayam broiler (ras), kandang litter panggung ini sewaktu-waktu bisadiubah menjadi kandang baterai, caranya cukup dengan mengangkat (membuang litter). Beberapa bahan yang dapatdijarikan litter; serbuk gergaji (serbuk kayu) sekam padi, dan jerami. Kekurangan budidaya ternak puyuh di kandang littersalah satunya adalah puyuh mudah terkena gangguan pernapasan jika litter terlalau lama atau tidak diganti, litter harusdiganti sesering mungkin, jika litter sudah memadat maka kadar amoniak di kandang puyuh pasti akan meningkat.Kelebihan menggunakan litter terletak pada kesehatan ternak puyu terutama kesehatan kaki sebab litter jauh lebihlembut dibandingkan dengan lantai kandang baterai yang umumnya terbuat dari jerejak kayu atau anyaman kawat.Kandang litter melantai, kandang ini selamanya hanya bisa dibuat menjadi kandang litter karena litter akan ditebar dilantai dasar kandang. Biaya kandang litter melantai ini jauh lebih murah dibandingkan kandang litter panggung.Burung puyuh petelur sebenarnya sama saja dengan puyuh pedaging, dimana puyuh pedaging didapatkan dari ternakpuyuh petelur yang telah afkir. Puyuh afkir adalah burung puyuh yang sudah tidak mampu lagi menghasilkan telursecara ekonomis. Sebagai seorang peternak yang hendak memulai bisnis budidaya puyuh ada hal yang harusdipertimbangkan terlebih dahulu, diantaranya:

Lokasi Peternakan Puyuh
harus diketahui bahwa puyuh gampang stress ketika tingkat kebisingan lingkungan cukup tinggi. Jika puyuh petelurmengalami stress bisa dipastikan puyuh tersebut tidak akan berproduksi (bertelur). Oleh karena itu usahakan kandangpuyuh jauh dari kebisingan. Burung puyuh akan tumbuh sehat di tempat yang teduh, jadi alangkah baiknya kandangpuyuh diletakkna di bawah pepohonan rindang. Jika anda tinggal di lingkungan yang padat penduduk maka budidayapuyuh tidak cocok untuk bisnis anda. Di lingkukang padat penduduk bisnis budidaya peternakan yang cocok mungkinhanya ikan lele dan belut.Pemasaran telur dan daging, sebelum anda memulai ternak puyuh pastikan bahwa di daerah anda ada penampung telurpuyuh. Hal ini karena puyuh termasuk salah satu burung yang produksi telurnya sangat tinggi yakni mencapai 300 butir/tahun. Jika anda memelihara puyuh dalam skala besar maka saluran pemasaran sudah benar-benar ada sebab daya

omset bagi usaha ternak puyuh

Sekarang ini, permintaan telur puyuh semakin meningkat setIap harinya. Sehingga setiap peternak burung puyuh dapat kebanjiran orderan sampai 8 ribu telur setiap harinya. Selain itu, permintaan daging puyuh dan bibit burung puyuh pun semakin besar. Hal ini membuat seorang peternak burung puyuh mampu menghasilkan omzet minimal sebesar Rp.10 juta setiap bulannya. Lumayan bukan?
omset bagi usaha ternak puyuh
Telur puyuh merupakan salah satu makanan favorit bagi sebagian orang. Kudapan ini enak bercita rasa khas sehingga diminati banyak orang. Sehingga seperti sudah disebutkan sebelumnya, permintaan telur burung puyuh pun semakin meningkat setiap harinya. Hal ini membuat Soediyono Soediro salah seorang peternak puyuh di daerah Sukabumi Propinsi Jawa Barat ikut meraup rezeki yang melimpah dari usaha budidaya burung puyuhnya.
Sudah sepuluh tahun lamanya Soediyono menjalani usaha peternakan budidaya burung puyuh. Peternakannya telah memiliki 2.500 burung puyuh dengan produksi telur maksimal 2000 butir telur perhari. Di samping ada pembeli yang langsung membeli dari peternakannya berlabel Campur Sari Farm, untuk memasarkan telur burung puyuh ia menjalin kerjasama dengan para pedagang grosir dan eceran. Namun, ia lebih banyak melayani pedagang eceran. Sedangkan pedagang grosir terbilang masih sedikit yang bisa dilayani. Karena hal ini terbentur masalah modal usaha. Dimana pedagang grosir senantiasa membeli barang dalam jumlah yang banyak serta sesuai kontrak yang mesti dipenuhi yang memerlukan modal usaha lumayan besar.


Omset Bagi Usaha Ternak Puyuh
Pria bernama lengkap Soediyono Soediro menjual satu butir telur burung puyuh matang seharga Rp.220. Harganya terbilang lebih mahal dibandingkan yang lain karena mempunyai kualitas yang baik seperti ukuran telur burung puyuhnya lebih besar ketimbang yang lain.
Selain Soediyono, peternak burung puyuh asal Jombang Propinsi Jawa Timur bernama Hadi Santoso juga ikut kebanjiran orderan/pesanan. Dalam sehari rata-rata Hadi menerima pesanan telur burung puyuh mencapai 3 ribu butir. Bahkan pesanan bisa mencapai delapan ribu telur perhari kalau sedang ramai. Konsumennya datang langsung dari berbagai daerah ke peternakannya dari kalangan pedagang telur dan konsumen rumah tangga. Usaha peternakan burung puyuh yang dimulai sejak tahun 1997 dan kini memiliki seribu burung puyuh ini kerap kali tidak sanggup memenuhi pesanan pelanggannya. Oleh sebab itu, ia seringkali mengambil telur puyuh dari peternak-peternak lain untuk dijualnya kembali. Ia menjual satu butir telur puyuh yang sudah matang seharga Rp.170. Selain itu, Hadi pun menjual daging dan bibit burung puyuh. Burung puyuh yang baru berusia sebulan, ia jual di kisaran harga Rp.9500 per ekor. Keuntugan bersih yang didapatkan Soediyono dan Hadi dari beternak burung puyuh sekitar Rp.10 juta lebih perbulan. Lumayan bukan?!
Jika anda berminat atas usaha ini, maka pemilihan lokasi kandang yang bagus perlu diperhatikan. Pilihlah lokasi kandang yang tidak mengganggu lingkungan sekitar dan nyaman bagi burung puyuh. Karena hal ini akan bisa meningkatkan produksi telur burung puyuh. Demikianlah Omset Bagi Usaha Ternak Puyuh .
usaha menguntungkan ternak puyuh petelur di blitar

usaha menguntungkan ternak puyuh petelur di blitar

Permintaan telur puyuh akhir-akhir ini cenderung naik siknifikan,bulan agustus 2015 yang diprediksi telur puyuh akan murah karena paska lebaran teryata malah melejit tinggi diangka 21000/kg untuk wilayah Tulungagung dan Blitar.Banyak pengepul telur puyuh yang berpendapat kenaikan harga telur puyuh dipicu adanya afkir puyuh sebelum lebaran yang bisa dibilang cukup lumayan banyak.Sedang permintaan telur dipasar lokal maupun luar jawa cenderung stabil,sehingga harga dan permintaan seimbang.
Sedang untuk bibit puyuh sendiri Peksi masuk ke Jawa Timur cenderung stabil,harga bibit puyuh lokal sendiri di Blitar dan Tulungagung berkisar diangka 1500-2500/ekornya tergantung kwalitasnya.
Perkembangan burung puyuh di Blitar dan Tulungagung bisa dibilang sangat cepat,walau meski ada yang jatuh karena harga pakan sudah tidak seimbang saat telur puyuh murah,namun tetap saja ada yang memulai usaha beternak puyuh ini.Banyak peternak yang masih meyakini bahwa usaha puyuh masih mengiurkan dan tidak membutuhkan lahan/tanah yang luas dan dengan modal 10 juta kita sudah bisa menekuni usaha puyuh isi dengan kapasitas 1000 ekor burung puyuh.
Dengan kata lain prospek usaha puyuh kedepan masih sangat mengiurkan bagi peternak puyuh Tulungagung dan Blitar.Rata-rata peternak puyuh diBlitar dan Tulungagung memiliki populasi puyuh 3000-10000 ekor puyuh dalam 1 rumah kandang.Seorang peternak puyuh diblitar bisa mengngontrol puyuh maksimal 10000 ekor,dengan sistem kandang semi otomatis dengan nippel air minum.
BEP pakan,obat dan pekerja dari peternak puyuh di Blitar dan Tulung agung berkisar 15000-17000 rupiah tergantung usia dan managemen pemeliharaan setiap peternak.
Kebanyakan dari peternak puyuh mereka mencapur pakan jadi dengan pakan ayam petelur,pakan bebek,bekatul,mineral,top mix,dan egg stimulan,Variasi campuran pakan dari setiap peternak puyuh sendiri berbeda-beda dengan dasar dan perhitungan para peternak sendiri.Namun dari hasil tanya jawab dengan peternak puyuh kebanyakan mereka memakai campuran pakan sebagai berikut:
  1. Pakan puyuh petelur 1 sak/ berat 50 kg
  2. Pakan ayam petelur 10-15 kg
  3. Pakan bebek petelur 5-8 kg
  4. Bekatul/dedak padi 20-40 kg
  5. Mineral 2 kg
  6. Top mix/egg stimulan 100-1000 gram
Semua bahan pakan tersebut dicampur secara homogen,bagi yang belum tahu cara mencampur pakan yang homogen bisa klik cara mencampur yang homogen.
dengan mencampur pakan sendiri kita bisa menekan biaya produksi pakan sehingga keuntungan yang didapat akan lebih banyak namun ada juga kelemahan dari mencampur pakan sendiri dimana jika kita mencampur dengan cara manual alias diaduk mengunakan tangan campuran bisa kurang maksimal/homogen pakan kurang maksimal sehingga akan ada banyak puyuh yang telurnya kecil dan besar dan produktifitasnya cenderung naik turun,sehinga saran saya sebaiknya mencampur pakan mengunakan mesin pencampur pakan/mixser sehingga campuran pakan yang dihasilkan maksimal sehingga puyuh dapat tercukupi kebutuhan protein dan lainya secara merata,,semoga bermanfaat para master-master puyuh jika ada yang salah/kurang minta koreksinya semoga bisa membantu.

tips mudah ternak puyuh pedaging

Konsep ternak puyuh pedaging sama saja dengan konsep puyuh petelur, perbedaan hanya terletak pada pemilihan jenis bibit dan pakan. Manajemen ternak puyuh hampir sama dengan manajemen ternak ayam petelur, dimana konsentrasi kegiatan utamanya adalah pemberian pakan yang tepat. Ternak puyuh bisa dikatakan aribisnis yang menjanjikan, selain modal yang lebih rendah hasil dari budidaya puyuh ini juga lebih baik bila dibandingkan dengan ternak ayam. Permintaan puyuh semakin meningkat dari waktu kewaktu, hal ini karena daging puyuh selain enak dan lebih gurih daripada daging ayam ternyata kadar lemak daging puyuh juga jauh lebih rendah dari lemak daging ayam terutama daging ayam broiler.


Resiko dalam setiap usaha agribisnis selalu ada, namun resiko ternak puyuh pedaging jauh lebih rendah daripada budidaya ayam pedaging. Kesulitan dalam ternak puyuh pedaging paling utama terletak pada sisi pemasaran, dimana daging puyuh ini belum banyak penampungannya. Di beberapa kota daging puyuh mungkin hanya bisa kita temukan di supermarket saja, jarang sekali kita temukan penjual daging burung ini di pasar tradisional. Untuk itu bila kita ingin memelihara puyuh dan berkonsentrasi pada ternak puyuh pedaging sebaiknya pastikan terlebih dahulu tentang pemasaran.
Bibit ternak puyuh pedaging bisa didapatkan berupa DOQ (day ol quail) dan bisa juga dari puyuh petelur yang telah afkir. Jika kita ingin memelihara DOQ maka pastikan puyuh yang kita pelihara adalh puyuh jantan semua. Namun jika kita ingin membesarkan puyuh afkir maka konsentrasikan kegiatan pada pembesaran burung tersebut.


Pakan puyuh pedaging sama saja dengan pakan ayam pedaging, bahkan kecepatan pertumbuhan puyuh terlihat sangat baik ketika diberikan pakan anak ayam pedaging. Jika kita ingin meransum pakan sendiri maka perhatikan kebutuhan nutrisi dasar seekor puyuh terutama kebutuhan protein, lemak dan karbohidrat harian. Salah satu jenis pakan alternatif yang dapat dipakai adalah pakan ayam kampung yang pernah dituliskan di sini. Untuk jumblah penberian sesuaikan saja dengan kebutuhan puyuh dalam sehari.


Kandang puyuh pedaging lebih baik menggunakan kandang litter daripada kandang baterai, hal ini untuk mengefisiensi penggunaan pakan dan biaya pembuatan kandang. Sedangkan untuk puyuh petelur dapat anda lihat di sini. Litter untuk puyuh daging yang terbaik adalah sekam, selain sekam bisa juga digunakan serbuk gergaji (serbuk kayu). Penggantian litter pada kandang (sangkar) dilakukan sesering mungkin, minimal 1 kali / 2 bulan, hal ini untuk menghindari penyakit pernapasan pada puyuh daging akibat tingkat amoniak yang terlalu tinggi.
tips mudah ternak puyuh pedaging
Ukuran kandang puyuh daging perlu diperhatikan secara seksama, jika kandang terlalu luas bisa dipastikan pertumbuhan puyuh akan lambat, sebab puyuh termasuk jenis burung yang bergerak aktif dan lincah. Jika kita menggunakan kandang yang luas maka buatlah sekat-sekat didalam kandang tersebut dengan luas 60 cm x 90 cm (panjang x lebar) dengan tinggi sekat 1 m jika tanpa penutup dan 40 cm jika menggunakan penutup (seperti tudung saji). Sekat-sekat ini gunanya untuk menghindari pergerakan puyuh yang terlalu aktif dan memudahkan untuk menangkap puyuh jika diperlukan baik untuk pengobatan maupun pemanenan.



strategi ternak puyuh

strategi ternak puyuh
Cara Beternak Puyuh Dengan Mudah dan Menguntungkan Untuk Pemula
Langakah pertana untuk melakukan Usaha Beternak Burung Puyuh adalah pemilihan tempat peternakan yang baik. pemilihan tempat peternakan akan mempengaruhi produksi puyuh tersebut dan baca artikel saya juga tentang Prinsip Prinsip Yang Harus Dimiliki Sebelum Memulai Usaha Ternak Puyuh dan artikel yang saya tulis mengenai peluang usaha pada puyuh Peluang Bisnis Beternak Telur Puyuh, hal - hal yang harus di perhatikan untuk pemilihan tempat peternakan puyuh sebagai berikut :
  1. Lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk
  2. Lokasi Peternakan jauh dari wabah penyakit
  3. Pastikan Jauh dari kawasan Banjir
  4. Lokasi yang stategis untuk pemasaran telur itu sendiri
Untuk pembuatan kandang sendiri pertama - tama harus perhatikan hal - hal sebagai berikut
strategi ternak puyuh
  1. Pemilihan bahan untuk pembuatan kandang itu sendiri
  2. sirkulasi atau aliran udara yang baik
  3. pembuangan kotoran
  4. tempat penempatan pakan dan minum untuk buruh puyuh itu sendiri
Kandang untuk indukan Puyuh berukuran 2x 0.5 meter dengan 5 lantai dan setiap lantai diberikan sekat berupa triplek untuk menampung kotoran dan mempermudah pembuangan kotoran itu sendiri. Untuk dinding pada bagian kandang gunakanan Jaring berbahan kawat untuk melancarkan sirkulasi udara pada kandang. penambahan kaki kandnag yang di tinggikan mencegah puyuh bagian bawah terkena air / lembab.
Penempatan tempat pakan pun harus di perhatikan antara lubang tempat masuk kepala puyuh agar bisa leluasa mengambil makan di tempat pakan.
Sedangakan penempatan minuman letakan di samping untuk setiap 1 lantai.
pergantian air minum puyuh dilakukan 1 hari sekali yaitu pagi hari / sore hari.
Pemberian makanan pun dilakukan sama seperti pergantian air minum pada puyuh.
strategi ternak puyuh
Untuk pembersihan Kotoran puyuh dilakukan setiap 3 hari sekali, praktisnya triplek yang kita taruh pada sekat antar lantai satu dengan yang lain cabut dan bersihkan menggunakan sapu.
Kotoran puyuh juga merupakan peluang bisnis karena setiap 1 karung kecil kotoran di hargai 15 ribu rupiah.
strategi ternak puyuh
Setiap 1 lantai berisi sekitara 30 -50 puyuhan dewasa setiap sekat, jika kita memelihara 1000 puyuh dewasa kita akan menghasilkan sekitaran 300- 400 telur setiap 1 hari. dan membutuhkan sekitar 4 -5 kandang dengan 4 lantai.
untuk penjualan telur puyuh sekarang dihargai sekitar 20 ribu per 1 kilogram telur , 1000 puyuh dewasa menghasilkan 7,5 kilogram telur satu hari.
Untuk pemilihan  tempat saya sarankan buat rumah - rumahan yang sederhana terdiri dari penopang dan genteng untuk mencegah dari air hujan, atau bisa memanfaankan pekarangan belakang rumah semaksimal mungkin.


Semoga bermanfaat.