Showing posts with label Artikel Tanaman Pertanian. Show all posts
Showing posts with label Artikel Tanaman Pertanian. Show all posts

Monday, April 17, 2017

Cara Pembibitan dan Perawatan Pohon Nangka Agar Berbuah Banyak

http://tipspetani.blogspot.com/2017/04/cara-pembibitan-dan-perawatan-pohon.html


 Pembibitan buah nangka yang paling sering dilakukan adalah melalui bijinya, pembibitan dilakukan dengan melakukan penyamaian biji nangka dari buah nangka yang sudah tua dan matang. Sebelum melakukan penyemaian, biji nangka harus dibersihkan dari daging nangka yang masih tersisa dan juga lendir-lendir yang terkandung dalam kulit bijinya. Pembersihan dapat dilakukan dengan mencuci dan menjemur biji dibawah sinar matahri sekitar 2 jam saja.


Siapkan media semai berupa polybag yang diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang, jumlah polybag disesuaikan dengan jumlah bibit yang akan disemai. Pada saat penyemaian, 1 polybag hanya untuk 1 biji nangka saja.

Sebelum dilakukan penyemaian, biji beton sebaiknya direndam kembali dalam air hangat dan biarkan selama 2 hari di dalam rendaman air. Setelah itu angkat dan tiriskan, kemudian benamkan biji nangka ke media semai yang telah disiapkan. Lakukan penyiraman sehari sekali pada sore hari. Biarkan sampai bibit nangka tumbuh dan mencapai tinggi batang 60cm-70cm atau diameter batang sekitar 1,5cm untuk siap ditanam ke lahan tanam permanen.

Jika anda menginginkan pohon nangka yang cepat berbuah, maka penyiapan bibit sebaiknya dilakukan dengan okulasi. Namun tingkat keberhasilannya cukup rendah, mengingat kandungan getah pada pohon nangka cukup banyak. 

Apabila anda tidak ingin repot, maka belilah bibit buah nangka di kios-kios yang menjual bibit tanaman buah dan bibit bunga. Carilah bibit yang dibudidayakan dari hasil okulasi atau sambung pucuk, biasanya ditandai dengan adanya bekas sayatan di kulitnya. Biarkan selama 2 minggu bibit hasil pembelian, agar menyesuaikan dengan lingkungan sekitar.


http://tipspetani.blogspot.com/2017/04/cara-pembibitan-dan-perawatan-pohon.html


Menyiapkan Lahan Tanam

Pohon nangka adalah pohon yang memerukan ruang tumbuh, serta bentuk batangnya yang rindang. Sehingga lahan tanam untuk ohon nangka sebaiknya lahan yang relatif luas, dan jauhkan dari bangunan rumah, dikhawatirkan akar pohon nangka dapat merusak struktur bangunan rumah.

baca juga



Buatlah lubang tanam dengan ukuran 60cm x 60cm dengan kedalaman sekitar 50cm - 60cm, isi lubang tanam dengan pupuk kandang sampai 1/2 bagian terisi. Biarkan lubang selama 3 minggu sebelum ditanami agar unsur hara dalam pupuk kandang meresap sempurna dalam tanah.

Jika pohon buah nangka akan dibudidayakan dalam jumlah yang banyak, maka buatlah lubang tanam dengan ukuran yang sama pada jarak sekitar 6-7meter dari lubang yang sebelumnya.

Menanam Bibit Pohon Nangka

Setelah bibit nangka siap tanam, maka langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit pohon nangka dekat lubang tanam yang telah dibuat. Robek polybag semaian secara perlahan agar tanah semaian tidak hancur, kemudian masukkan pangkal bibit nangka ke dalam lubang tanam yang telah disediakan. Tutup lubang dengan tanah sisa galian yang ada di dekat lubang. Padatkan dengan cara menginjak secara perlahan-lahan. Lakukan penyiraman setelah semua bibit nangka selesai ditanam.

Penanaman nangka sebaiknya dilakukan pada awal musin hujan agar tidak perlu repot melakukan penyiraman.

Merawat Pohon Nangka 

Perawatan yang dilakukan adalah dengan membersihkan rumput atau tanaman perdu yang tumbuh disekitar pohon nangka, kemudian lakukan pemupukan ulang pada umur tanaman sekitar 6 bulan dengan menggunakan pupuk kandang.

Pembasmian hama juga perlu dilakukan jika pohon nangka diserang hama, lakukan penyemprotan dengan menggunakan insectisida dengan takaran sesuai yang dianjurkan pada kemasan.

Masa Panen Buah Nangka

Pohon nangka yang dibudidayakan dari biji, akan menghasilkan buah pada umur tanaman sekitar 7-10 tahun, namun jika bibit nangka hasil okulasi akan menghasilkan buah pada umur 5 tahun. Pemanenan dilakukan jika buah sudah masak yang ditandai dengan muncul bau harum dan juga ukuran duri-duri pada kulit nangka sudah mulai membesar.

http://tipspetani.blogspot.com/2017/04/cara-pembibitan-dan-perawatan-pohon.html

http://tipspetani.blogspot.com/2017/04/cara-pembibitan-dan-perawatan-pohon.html

Thursday, November 3, 2016

Manfaat Tanaman Kapulaga

http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/manfaat-kapulaga-tanaman-kapulaga.html
http://tipspetani.blogspot.com/2016/11/manfaat-kapulaga-tanaman-kapulaga.html
Kapulaga sangat terkenal di dunia herbal dan obat-obatan alternatif. Kapulaga merupakan rempah-rempah yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan. Kapulaga mengandung +/- 300 kalori per 100 gram. Kandungan lain kapulaga adalah serat, karbohidrat, minyak atsiri, kalium, kalsium, natrium, zat besi, Vitamin A, Vitamin B, vitamin C, dan Magnesium.

Adapun manfaat kapulaga bagi kesehatan dan kecantikan antara lain yaitu:

1. Memperlancar Pencernaan dan Menjaga Kesehatan Lambung

Mengkonsumsi kapulaga dapat meningkatkan produksi air liur. Hal ini mengakibatkan, pencernaan makanan berlangsung lancar. Demikian pula dengan serat yang dikandung oleh kapulaga mampu mencegah sembelit. Minyak atsiri yang dkandung oleh kapulaga dapat mencegah terjadinya gas pada perut. Jadi, kapulaga dapat mencegah Perut kembung. Selain itu luka lambung yang biasa disebut ulkus dapat diobati oleh Cineol, dimana cineol ini merupakan sejenis minyak yang dibuat dari kapulaga. Hal ini disebabkan oleh zat pada kapulaga yang bersifat anti-bakteri.

Meningkatkan peredaran darah

Kapulaga membantu untuk melancarkan peredaran darah. Rempah-rempah ini memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah, dan mencegah Pembekuan Darah. Hal ini terkait dengan serat dan kalium yang terkandung didalamnya. Tekanan darah menjadi normal akibat natrium di dalam tubuh netral.

Menghilangkan Rasa Nyeri

Kapulaga bersifat analgesic sehingga dapat menghilangkan nyeri otot, rasa sakit, dan kejang. Kapulaga juga bersifat anti-inflamasi sehingga dapat digunakan untuk mengobati peradangan pada gusi.

Menjaga Kesehatan ginjal

Penelitian menemukan bahwa Kapulaga bersifat diuretik dan berperan dalam kesehatan ginjal. Kapulaga juga efektif mengobati penyakit di saluran kemih, seperti sistitis dan nefritis.

Meningkatkan Sistem Kekebalan

Kapulaga yang dikonsumsi dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini baik untuk perlawanan terhadap bakteri maupun patogen lain.

Menghilangkan Depresi

Kapulaga dapat digunakan sebagai aromaterapi, mengurangi ketegangan syaraf, mengatasi depresi. Menyeduh segelas kapulaga saat depresi membuat suasana hati membaik.

Menjaga Kesehatan Jantung

Kapulaga punya kemampuan untuk memperlancar peredaran darah. Jadi, sehat bagi jantung anda.

Membantu Mengatasi Flu dan Batuk

Kapulaga juga dapat membantu mengatasi flu, batuk, bronkitis, dan asma. Kapulaga dapat memberikan efek menenangkan dan hangat serta membantu mengencerkan dahak sehingga dapat mengurangi penyumbatan pada hidung dan tenggorokan.

Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi

Mengunyah Kapulaga dapat menyebabkan mulut berbau harum. Nyeri pada Gigi juga dapat dicegah oleh kapulaga. Anti-bakteri pada kapulaga mencegah infeksi.

Mencegah Kanker

Kapulaga juga bersifat anti-karsinogen yang dapat menghambat perkembangan sel-sel kanker di dalam tubuh. Kandungan fitokimia pada Kapulaga seperti DIM (diindolilmetan) dan IC3 (indol-3-karbinol) sangat efektif mencegah kanker prostat, kanker payudara, dan kanker ovarium.

Menjaga Kecantikan Kulit dan Kesehatan Rambut

Nutrisi pada kapulaga berupa vitamin, minyak atsiri, dan antioksidan dapat mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Nutrisi tersebut juga menghambat pembentukan keriput, juga bagus sebagai obat awet muda. Vitamin C pada kapulaga efektif untuk kesehatan kulit. Jerawat dan flek hitam pun dapat dicegah dengan mengkonsumsi kapulaga. Hal ini karena kapulaga bersifat anti-inflamasi sedangkan sifat anti-bakteri pada kapulaga efektif mempertahankan kesehatan kulit dari alergi. Kapulaga memberi nutrisi yang diperlukan oleh kulit kepala, menjaga kelembaban kulit kepala. Menerapkan kapulaga pada rambut membuat akar rambut menjadi kuat, bersih dari ketombe, rambut berkilau.

Diet alami menggunakan kapulaga

Kapulaga dapat menurunkan lemak tubuh. Serat pada kapulaga memperlancar proses pencernaan dan mempertahankan rasa kenyang.

Mengobati gatal pada Tenggorokan

Kapulaga sangat efektif bagi penderita Asma maupun batuk rejan. Kapulaga juga mengandung spasmodic yang dapat mencegah kejang. Kapulaga dapat dibuat ramuan alami untuk mengobati gatal pada temggorokan, dan batuk. Cukup dengan mencampurnya dengan madu alami.

Mengeluarkan racun pada tubuh

Kafein pada kopi merupakan salah satu racun bagi tubuh. Dengan Kapulaga, racun pada tubuh dapat dihilangkan.

Meredakan Sakit Kepala

Kayu cendana dan kapulaga sering digunakan oleh orang India dalam bentuk pasta. Menambahkan kapulaga ke dalam minuman teh atau susu, dapat meredakan sakit kepala.

Meningkatkan Stamina

Sunday, July 31, 2016

TUMBUHAN YANG SUDAH LANGKA DI INDONESIA

Kekayaan Indonesia tidak perlu diraguan lagi. Baik dari flora dan fauna, Indonesia sangat kaya akan hal itu. Namun, seiring bertambahnya waktu keberadaan atau jumlah dari hewan atau tumbuhan yang ada di Indonesia semakin berkurang dan sedikit. Tentu jika berlangsung terus-menerus, bukan tidak mungkin suatu jenis flora atau fauna mengalami kepunahan. 

Di bawah ini adalah TUMBUHAN YANG SUDAH LANGKA DI INDONESIA

1. Raflesia Arnoldi




Bunga Rafflesia hidup di Taman Nasional Bengkulu, mempunyai ukuran dengan diameter bunga yang hampir mencapai 1 meter. Bunga ini terkenal dengan sebutan bunga bangkai karena mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Bau busuk yang dikeluarkan oleh bunga digunakan untuk menarik lalat yang hinggap dan membantu penyerbukan. Raflesia Arnoldi merupakan tumbuhan parasit yang memerlukan inang untuk hidupnya. Saat ini kondisi habitat Raflesia Arnoldi sangat memprihatinkan sehingga jumlahnya menurun drastis dari tahun ke tahun. Menyusutnya habitat bunga tersebut di antaranya disebabkan kegiatan manusia seperti pembukaan wilayah hutan baik untuk kegiatan pertambangan, pertanian, maupun permukiman.


2. Bunga Bangkai Raksasa



Bunga bangkai raksasa atau suweg raksasa atau batang krebuit (nama lokal untuk fase vegetatif), Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatra, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Nama bunga ini berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.

3. Kantong Semar




Kantong semar merupakan jenis tanaman langka karnivora. Sewaktu daun masih muda, kantong pemangsa pada Nepenthes tertutup. Lantas, membuka ketika sudah dewasa. Namun bukan berarti kantung flora karnivora ini menutup sewaktu masih muda saja. Ia menutup diri ketika sedang mengganyang mangsa. Tujuannya supaya proses pencernaan berjalan lancar dan tidak diganggu kawanan musuh yang siap merebut makanan yang sudah ia peroleh.

4. Damar




Tanaman langka ini berasal dari papua. Damar adalah salah satu jenis pohon potensial yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tanaman langka ini tingginya bisa mencapai 60 m dan dimeternya 2 m.


5. Cendana




Cendana atau cendana wangi, merupakan tanaman langka penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aroma terapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka). Cendana adalah tumbuhan parasit pada awal kehidupannya. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung kehidupannya. Karena prasyarat inilah cendana sukar dikembangbiakkan atau dibudidayakan. Kayu cendana wangi (Santalum album) kini sangat langka dan harganya sangat mahal. Kayu cendana dianggap sebagai obat alternatif untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan. Minyak dasar kayu cendana, yang sangat mahal dalam bentuknya yang murni, digunakan terutama untuk penyembuhan cara Ayurveda, dan untuk menghilangkan rasa cemas.

6. Bulian




Diameter batang mencapai 95 cm dengan tinggi pohon sampai dengan 36 m. Tumbuh pada ketinggian 600 m di atas permukaan laut. Biasanya tumbuh di daerah lereng perbukitan dengan tanah berpasir. Biasanya dipakai untuk konstruksi berat karena sifatnya yang kuat dan tahan lama. Tersebar di Kalimantan, Maluku, Sumatera dan Malaysia.


7. Anggrek Tebu



Anggrek tebu merupakan anggrek terbesar, paling besar dan paling berat diantara jenis-jenis anggrek lainnya. Dalam satu rumpun dewasa, anggrek tebu dapat mencapai berat lebih dari 1 ton dan mempunyai panjang malai hingga 3 meter dengan diameter malai sekitar 1,5-2 cm. Itulah sebabnya jenis tanaman langka ini layak menyandang predikat sebagai anggrek terbesar dan terberat atau anggrek raksasa.

8. Jelutung




Jelutung atau jelutong (Dyera costulata, syn. D. laxiflora) adalah spesies pohon dari subfamilia oleander. Pohon ini dapat tumbuh hingga 60 meter dengan diameter sebesar 2 meter. Pohon ini tumbuh di semenanjung Malaysia, Kalimantan, Sumatra dan bagian selatanThailand.


9. Bayur




Tanaman langka indonesia ini memiliki nama daerah balang, wadang, walang,dan wayu. Bayur adalah jenis tanaman langka yang memiliki kualitas kayu bagus.


10. Tengkawang



Tengkawang adalah nama buah dan pohon dari genus Shorea yang buahnya menghasilkan minyak nabati. Pohon Tengkawang hanya terdapat di pulau Kalimantan dan sebagian kecil Sumatra. Dalam bahasa Inggris, jenis tanaman langka ini dikenal sebagai Illepe Nut atau Borneo Tallow Nut. Pohon yang terdiri atas belasan spesies (13 diantaranya dilindungi dari kepunahan) ini menjadi maskot (flora identitas) provinsi Kalimantan Barat.

Thursday, July 24, 2014

CARA LENGKAP UNTUK MENANAM TERONG


MANFAAT & KEGUNAAN TERUNG
Teruog memiliki serat daging yang halus dan lembut sehingga rasanya enak saat dikonsumsi sbg bahan makanan. Terung memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Dalam tiap 100 gram terung segar terdapat kandungan zat sebagai berikut : 24 kal kalori, 1,1g protein, 0,2g lemak, 5,5g Krbohidrat, 15,0mg kalsium, 37,0mg fosfor, 0,4mg besi, 4,0SI Vitamin A, 5mg Vitamin C, 0,04 vitamin B1, 92,7g air.

SEKILAS BUDIDAYA TERONG
Terong sangat mudah dibudidayakan dan tidak perlu penanganan yang rumit. Terong dapat hidup didataran rendah dan tinggi dengan ketinggian 1-1.200 dpl dan suhu optimum 18 – 25 derajat Celcius. Untuk pembentukan warna buah , terong memerlukan pencahayaan yang cukup. Terung tumbuh dengan baik di tanah lempung berpasir dan mengandung abu vulkanis dengan PH 5-6. Waktu penanaman terung yang tepat adalah pada awal musim kemarau.

Terong banyak macamnya antara lain terung gelatik yang sering disebut terong lalap, terung kopek dengan ciri buahnya yang panjang, terong craigi yang buahnya berbentuk bulat panjang ujung meruncing , terong jepang dengan buah bulat dan panjang silindris, terung medan yang buahnya bulat panjang dan berukuran mini, terung bogor yang bentuknya bulat besar berwarna keputih-putihan.

Terong pada umumnya diperbanyak dengan biji. Untuk memperoleh biji terong yang betul-betul berkualitas dapat diperoleh dengan membeli ditoko pertanian. Setiap satu hektar dibutuhkan 150 s/d 500 gram biji atau tergantung luasan lahan yang akan dipakai. Sebelum ditanam biji terung disemaikan terlebih dahulu di- bedengan semai.

Agar diperoleh tanah yang baik untuk pertumbuhan terung, perlu dilakukan langkah-langkah dalam pengolahan tanah yaitu penggemburan, pembuatan bedengan, pengapuran dan pemberian pupuk dasar. Setelah penanaman maka perlu dilakukan pemeliharaan. Kegiatan pemeliharaan meliputi pengairan, penyulaman, pembumbunan, penyiangan, pemupukan serta pemberantasan penyakit.

Terong pada masa pertumbuhannya tidak terlepas dari hama dan penyakit. Hama yang menyerang tanaman terung antara lain belalang, kutu daun, kutu trip, kumbang totol hitam, lalat buah, lembing hijau, penggerek batang, tungau kuning, tungau merah, ulat jengkal dan ulat tanduk. Sedangkan penyakit yang menyerang terung adalah bakteri dan virus. Cara pencegahan hama dan penyakit dengan disemprot bahan kimia.

Terung rata-rata dapat dipanen pada umur 3,5 bulan sejak tanam. Bila dirawat dengan baik tanaman dapat berproduksi hingga umur 5-6 bulan. Panen yang baik dilakukan sore atau pagi hari terutama saat musim kemarau. Waktu seperti itu merupakan saat yang tepat karena buah sedang bagus-bagusnya sehingga bisa diperoleh terung berkualitas.

SYARAT TUMBUH

  • Dapat tumbuh di dataran rendah tinggi
  • Suhu udara 22 – 30o C
  • Jenis tanah yang paling baik, jenis lempung berpasir, subur, kaya bahan organik, aerasi dan drainase baik dan pH antara 6,8-7,3
  • Sinar matahari harus cukup
  • Cocok ditanam musim kemarau

PERSEMAIAN TERONG
Budidaya terong secara intensif dimulai dari persiapan media semai. Benih terong yang akan ditanam harus berasal dari benih hibrida sehingga hasil yang dicapai nanti lebih optimal. Disaat kita melakukan pemeraman benih terong dengan kertas basah maupun handuk lembab selama 24 jam, kita mempersiapkan media semai yang terdiri dari campuran tanah dan pukan (pupuk kandang) dengan perban-dingan 2 : 1. Penggunaan pestisida bahan aktif metalaksil (Saromyl 35 SD) sebagai pencegah jamur dapat menghindarkan bibit dari penyakit dumping off . Hasil campuran media tersebut dimasukkan ke dalam polybag dengan tinggi ± 8 cm dan diameter 5 cm.

PEMBIBITAN TERONG
  • Rendamlah benih dalam air hangat kuku selama 10 -15 menit
  • Bungkuslah benih dalam gulungan kain basah untuk diperam selama + 24 jam hingga nampak mulai berkecambah
  • Sebarkan benih di atas bedengan persemaian menurut barisan, jarak antar barisan 10-15 cm
  • Siapkan campuran tanah dan pupuk kandang halus, kemudian masukkan benih satu persatu ke polibag yang telah berisi campuran tanah dan pupuk kandang halus.
  • Tutup benih tersebut dengan tanah tipis
  • Permukaan bedengan yang telah disemai benih ditutup dengan daun pisang/ penutup lainnya
  • Setelah benih tampak berkecambah muncul, buka penutupnya
  • Siram persemaian pagi dan sore hari ( perhatikan kelembabannya )
  • Perhatikan serangan hama dan penyakit sejak di pembibitan jika di perlukan semprot dengan pestisida
  • Bibit berumur 1-1,5 bulan atau berdaun empat helai siap dipindahtanamkan

PERSIAPAN LAHAN UNTUK MENANAM TERONG
  • Setelah 24 jam benih tersebut melalui proses pemeraman yang dicirikan dengan munculnya radikula (calon akar), maka benih tadi siap dipindahkan ke media semai menggunakan pinset dengan posisi radikula dibawah. Selama benih di persemaian , kita dapat melakukan persiapan tanam dengan mengolah tanah. Persiapan lahan diawali dengan pembajakan sekali agar lapisan tanah yang ada di atas berada di bawah dan sebaliknya. Selanjutnya lahan diairi dengan cara di-leb/digenangi secara merata. Penggenangan sebaiknya dilakukan 3-5 jam dan selanjutnya dilakukan pembajakan kedua kalinya agar pembuatan bedengan lebih mudah.
  • Untuk mencapai hasil maksimal, maka untuk pupuk dasar sebaiknya diberikan pupuk kandang sebanyak 15 kg/ 10 m2, dolomit 10-15 kg/ 10 m2, (khusus untuk tanah basah/tergenang/bersifat asam). Setelah pupuk kandang ditaburkan merata, maka ditambahkan pupuk urea dengan dosis 2,5 kg/10 tanaman, SP-36 3 kg/10 tanaman dan KCl 1,5 kg/10 tanaman. Jika kita menggunakan NPK maka pemberian dapat dilakukan dengan dosis 3 kg/10 tanaman. Setelah tanah dicampur dengan pupuk maka barulah dibentuk bedengan – bedengan membentuk single row (satu baris satu tanaman) dengan jarak antar tanaman 75 cm untuk selanjutnya dipasang mulsa hitam perak.
PENANAMAN



Benih yang telah disemai selama 25 hari setelah semai (HSS) dapat ditanam pada lubang tanam yang telah disediakan. Ciri dari bibit tanaman terong yang siap tanam adalah munculnya atau keluar 3 lembar helai daun sempurna atau mencapai tinggi ± 7,5 cm. Sebaiknya penanaman dilakukan pada sore hari setelah dilakukan penggenangan untuk mempermudah pemindahan dan masa adaptasi pertumbuhan awal.

Sistem tanam yang digunakan untuk terong adalah sistem single row, dengan jarak antara tanaman 75 cm. Bibit yang siap tanam dimasukkan kedalam lubang tanam yang ditugal sedalam 10-15 cm kemudian ditekan ke bawah sambil ditimbun dengan tanah yang berada di sekitar lubang mulsa sebatas leher akar (pangkal batang). Untuk menjaga dari serangan hama dapat diberikan insektisida bahan aktif carbofuran.
  • Waktu tanam yang baik musim kering, dan air tersedia
  • Pilih bibit yang tumbuh subur dan normal
  • Tanam bibit di lubang tanam secara tegak lalu tanah di sekitar batang dipadatkan
  • Siram lubang tanam yang telah ditanami hingga cukup basah (lembab)

PENGAIRAN
Dilakukan rutin tiap hari, terutama pada fase awal pertumbuhan dan cuaca kering, dapat di-leb/ direndam beberapa jam atau disiram dengan gembor. Jika di leb / direndam biasanya 3-4 hari tanah tetap basah, tetapi hal ini tergantung pada struktur dan tekstur tanahnya, jika tanahnya banyak mengandung pasir maka tanah akan cepat kering.

PENYULAMAN


  • Sulam tanaman yang pertumbuhannya tidak normal, mati atau terserang hama penyakit
  • Penyulaman maksimal umur 15 hari
PEMASANGAN AJIR (TURUS)
  • Lakukan seawal mungkin agar tidak mengganggu (merusak) sistem perakaran
  • Turus terbuat dari bilah bambu/ kayu dll setinggi 80-100 cm dan lebar 2-4 cm
  • Tancapkan secara individu dekat batang
  • Ikat batang atau cabang terong pada turus
PENYIANGAN
  • Rumput liar atau gulma di sekitar tanaman disiangi atau dicabut
  • Penyiangan dilakukan pada umur 15 hari dan 60-75 hari setelah tanam



PEMELIHARAAN TANAMAN TERONG
Pemeliharaan tanaman terong tidak berbeda dari tanaman lainnya, yaitu membutuhkan suplai air dan unsur hara yang cukup sehingga penyiraman yang teratur, maupun pemupukan susulan sangat perlu dilakukan.

Penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari selama seminggu pertama setelah tanam.

Sedangkan pupuk susulan diberikan pada tanaman umur 21 hst antara lain ZA dosis 2.5 – 3 gram/tanaman, SP-36 2.5 – 3 gram/tanaman, KCl sebanyak 1-1.5 gram/tanaman. Pupuk diberikan dipinggir tanaman dengan jarak 10 cm dari pangkal batang. Pupuk susulan kedua dilakukan pada umur 50 HST dengan pupuk NPK Grand S-15 dengan dosis 8-10 gram per tanaman. Pemupukan ke – IV yang terakhir yaitu NPK Grand-S 15 pada saat panen yang kedua dilakukan dengan dosis sebanyak 10 gram.

Disamping penyiraman dan pemupukan, pencegahan hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menyemprotkan pestisida sesuai dengan ham atau penyakit yang menyerang . Sedangkan konsentrasinya disesuaikan dengan anjuran dan interval penyemprotan sisesuaikan dengan intensitas serangan dan kondisi lingkungan.

PEMANGKASAN ( PEREMPELAN )
Pangkas tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama juga dirempel untuk merangsang agar tunas-tunas baru dan bunga yang lebih produktif segera tumbuh

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT TERONG


H A M A

  • Kumbang Daun (Epilachna spp.)
Gejala serangan adanya bekas gigitan pada permukaan daun sebelah bawah
,Bila serangan berat dapat merusak semua jaringan daun dan tinggal tulang-tulang daun saja. Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan kumbang, atur waktu tanam, jika jika diperlukan lakukan penyemprotan dengan Insektisida adapun merek bermacam-macam dapat di tanyakan ke toko pertanian terdekat.
  • Kutu Daun (Aphis spp.)
Menyerang dengan cara mengisap cairan sel, terutama pada bagian pucuk atau daun-daun masih muda, akibatnya daun tidak normal, keriput atau keriting atau menggulung
  • Aphis spp sebagai vektor atau perantara virus
Cara pengendalian; mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, jika populasi Aphis banyak dapat di gunakan Insektisida dengan tipe ” Racun Contak ” , tetapi disarankan menggunakan Insektisida dengan tipe ” Racun Sistemik ” Jika ingin lebih aman gunakan Insektisida botani ‘ misalnya menggungkan Ekstrak Bawang putih, Aroma bawang putih tidak disukai oleh Aphis, tetapi penyemprotan ke-2 dst tidak terlalu berpengaruh terhadap Aphis.
  • Tungau ( Tetranynichus spp.)
Serangan hebat musim kemarau. Menyerang dengan cara mengisap cairan sel tanaman, sehingga menimbulkan gejala bintik-bintik merah sampai kecoklat-coklatan atau hitam pada permukaan daun sebelah atas ataupun bawah.Cara pengendalian sama seperti pada pengen dalian kutu daun, disarankan menggunakan Insektisida dengan tipe ” Racun Sistemik “
  • Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon Hufn.)
Bersifat polifag, aktif senja atau malam hari. Menyerang dengan cara memotong titik tumbuh tanaman yang masih muda, sehingga terkulai dan roboh, pada siang hari ulat bersembunyi, sehingga sangat sulit menemukan ulat Agritus ipsilon pada siang hari.
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan ulat, Lakukan penyemprotan dengan insektisida pada sore ( 17.00 ) atau pagi kurang dari 05.00, gunakan insektisida dengan tipe ” Racun perut “, jika menggukanan racun kontak semprot pada malam hari ketika ulat mulai muncul, tetapi perlu di pertimbangkan penyemprotan pada malam hari akan terkendala oleh penerangan.
  • Ulat Grayak (Spodoptera litura, F.)
Bersifat polifag. Menyerang dengan cara merusak (memakan) daun hingga berlubang-lubang.
Cara pengendalian; mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, mengumpulkan ulat, jika perlu gunakan Insektisida
  • Ulat Buah ( Helicoverpa armigera Hubn.)
Bersifat polifag, menyerang buah dengan cara menggigit dan melubanginya, sehingga bentuk buah tidak normal, dan mudah terserang penyakit busuk buah.
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan buah terserang, lakukan pergiliran tanaman dan waktu tanam sanitasi kebun.
    PENYAKIT
      Layu Bakteri
      Penyebab : bakteri Pseudomonas solanacearum. Bisa hidup lama dalam tanah
      Serangan hebat pada temperatur cukup tinggi
      Gejala serangan terjadi kelayuan seluruh tanaman secara mendadak, Sebenarnya serangan Layu bakteri bersifat lokal, seperti pembuluh Xylem / pembuluh angkut, tetapi karena menyerangya pada akar atau leher akar sehingga pasokan air dan hara tanaman dari tanah ke daun terhambat sehingga gejala yang muncul adalah kelayuan yang bersifat sistemik.Pengendaliannya : Atur jarak tanam, sehingga kelembaban tidak terlalu lembab. Lakukan pergiliran tanaman, jangan menanam tanaman yang berjenis Solanaceae seperti tomat, tembakau dll karena akan memperparah serangan. Gunakan Bakterisida

      Busuk Buah
      Penyebab : jamur Phytophthora sp., Phomopsis vexans, Phytium sp.
      Gejala serangan adanya bercak-bercak coklat kebasahan pada buah sehingga buah busuk.
      Pengendalian : gunakan Fungisida
      Bercak DaunPenyebab : jamur Cercospora sp, Alternaria solani, Botrytis cinerea
      Gejala bercak-bercak kelabu-kecoklatan atau hitam pada daun.
      AntraknosePenyebab : jamur Gloesporium melongena
      Gejala bercak-bercak melekuk dan bulat pada buah lalu membesar berwarna coklat dengan titik-titik hitam
      Busuk Leher akarPenyebab ; Sclerotium rolfsii
      Gejala pangkal batang membusuk berwarna coklat
      Rebah SemaiPenyebab : Jamur Rhizoctonia solani dan Pythium spp. Gejala batang bibit muda kebasah-basahan, mengkerut dan akhirnya roboh dan mati
      Cara pengendalian Penyakit: Tanam varietas tahan, atur jarak tanam dan pergiliran tanaman, perbaikan drainase, atur kelembaban dengan jarak tanam agak lebar, cabut
    PANEN

    Panen pertama terong dapat dilakukan saat tanaman berumur 30 hst atau sekitar 15 – 18 hst setelah munculnya bunga. Kriteria panen buah terong layak panen adalah daging belum keras, warna buah mengkilat, ukuran tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil. Sedangkan untuk terong jenis bulat kecil panen buah dapat dilakukan pada umur 10-15 hari setelah muncul bunga dengan ciri : buah kelihatan segar, warnanya cerah bagi terong tipe hijau dan belum berwarna kecoklatan bagi terong berwarna ungu, bila dipotong belum tampak biji yang berwarna kuning keemasan dan warna daging masih putih bersih.

    Pemanenan dapat dilakukan seminggu dua kali sehingga total dalam satu musim dapat dilakukan 8 kali panen dengan potensi jumlah buah per tanaman bisa mencapai 21 buah. Setelah pemanenan yang ke delapan biasanya produksi mulai menurun baik kwalitas maupun kwantitasnya.

    Wednesday, May 28, 2014

    MERAIH UNTUNG DENGAN MENANAM JAHE MERAH


    MERAIH UNTUNG DENGAN MENANAM JAHE MERAH
    Jahe terdiri dari tiga macam, yaitu jahe putih, jahe kecil/jahe emprit, dan jahe merah. Ketiganya memiliki khasiat yang hampir sama namun juga memiliki kelebihan masing-masing terutama jahe merah.

    Jahe merah adalah tanaman semusim dengan tinggi sekitar 40 sampai dengan 50 cm. Perbedaan jahe merah dengan tanaman jahe biasanya adalah rasanya yang lebih pedas, rimpangnya lebih kecil dan warnanya yang kemerah-merahan berbeda dengan varietas jahe lain yang cenderung berwarna putih.

    Seperti telah diketahui, jahe merah (zingiber officinale roscoe) merupakan rempah-rempah Indonesia yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada bidang kesehatan. Jahe merah berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina.

    Jahe merah termasuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae), satu keluarga dengan temu-temuan lainnya seperti temu lawak (Curcuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma domestica), kencur (Kaempferia galanga), serta lengkuas (Languas galanga).

    Jahe merah digunakan di seluruh dunia sebagai bahan masakan pedas, rempah-rempah dan obat herbal. Cina, India, Malaysia, Arab, Afrika dan Indonesia, jenis tanaman berumbi ini banyak digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional secara turun temurun sejak ratusan tahun lalu.

    Beberapa penelitian telah membuktikan jahe memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Kandungan senyawa jahe merah yang berpengaruh dalam aktivitas antioksidan juga telah ditemukan dan beberapa di antaranya telah diidentifikasi, di antaranya adalah ditemukan bahwa jahe merah merupakan sumber utama melatonin yang mampu melindungi DNA dari kerusakan akibat radikal bebas.


    Siapa sangka di balik tumbuhan yang sederhana ini terkandung banyak sekali manfaat yang ada di dalamnya. Tentu akan sangat membantu jika kita mempunyai banyak cadangan jahe merah di rumah, sehingga jika keadaan darurat tidak sulit untuk mendapatkannya.

    Budidaya jahe merah cukup mudah. Bibit yang telah dibeli disemai selama lebih kurang dua minggu hingga muncul tunas, kemudian dipindahkan ke dalam polibag atau karung. Setelah dirawat, jahe merah usia 9-11 bulan sudah bisa dipanen.

    Tingkat kebutuhan akan jahe merah tentu kian meningkat di masa mendatang sehingga harga jual akan terus melambung, maka bayangkan berapa keuntungan yang didapat dari usaha budidaya jahe merah ini.
    www.danahauses.blogspot.com

    Tuesday, May 27, 2014

    TANAMAN TALOK YANG BERMANFAAT

    TANAMAN TALOK YANG BERMANFAAT

    http://tipspetani.blogspot.com/2014/05/tanaman-talok-yang-bermanfaat.html

    Selain rimbun daunnya, ciri dari tanaman ini adalah mempunyai bulu halus pada daunnya. Tanaman ini dapat tumbuh di mana saja di daerah tropis dengan ketinggian tanaman dapat mencapai empat meter. Tanaman ini jangan dipanjat, apa lagi jika Anda memanjat pada batang yang belum tua meskipun batangnya kelihatan besar, karena batang dari tanaman ini mudah patah.

    http://tipspetani.blogspot.com/2014/05/tanaman-talok-yang-bermanfaat.html

    Tanaman talok di pinggir jalan sebagai peneduh


    Tanaman talok yang tumbuh diantara tembok yang retak.


    Tanaman talok muda disela batu yang berlumut.

    Keberadannya sering dipandang sebelah mata walaupun sebenarnya banyak rahasia di balik khasiat dari daun dan buahnya. Tanaman ini sering dipanjat oleh anak-anak, mereka senang akan rasa buahnya yang manis. Rasanya yang khas membuat mereka selalu mencari buah ini meskipun harus susah payah memetik buah yang ada di ranting yang tidak mudah untuk dijangkau. Buahnya berbentuk bulat berwarna hijau jika masih muda dan merah jika sudah tua. Talok mempunyai kulit yang tipis dan enak dimakan serta biji kecil banyak terdapat pada daging buahnya.


    Tanaman talok yang sedang berbunga.

    Ternyata khasiat dari buah talok ini dapat mengalahkan minuman isotonik yang beredar di pasaran saat ini. Dari 100 gram buah talok terkandung air sebesar 77,8 gram, protein 0,384 gram, lemak 1,56 gram, karbohidrat 17,9 gram, serat 4,6 gram, abu 1,14 gram, kalsium 124,6 miligram, fosfor 84 miligram, besi 1,18 miligram, karoten 0,019 gram, tianin 0,065 gram, ribofalin 0,037 gram, niacin 0,554 gram, dan vitamin C 80,5 miligram. Sedangkan nilai energi yang dihasilkan dalam 100 gram buah talok adalah 380 Kilojoule.


    Buah talok yang masih muda.

    Banyak khasiat dari daun dan buah talok ini. Daun talok yang direbus dapat sebagai antiseptik yang dapat membunuh bakteri C. Diptheriea, S. Aureus, P. Vulgaris, S. Epidemidis, dan K. Rizhophil. Selain itu, daun talok yang direbus juga sebagai antiflamasi (anti radang), dapat sebagai penurun panas, dan antitumor. Antitumor dihasilkan pada kandungan daun talok yang berupa senyawa flavonoid.

    Selain khasiat pada daunnya, buahnya dapat berkhasiat untuk penyembuhan penyakit asam urat. Jika Anda pernah mengalami penyakit asam urat tak ada salahnya Anda mencoba tips berikut. Ambil sembilan buah talok yang sudah matang berwarna merah tua, sebaiknya langsung dari pohon jangan disimpan di kulkas terlebih dahulu. Cuci dengan air bersih kemudian dimakan. Lakukan tiga kali sehari pagi, siang, dan sore. Banyak yang sudah mencoba, rasa nyeri asam urat dapar reda dan sembuh.

    Pernah saya melihat di sebuah kantin rumah sakit swasta di daerah Jawa tengah di mana di dekat kantin tersebut banyak tumbuh tanaman talok yang rimbun. Dari beberapa kantin yang ada di sana, jus buah talok sangat populer. Harga satu gelas jus ini lumayan mahal bila dibandingkan dengan jus buah pada umumnya, yaitu sepuluh ribu rupiah. Keterangan yang saya dapatkan dari pemilik kantin mengatakan kalau buah ini berkhasiat untuk menyembuhkan asam urat. Benar juga, meskipun mahal jus buah talok ini banyak yang membelinya, bahkan pemilik kantin tak jarang kewalahan memenuhi permintaan pembeli. Buah talok pun sering didatangkan dari tempat lain karena persediaan yang ada sudah habis.

    disarikan dari : kampungberita.com