Showing posts with label Artikel Peternakan. Show all posts
Showing posts with label Artikel Peternakan. Show all posts

Thursday, July 24, 2014

BAHAN UNTUK PAKAN ITIK BERMUTU


Jika itik diberikan pakan komersial sepanjang hidupnya, biaya pakan akan sangat tinggi. Untuk mensiasatinya, itik dapat diberikan pakan alternatif yang dapat diperoleh peternak di lokasi budidaya. Di Tegal Jawa Tengah, peternak umunya memakai pakan itik komersial pada periode awal pertumbuhan anak itik, sekitar umur 4-6 minggu. Selanjutnya mereka menggunakan pakan alternatif seperti kepala udang, bekatul, serta jagung giling yang dicampur nasi. Peternak lazim juga memakai bekicot yang dihancurkan untuk pengganti konsentrat. Bila perlu tambahkan vitamin dan mineral. Banyaknya pakan disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa pakan alternatif yang dapat diberikan antara lain :

1. Bekatul
Bekatul merupakan dedak hasil dari proses penggilingan padi. Bobotnya sekitar 10% dari total berat padi. Dedak kaya karbohidrat sebagai sumber energi. Penggunaan bekatul hingga 75% dalam ransum itik petelur tidak mengganggu produksi telur asalkan kandungan nutrisi yang lain mencukupi.

2. Singkong
Singkong mudah ditemukan dan harganya murah. Bagian singkong yang dapat digunakan sebagai pakan itik adalah umbi yang yang dibuat tepung. tepung singkong atau gaplek mempunyai kandungan karbohidrat tinggi, bahkan hampir menyamai jagung, meski pun miskin protein. Kandungan proteinnya sekitar 2 %. Pada umbi singkong, sebagian besar sianida terdapat pada kulitnya. Pengupasan kulit umbi, perendaman dan pengeringan dapat menurunkan kadar sianida. Tepung singkong dapat digunakan dalam pakan itik hingga 30%. Pemberian tepung singkong dalam jumlah banyak dapat menyebabkan itik terserang mencret.

3. Bekicot
Bekicot dapat digunakan sebagai sumber protein itik. Bekicot segar mengandung protein kasar sekitar 15%. Kadar protein itu dapat digunakan dengan membuat tepung bekicot. Caranya, bekicot dipisahkan dari kulitnya, dikeringkan lalu digiling. Tepung bekicot yang dibuat dari bekicot mentah mengandung 52% protein, sedangkan tepung yuang dibuat dari bekicot rebus mengandung 32,7% protein. Penggunaan bekicot mentah dapat dicampurkan 15% dalam ransum itik, sedangkan tepung bekicot dapat dicampurkan hingga 20%.

4. Keong Mas
Keong mas kaya protein dan kalsium. Pemberian dalam bentuk segar dapat menyebabkan pengaruh negatif terhadap itik, yaitu menyebabkan penurunan produksi karena di dalam lendir keong terdapat suatu zat antinutrisi yang dapat menghambat pertumbuhan itik. Untuk itu dianjurkan menggunakan keong mas yang telah direbus. Kandungan zat antinutrisi yang ada akan berkurang atau bahkan hilang setelah proses perebusan selama 15-20 menit. Penggunaan keong dalam ransum itik dapat dicampurkan sebanyak 30%.

5. Cangkang Udang
Cangkang kepala dan kulit udang merupakan limbah yang bayak ditemui di daerah pantai, terutama daerah yang mempunyai pabrik kerupuk udang dan penampungan serta pengolahan udang untuk ekspor. Cangkang udang basah mempunyai kandungan 60-65% kadar air dan apabila dikeringkan mengandung 50% protein kasar, 11 % kalsium, 1,95% fosfor. Pemberin cangkang dan kulit udang dalam ransum itik dapat dicampurkan hingga 30%.

6. Ikan Rucah
Ikan rucah yang banyak terdapat dipelelangan ikan dapat digunakan sebagai sumber protein. Pemberian ikan rucah akan melengkapi kebutuhan protein jika diberikan bersama-sama dengan cangkang udang. Ikan rucah dapat digunakan dalam ransum itik dengan campuran sebanyak 40%.

7. Nasi Kering
Di Tegal Jawa Tengah, nasi kering dijadikan opakan tambahan untuk itik. Nasi kering dapat dijadikan sumber energi dengan penggunaan dalam campuran pakan sebanyak 30%.

8. Pakan Hijauan
Pakan hijauan merupakan salah satu komponen pakan yang memasok kebutuhan serat bagi itik. Wujudnya berupa daun-daunan hijau segar yang diberikan langsung kepada itik setelah dicacah. Pakan hijauan untuk itik antara lain kangkung, bayam, daun eceng gondok, sawi, kubis, dan genjer serta daun pepaya. Selain membantu melancarkan pencernaan itik, pakan hijauan juga memasok kebutuhan vitamin dan mineral. Biasanya 100 ekor itik dewasa diberi pakan hijauan sebanyak 4 Kg perhari. Penggunaan dalam ransum itik dapat dicampurkan sebanyak 5%.

Pada saat musim hujan, itik lebih mudah sakit. Produksi itik petelur bisa trun 30-40%, terutama bila kandang tidak cukup hangat menahan dinginnya cuaca. Sebagai langkah awal, kondisi kandang harus dibuat hangat, di bagian bawah lantai kandang perlu tersedia jerami sebagai alas tidur. Buat penutup di sekeliling kandang agar angin kencang tidak menerpa dan mengganggu istirahat. Langkah selanjutnya, perlu dilakukan perubahan komposisi pakan. Agar tubuh itik menjadi hangat, jumlah karbohidrat perlu ditambah dan mengurangi jenis-jenis bahan pakan yang berasal dari pakan basah seperti ikan rucah. Sedangkan pakan kering berupa loyang perlu ditambah. Bekatul tetap diberikan dalam jumlah sama untuk menjaga pakan itik tidak terlalu basah. Komposisi tersebut dapat diaplikasikan pada itik petelur maupun itik pedaging.

Tuesday, July 15, 2014

MEMBUDIDAYAKAN AYAM KALKUN


Pemilihan bibit unggul merupakan langkah awal untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Tentu saja bibit yang harus anda dapatkan yaitu jenis yang sehat dan bermutu tinggi. Pada saat membeli anda harus lebih teliti dalammelihat kondisi kesehatan ayam kalkun tersebut, anda bisa menanyakan kepada penjual tentang segala hal sebelum ayam ini di jual karena mungkin ada beberapa alasan kenapa ayam tersebut dijual. Apakah karena ayam tersebut sakit atau memang ayam tersebut di khususkan untuk dijual termasuk jenis makanan yang diberikan kepada ayam tersebut. Tanyakan juga umur ayam tersebut karena bisa jadi anda membeli ayam yang pertumbuhannya lambat. Untuk menjamin mutu bibit ayam yang akan anda beli sebaiknya anda membeli kepada peternak yang memang sudah berpengalaman.

Pemilihan lokasi.
Lokasi merupakan salah satu faktor yang juga berpengaruh dalam kelangsungan pertumbuhan dan bisnis ayam kalkun anda. Anda harus melakukan survei terlebih dahulu tentang keamanan, kenyamanan dan distribusinya agar usaha anda dapa berjalan dengan baik. Anda harus memastikan peternakan anda jauh dari ganguan tangan manusia, binatang maupun kemungkinan bencana alam akibat tanah longsor, banjir, angin dan berbagai ancaman yang dapat menghancurkan usaha anda dan juga bisnis anda. Ada baiknya anda memilih tempat yang mudah bagi and auntuk mendapatkan makanan tambahan dan juga mudah bagi anda dalam melakukan bisnis anda.

Jika anda bisa bekerja sama dengan pemilik perusahaan chatering atau rumah makan, anda dapat memanfaatkan untuk kemajuan bisnis anda. Tentu saja dengan mengambi sisa makanan yang biasanya menjadi sampah untuk and aolah menjadi pakan ayam kalkun dan anda juga bisa tawarkan untuk menyediakan menu ayam kalkun sehingga usaha anda akan menjadi lebih mudah dan hasil panen anda pun sudah anda yang akan menampungnya.


Sistem perkandangan.
Kandang merupakan rumah atautempat untuk berteduh dan melindungi diri dari berbagai ancaman yang datang dari luar. Jika anda ingin agar peliharaan anda merasa nyaman di kandangnya, maka buatlah kandang yang ideal untuk binatag peliharaan anda. Ukuran kandang harus sesuai dengan pola hidup dan mereka, jika memungkinkan buatlah kandang dengan latar hidup mereka agar populasi dapat tumbuh dengan sempurna yang nantinya akan menguntungkan anda. Sebaiknya arah posisi kandang ke timur agar matahari pagi bisa masuk ke dalam kandang. Anda juga bisa menggunakan kulit padi sebagai alasnya agar selalu kering dan memberikan kenyaman kepada ayam-ayam kalkun yang anda pelihara.
Kandang yang anda buat harus mudah dibersihkan dari kotoran yang akan mendatangkan penyakit. Layout sistem perkandangan anda harus nyaman mulai dari pintu ke pintu, ventilasi dan jalan antara satu kandang ke kandang lainnya. Pisahkan kalkun sesuai umur agar tidak terjadi kriminalitas di antara mereka sehingga dapat merugikan bisnis anda. Kemudian pastikan tempat bertelur dan tempat mengeram aman dari gangguan ayam yang lain dan atur posisi tempat bertelur agar memudahkan anda dalam memeriksa perkembangan telur tampa menganggu ayam lainnya yang sedang mengeram.


Pemberian Makan
Anda bisa memberikan mereka makan sesuai kondisi dan umur ayam kalkun. Pertumbuhan biasanya membutuhkan gizi dan nutrisi yang lebih tinggi dan biasanya di toko-toko peternakan ayam telah disediakan pakan ayam sesuai umur dengan kode BR1, BR2 dan lainnya.
Atur juga jadwal makan dan sediakan pakan sesuai kebutuhan agar tidak ada sisa makanan yangbercecer dan nantinya akan menjadi penyakit jika anda malas atau tidak punya waktu untuk membersihkannya. Dan anda juga perlu mengatur letak air dan makanan berjauhan sehingga kandang akan tampak selalu bersih.


Perawatan Kesehatan
Kesehatan adalah satu hal yang mahal harganya, seandainya ternak anda sakit kemudian anda jual maka harganya pun akan turun drastis dibandingkan dengan ternak yang sehat. Ternak yang sehat akan menghasilkan produksi yang baik, bibit yng sehat dan juga sesuai tujuan usaha anda yaitu menghasilkan dompet yang sehat pula dengan hasil yang melimpah dari kesehatan ternak anda. Semenjak kecil hingga dewasa selal pantau perkembangan kesehatan mereka, beri vaksinasi bila perlu dan juga berikan suplemen agar terhindar dari penyakit sehingga ternak anda akan selalu sehat.

Thursday, May 1, 2014

Ayam Hutan Hijau Yang Mempesona


Ayam hutan hijau, terutama yang jantan, bagai gadis cantik yang “sok jual mahal”. Begitu indah dipandang mata, namun sulit untuk didekati karena sifatnya yang liar.

Kepopuleran ayam hutan hijau meningkat akhir-akhir ini. Sebab dia banyak digunakan sebagai pejantan untuk menghasilkan ayam bekisar. Selain itu orang juga tertarik untuk memelihara karena sosoknya, terutama warna bulunya.

Mempesona Namun Liar

Bila diamati sosok yang jantan, maka dari jengger sampai ke ekor penuh dengan warna-warna yang beragam dan indah. Jenggernya yang tidak bergerigi berwarna unik, campuran ungu, merah, dan biru muda. Warna bulunya sendiri dominan hijau terang dengan bintik-bintik kuning di bagian sayapnya. Bila terkena cahaya, timbul warna-warni seperti pelangi.

Sayang, sosok si betina tidak semenarik yang jantan. Warna bulunya biasa saja, cokelat dengan bintik-bintik kuning pada bagian kepala sampai leher. Walau demikian, ayam hutan betina ini juga dibutuhkan untuk kelanjutan generasinya.

Ukuran badannya termasuk kecil bila dibandingkan dengan ayam kampung, yang jantan sekitar 30 cm dan yang betina 25 cm. Menurut Ir. Buyung Taurin, ketua jurusan Reproduksi dan Kebidanan Fakultas Kedokteran Hewan IPB, sifat ayam ini merupakan peralihan dari sifat burung ke ayam, yakni mencari makan dan bertelur di “bawah” namun tidurnya di pohon-pohon. Selain itu sifatnya liar sekali dan sulit dijinakkan. Meskipun sudah lama ditangkarkan, bila dipindahkan ke kandang baru dengan lingkungan yang baru pula ia akan kembali liar. “Kalau diganggu bisa stres dan akhirnya mati”, ujar Ali Thamin, SH, penangkar ayam hutan hijau di Jakarta.

Suara ayam ini juga mempesona. Frekuensi suaranya rapat dan beramplitudo tinggi. Karena suara uniknya ini pula ayam hutan hijau jantan banyak dicari untuk dikawinkan dengan ayam kampung betina, agar diperoleh ayam bekisar yang bersuara bagus.

Perawatan Ayam Hutan Hijau

Ayam hutan senang pada udara yang tidak terlalu lembap, dengan temperatur sekitar 27oC. malah musim bertelurnya hanya pada saat musim kering, 2 – 3 kali setahun. Pakan sebaiknya berbentuk butiran, seperti bentuk makanan di habitat aslinya, berupa jagung, kacang hijau, ketan hitam, dan gabah ditambah campuran pakan ayam ras dan ayam kampung dengan komposisi 1 : 1.

Ali Thamin memberi ayam ayam-ayam hutannya beras merah, jagung, kacang-kacangan, dan hijauan seperti rumput, kangkung, daun jambu, atau daun pepaya. Sebagai selingan bisa juga diberi udang, cacing, atau jangkrik.

Inilah gambar ayam hutan hijau yang membuat ia diburu orang karena bulunya yang berwarna-warni

Penyakit yang sering menyerangnya berak kapur dan cacingan. Penyakit ini bisa diobati dengan obat cacing yang diberikan pada minumannya, atau tetracol yang dicampurkan pada makanan dan minumannya. Untuk mencegah tetelo, minimal 6 bulan sekali divaksin.

Yang paling penting, harus diusahakan agar ayam tidak stress. Caranya dengan mengusahakan lingkungan yang tenang dan tidak banyak orang lalu-lalang. “Bahkan warna baju perawat kandang yang berbeda dengan yang biasa dipakai sehari-hari juga dapat membuat ayam ini menjadi stress. Kalau sudah mulai stress ayam ini bisa mati dalam waktu singkat,” tutur H. Ali Thamin.

Penyebaran di Indonesia

Ayam hutan hijau banyak terdapat di Jawa Barat bagian Timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lombok, Sumbawa, dan NTT bagian Barat. Ayam ini asli Indonesia dan menjadi penghuni hutan-hutan di sekitar perkampungan.

Saat ini populasi di hutan mulai menipis, karena banyak ditangkap orang, terutama yang jantan, sebagai pejantan untuk mendapatkan ayam bekisar, atau untuk hobi dan tidak dikembangbiakkan. Alangkah baiknya mulai saat ini lebih dipikirkan penangkaran ayam hutan ini. Jangan sampai keindahan ayam hutan hijau hanya tinggal kenangan suatu saat nanti.

Wednesday, April 23, 2014

PAKAN TERNAK SAPI YANG BAIK



Demikian halnya dengan usaha ternak sapi, pemberian pakan ternak berkualitas sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan usaha ternak sapi tersebut. Sekalipun bibit sapi berasal dari bibit unggul serta memiliki sifat genetis unggul, tetapi jika tidak diimbangi dengan pemberian pakan berkualitas maupun secara tepat, maka berbagai kelebihannya tidak akan memberikan nilai tambah secara signifikan. Pemberian pakan ternak secara tepat dan berkualitas dapat meningkatkan potensi keunggulan genetis sapi peliharaan sehingga dapat meningkatkan hasil produksi ternak sesuai target.

Pemberian pakan ternak sapi secara tepat dan berkualitas ini harus dilakukan secara konsisten. Jika tidak, maka akan mengakibatkan pertumbuhan sapi terganggu. Hal ini sering terjadi terutama di negara-negara tropis, seperti Indonesia, dimana umumnya pakan ternak sapi yang diberikan saat musim kemarau memiliki kualitas lebih rendah dibanding dengan pakan ternak sapi yang diberikan saat musim hujan. Dengan demikian, pertumbuhan sapi peliharaan akan mengalami kurva naik turun, Yaiu saat musim kemarau pertumbuhan ternak akan mengalami penurunan, sementara pada musim hujan pertumbuhan ternak akan meningkat dengan cepat, karena pakan ternak yang diberikan memenuhi persyaratan kebutuhan sapi.

Ketika musim kemarau, biasanya terjadi penurunan energi, mineral, maupun protein yang terkandung dalam pakan hijauan. Hal ini terjadi sebagai akibat tanaman hijauan selama pertumbuhannya mengalami kekurangan air. Lebih lanjut, saat musim ini seringkali terjadi kekurangan volume pemberian pakan ternak akibat kelangkaan bahan pakan berupa pakan hijauan. Sehingga pemberian pakan ternak sapi di musim kemarau seringkali tidak memenuhi syarat pemenuhan kebutuhan sapi, bahkan kualitas pakannya pun rendah. Kondisi seperti ini mengakibatkan pertumbuhan ternak sapi menjadi terhambat. Pada sapi dewasa akan mengalami penurunan berat badan secara signifikan dan prosentase karkasnya pun rendah. Selain itu, perkembangbiakan ternak sapi juga akan mengalami penurunan secara nyata pula karena terjadinya penurunan fertilitas (angka kelahiran sapi).

Oleh karena itu, selama musim kemarau, peternak sapi harus tetap memberikan pakan ternak berkualitas, serta memenuhi syarat bagi pertumbuhan sapi. Pakan ternak sesuai syarat dan berkualitas adalah pakan ternak yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan air. Pakan ternak tersebut bisa disediakan dalam bentuk hijauan maupun konsentrat.

Kebutuhan Zat Makanan Dalam Pakan Ternak Sapi

a. Protein
Pakan ternak berkualitas harus mengandung protein dalam jumlah cukup karena protein memiliki peran sangat penting untuk pertumbuhan maupun perkembangan ternak sapi. Berikut ini dijelaskan secara singkat mengenai peran dan fungsi protein pada ternak sapi.

Protein berfungsi memperbaiki dan menggantikan sel tubuh rusak, terutama untuk sapi tua atau lanjut usia.
  • Protein berperan untuk membantu pertumbuhan atau pembentukan sel-sel tubuh, terutama untuk pedet maupun sapi muda.
  • Protein berperan dalam mendukung keperluan berproduksi, terutama untuk sapi-sapi dewasa produktif.
  • Protein akan diubah menjadi energi, terutama untuk sapi-sapi pekerja.

Sapi muda fase pertumbuhan membutuhkan asupan protein lebih tinggi daripada sapi-sapi dewasa. Protein merupakan zat yang tidak bisa dibentuk atau diproduksi dalam tubuh, sehingga untuk mencukupi kebutuhan protein, binatang ternak harus mendapatkan suplai protein dari makanan. Oleh karena itu, pemberian pakan ternak harus memiliki kandungan protein dalam jumlah cukup bagi petumbuhan dan perkembangan sapi.

Untuk memenuhi kebutuhan protein, peternak atau pembudidaya sapi harus menyertakan protein tersebut saat memberiakn pakan. Beberapa sumber protein untuk membantu menopang pertumbuhan dan perkembangan ternak sapi diantaranya adalah:

Pakan hijauan, terutama memanfaatkan tumbuhan berasal dari famili leguminosae atau kacang-kacangan, seperti Centrosema pubescens, daun turi, lamtoro, daun kacang tanah, daun kacang panjang, daun kedelai, dll.
Makanan tambahan, terutama berfungsi sebagai makanan penguat, seperti bungkil kelapa, bungkil kacang tanah, katul, tepung darah, tepung ikan, tepung daging, dll.

Perlu diketahui bahwa, pemenuhan kebutuhan protein berasal dari protein hewani memiliki kualitas lebih unggul dibanding dengan pemberian protein berasal dari protein nabati. Protein hewani mengandung asam amino esensial serta nilai gizi lebih kompleks. Bahan makanan yang memiliki kandungan protein bermutu tinggi adalah bahan makanan berkandungan protein mendekati susunan protein tubuh, misalnya protein hewani. Kelebihan lain dari protein hewani ialah protein tersebut lebih mudah diproses menjadi jaringan tubuh dengan resiko kerugian lebih kecil dibandingkan dengan protein nabati.

Kebutuhan protein pada hewan ternak ruminansia, seperti sapi, tidak begitu memerlukan kualitas protein bermutu tinggi karena di dalam rumen maupun usus banyak terjadi aktifitas penguraian oleh mikroorganisme yang terkandung didalamnya. Perlu diperhatikan dalam hal ini adalah untuk membangun kembali protein yang telah terurai, maka dibutuhkan protein berkandungan asam amino lengkap. Oleh karena itu, jika sapi peliharaan terpaksa hanya diberi pakan jerami, maka untuk memenuhi kebutuhan zat-zat makan yang tidak terkandung pada jerami tersebut harus diberikan melalui pakan tambahan berkandunganprotein, lemak, dan karbohidrat tinggi. Selain itu, pakan ternak berupa jerami mengandung banyak serat kasar yang tidak mudah dicerna serta hanya sedikit sekali mengandung protein, lemak, dan karbohidrat.

b. Lemak
Lemak memiliki peranan penting bagi baik bagi pertumbuhan maupun perkembangan sapi, sebab lemak dapat berfungsi sebagai cadangan sumber energi bagi ternak peliharaan. 

Berikut ini akan diuraikan secara singkat beberapa fungsi lemak bagi pertumbuhan dan perkembangan sapi:

  • Lemak berfungsi sebagai sumber energi atau tenaga.
  • Lemak berfungsi sebagai pembawa vitamin A, D, E, dan K. Vitamin-vitamin tersebut merupakan jenis vitamin larut dalam lemak.

Lemak yang berasal dari bahan makanan dapat disimpan dalam jaringan sel-sel tubuh dalam bentuk lemak cadangan. Namun, jika dibutuhkan, lemak juga dapat diubah menjadi pati dan gula yang digunakan sebagai sumber energi. Tubuh ternak akan membentuk lemak dari karbohidrat maupun lemak makan yang belum digunakan. Setiap kelebihan lemak akan disimpan sebagai lemak cadangan terutama di bawah kulit. Berbeda dengan domba, domba meyimpan kelebihan lemak terutama pada ekornya, sapi memiliki tempat khusus untuk menyimpan kelebihan lemak ini terutama pada punuknya (terletak di belakang leher). Di samping itu kelebihan lemak juga dapat disimpan di sekitar buah pinggang, selaput penggantung usus maupun di antara otot-otot.

Pada dasarnya, tubuh binatang tersusun atas tiga jaringan utama, yaitu tulang, otot, dan lemak. Lemak merupakan jaringan tubuh yang dibentuk paling akhir. Pada sapi peliharaan sebagai sapi potong, biasanya jaringan lemak tersebut akan menyelubungi serabut-serabut otot, sehingga otot dan daging sapi akan terasa lebih lembut. Lemak pada tubuh binatang memiliki sifat berbeda-beda, tergantung pada jenis binatang bersangkutan, kualitas nutrisi yang dikonsumsi, umur, aktivitas, serta kesehatan. Sapi yang dimanfaatkan sebagai pekerja memiliki daging lebih liat dibanding dengan sapi potong, apalagi jika mutu makan yang dikonsumsinya hanya mengandung sedikit mengandung lemak. Dalam pemberian ransum pakan ternak sapi, bahan yang banyak mengandung sumber lemak, antara lain bungkil kacang tanah, bungkil kelapa serta bungkil kacang kedelai. 

c. Karbohidrat 
Karbohidrat merupakan salah satu zat makanan yang merupakan sumber utama energi bagi ternak, Beberapa fungsi karbohidrat antara lain:

  • Karbohidrat sebagai sumber utama tenaga atau energi.
  • Karbohidrat berfungsi sebagai komponen pembentukan lemak tubuh.

Setelah dicerna, karbohidrat pada bahan makanan diserap oleh darah dalam bentuk glukosa. Karbihidrat ini langsung dioksidasi untuk menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan lemak dalam tubuh. Komponen yang termasuk karbohidrat antara lain serat kasar, BETN yaitu bahan makanan berkandungan gula dan pati tinggi. Jagung merupakan salah satu bahan makanan sumber karbohidrat tinggi. Kebutuhan karbohidrat pada ternak sapi juga bisa dipenuhi dari hijauan, sehingga dalam pemenuhan kebutuhan akan karbohidrat, ternak peliharaan bisa mendapatkannya dengan mudah.

d. Mineral
Beberapa fungsi mineral pada sapi antara lain:

  • Mineral berperan untuk pembentukan jaringan tulang dan urat.
  • Mineral berperan untuk membantu keperluan berproduksi.
  • Mineral berperan untuk membantu proses pencernaan serta penyerapan zat-zat makanan.
  • Mineral yang diberikan melalui pakan berperan untuk menggantikan mineral tubuh yang hilang, dan memelihara kesehatan.


Sekalipun tidak dibutuhkan dalam jumlah besar, tetapi mineral memiliki peran sangat penting terutama bagi kelangsungan hidup ternak sapi. Mineral terdapat pada tulang maupun jaringan tubuh. Hewan ternak muda fase pertumbuhan sangat membutuhkan mineral. Demikian juga untuk pertumbuhan janin, keberadaan mineral merupakan suatu keharusan.

Unsur mineral pada umumnya banyak terdapat pada pakan ternak sapi yang diberikan. Adapun unsur mineral yang sering dibutuhkan oleh ternak antara lain natrium, khlor, kalsium, phosphor, sulfur, magnesium, kalium, seng, selenium, serta tembaga. Diantara unsur-unsur tersebut, kadang-kadang binatang ternak membutuhkan unsur mineral tertentu dalam jumlah lebih banyak dibanding unsur mineral lain. Unsur mineral yang sering dibutuhkan dalam jumlah lebih banyak diantaranya adalah natrium klorida, kalsium, dan phosphor.

Pakan ternak berasal dari tanaman padi-padian biasanya banyak mengandung unsur phosphor, sementara unsur kalsium biasanya banyak terdapat pada pakan ternak berbentuk kasar. Sapi kekurangan unsur mineral biasanya menunjukkan perilaku sering makan tanah. Kekurangan unsur mineral berpotensi mengakibatkan penurunan fertilitas serta penyakit tulang. Pemberian pakan ternak sapi dapat berasal dari pakan hijauan maupun pemberian feed supplement-mineral. 

e. Vitamin 
Kesehatan dan kelangsungan hidup ternak bahkan pada kebanyakan mahluk hidup tidak lepas dari keberadaan vitamin di dalam tubuh. Beberapa fungsi vitamin pada ternak antara lain:

  • Vitamin berperan untuk mempertahankan serta meningkatkan kekuatan tubuh.
  • Vitamin berperan untuk meningkatkan kesehatan ternak terutama saat berproduksi.

Bahan-bahan pakan ternak berasal dari hijauan biasanya mengandung banyak vitamin, sehingga pemenuhan kebutuhan vitamin pada ternak peliharaan tidak terlalu mengalami kesulitan. Disamping itu, kebanyakan vitamin dapat dibentuk dalam usus binatang pemamah biak, terutama vitamin B kompleks. Kandungan vitamin pada pakan ternak dari hijauan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti: tanah, iklim, waktu pemotongan serta penyimpanan. Vitamin A dan E banyak terdapat pada tanaman hijauan maupun padi-padian. Hal yang perlu diperhatikan oleh peternak atau pembudidaya sapi tidak boleh menyepelekan pemenuhan kebutuhan vitamin pada sapi peliharaan, terutama ketika musim kemarau, dimana bahan-bahan pakan hijauan biasanya mengalami kekurangan kadar vitamin A. Oleh karena itu, saat musim kemarau perlu ditambahkan vitamin A dalam ransum pakan ternak sapi.

Kelebihan vitamin A dapat disimpan di dalam hati. Sapi memiliki kemampuan menyimpan vitamin A selama enam bulan, sementara itu kambing hanya memiliki kemampuan menyimpan vitamin A selama tiga bulan. Sumber vitamin A bisa diperoleh dari bahan pakan ternak berupa hijauan, terutama terdapat pada bagian pucuk tanaman. Bagian pucuk tanaman biasanya mengandung karotin tinggi, dimana karotin tersebut akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh hewan.

Proses pembentukan vitamin dalam tubuh binatang:

  • Vitamin A dapat dibentuk dari karotin yang banyak terdapat pada ransum pakan hijauan.
  • Vitamin B dapat dibentuk sepenuhnya di dalam tubuh hewan.
  • Vitamin C dibentuk sendiri oleh semua jenis hewan dewasa
  • Vitamin D akan dibentuk dalam tubuh dengan bantuan sinar matahari.

f. Air
Air merupakan komponen sangat penting bagi kehidupan mahluk hidup. Tanpa air, kemungkinan tidak akan berlangsung kehidupan. Beberapa fungsi air, khususnya pada binatang ternak antara lain:

  • Air berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh.
  • Air berperan besar dalam membantu proses pencernaan.
  • Air berfungsi untuk mengeluarkan bahan-bahan tak berguna di dalam tubuh, baik dalam bentuk keringan, urine, maupun feses (80% air).
  • Air berfungsi sebagai pelumas persendian serta membantu mata untuk dapat melihat.

Pada umumnya komposisi tubuh hewan ternak lebih dari 50% terdiri dari air. Sebagian besar jaringan tubuh hewan ternak mengandung air sebanyak 70-90%. Mahluk hidup yang mengalami kekurangan air akan lebih cepat mati dari pada kekurangan pakan. Hal tersebut membuktikan bahwa peran air sangat vital bagi kehidupan. Oleh karena itu, peternak atau pembudidaya sapi harus betul-betul memperhatikan kebutuhan air pada ternak sapi peliharaannya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi kebutuhan air pada hewan ternak, antara lain jenis ternak, umur, ternak, suhu lingkungan, jenis pakan yang diberikan, volume pakan ternak yang diberikan, serta aktivitas yang dilakukan. Bagi sapi pekerja, kebutuhan airnya akan lebih tinggi daripada sapi potong.

Pada umumnya hewan ternak dapat mencukupi kebutuhan air dari air minum, air dalam nutrisi pakan serta air metabolik yang berasal dari glugosa, lemak dan protein. Bagi sapi pekerja dewasa, kebutuhan air minum yang harus disediakan kurang lebih 35 liter per hari, sedangkan bagi sapi dewasa lain cukup 25 liter per hari.

PAKAN TERNAK SAPI YANG BAIK

Wednesday, April 16, 2014

AYAM HOMO DI PERTERNAKAN

Di peternakan ayam, ada 25 ayam betina dan 1 ayam jago.
Karena ayam jago yang tua sudah melewati masa produktifnya, pemilik
peternakan membeli 1 ayam jago lagi yang muda. Ini membuat si ayam jago
tua tersaingi.

Tua: he, kamu jangan serakah. Ayam betina ada 25, kamu boleh ambil 15
sedang aku 10 ekor.
Muda: Tidak bisa. Kamu sudah tua dan loyo, pokoknya semua buat aku.

Tua : Kalau begitu kita lomba, siapa yang menang boleh ambil semua ayam
betina yang ada disini.
Muda: Boleh ! Mau lomba apa ?
Tua : Lari 100 m.
Muda: Ok, gak masalah.
Tua: Karena aku sudah tua, aku minta untuk lari dulu 15 m didepanmu .

Muda: Boleh.

Lomba lari dimulai. Jago tua lari dulu 15 meter baru ayam jago yang muda
lari menyusul. Saat hampir menyusul ayam jago tua, tiba2 si ayam jago
muda menggelepar dan mati karena disambit oleh sipemilik peternakan ayam.

Sambil memungut ayam muda tadi,
si pemilik menggerutu

“SIAL, INI AYAM JAGO HOMO KE SEPULUH YANG AKU BELI BULAN INI.”

BUKAN-NYA NGEJAR BETINA, MALAH NGEJAR AYAM JANTAN JAGO TUA INI’

Tuesday, April 15, 2014

AGAR AYAM BETINA BERTELUR TERUS



Ayam kampung, seperti dimaklumi bersama, biasanya hanya bertelur seadanya. Akan tetapi, di Cimanggis ada peternak yang bisa “membujuknya” hingga mau bertelur laksana ayam negeri. Langkah apa yang ia lakukan ?

Menurut para pakar unggas, kemampuan bertelur seekor ayam kampung alias ayam buras (bukan ras) yang diternak seadanya (tradisional) paling tinggi 40 butir setahun. Akan tetapi, jika dipelihara secara intensif, kata ahli lagi, produksinya bisa mencapai 123 butir. Namun Maryoto seorang yang nyambi beternak ayam kampung (buras) dengan memanfaatkan sisa tanah di belakang rumahnya di perumahan Pruoek Pembangunan di Cimanggis, Kab. Bogor, memiliki pengalaman lain. Ia bisa mengupayakan agar ayam buras itu lebih rajin bertelur mirip produksi telur ayam negeri yang mencapai 300 / butir / tahun.

Bagaimana Caranya ?

Mula-mula kata Maryoto, ia menyiapkan kandang berukuran 200 cm, tinggi 100 cm, dan lebar 40 cm. Untuk bahan ia menggunakan kaso sebagai kerangka dan bambu untuk dinding. Kemudian, bagian dalam kandang ia sekat-sekat seukuran tubuh ayam seperti halnya kandang ayam petelur. Maksudnya, kata Maryoto, agar ayam di dalamnya tidak leluasa bergerak. Dengan demikian energinya tidak banyak terbuang dan alhasil ayam lebih rajin bertelur.

Setelah kandang selesai dibuat, Maryoto membeli 8 ekor ayam betina yang hampir bertelur (usia 5 – 6 bulan) dari pasar. Setelah divaksin, ayam yang hampir mendekati masa bertelur itu dimasukan ke dalam kandang. Kemudian tanpa adaptasi, ayam kampung yang semula makan aneka ransum itu diberi ransum ayam negeri petelur sebanyak 0,5 kg/hari yang dibagi dalam dua kali pemberian.

Hasilnya setelah seminggu makan ransum buatan pabrik itu, 5 ekor di antaranya mulai bertelur, seminggu kemudian, yang 3 ekor menyusul bertelur. Mereka bertelur berturut-turut 3 hari, lalu hari keempat kosong. Demikian seterusnya, setelah menghasilkan telur 30 butir/ekor, mereka menunjukkan gejala mau mengeram. Akan tetapi, itu tidak berlaku umum, karena menurut Maryoto, ada juga ayamnya yang sudah menghasilkan 70 butir telur baru memperlihatkan gejala mengeram.

Agar tidak mengeram, kata Maryoto, ia memandikan ayam itu setiap pagi selama 4 hari dengan cara mencelupkannya ke dalam ember berisi air. Setelah basah kuyup, ayam dilepas di pekarangan dan sore dikandangkan kembali. Biasanya, selang seminggu ayam akan bertelur lagi seperti sediakala. “Pokoknya, selama ia masih mau makan ransum, yang diberikan, pasti masih akan bertelur. “Setelah 6 bulan memproduksi telur, ayam kampung yang disulap jadi ayam petelur ini dijual kembali ke pasar.”

AYAM HOMO DI PERTERNAKAN 
MAHALNYA HARGA AYAM
MAHALNYA HARGA AYAM

MAHALNYA HARGA AYAM


Ibu2 nawar ayam: “bang, masa ayam kurus begini 20ribu ..??!!“.

Pedagang: “yaelaaahhh.. buu … buu…

kemoceng aja yg gak ada dagingnya udah 18 ribu !!!